![]() |
| Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat. |
BANJARMASIN – Pelayanan bagi jamaah calon haji (JCH) kategori lansia, uzur, dan disabilitas menjadi perhatian utama pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Dr H Eddy Khairani, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pemantauan dilakukan langsung oleh Eddy Khairani di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kota Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan, mulai dari kedatangan jamaah di asrama hingga proses keberangkatan di bandara, berjalan optimal.
Eddy Khairani menegaskan bahwa sistem pelayanan untuk jamaah prioritas telah dirancang secara menyeluruh. Pengaturan waktu keberangkatan, alur naik bus, hingga proses boarding pesawat disusun agar lebih tertib dan memberikan kenyamanan.
Pendampingan intensif juga diberikan oleh petugas layanan khusus di setiap kelompok terbang (kloter). Kehadiran petugas dinilai krusial dalam membantu jamaah yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dari sisi fisik maupun psikologis.
Menurut Eddy Khairani, kerja tim layanan khusus menunjukkan dedikasi tinggi. Petugas tetap menjalankan tugas meski harus menghadapi keterbatasan waktu istirahat demi memastikan jamaah prioritas mendapat pendampingan maksimal.
Selain aspek teknis, pendekatan humanis menjadi kunci dalam pelayanan. Eddy Khairani mengingatkan seluruh petugas untuk mengedepankan empati, mengingat kondisi jamaah lansia dan disabilitas membutuhkan perhatian lebih dari sekadar prosedur administratif.
Evaluasi langsung dari jamaah juga menjadi tolok ukur kualitas layanan. Sejumlah jamaah menyampaikan kenyamanan selama proses keberangkatan, yang menjadi indikator positif bagi penyelenggara.
Koordinasi lintas sektor turut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional. Sinergi antara petugas layanan khusus, transportasi, dan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan semakin optimal.
Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan memberangkatkan 19 kloter jamaah calon haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dengan total 6.822 orang.
FAQ
1. Apa fokus utama layanan haji di Embarkasi Banjarmasin 2026?
Fokus utama adalah pelayanan bagi jamaah lansia, uzur, dan disabilitas agar lebih nyaman dan aman.
2. Siapa yang memantau langsung layanan tersebut?
Dr H Eddy Khairani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan.
3. Bagaimana sistem pelayanan untuk jamaah prioritas?
Diatur mulai dari jadwal keberangkatan, naik bus, hingga boarding pesawat secara tertib dan terstruktur.
4. Berapa jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini?
Sebanyak 6.822 jamaah dalam 19 kloter dari Kalsel dan Kalteng.
5. Apa peran petugas layanan khusus?
Memberikan pendampingan penuh sejak di asrama hingga naik pesawat, terutama bagi jamaah prioritas.
