Iklan Tutup X

Rabu, 19 Agustus 2020

Presiden dan PM Mali Ditahan Kelompok Pemberontak

Ikuti kami:
Google
Foto: Ibrahim Boubacar Keita (kanan) dan Boubou Cisse (kiri) (AFP/MICHELE CATTANI)


Ethiopia - Kelompok pemberontak mengklaim bahwa pihaknya menahan Presiden Mali, Ibrahim Boubacar pada Selasa waktu setempat. Perdana Menteri Boubou Cisse juga ditahan oleh kelompok tersebut.

"Kami dapat memberitahu anda bahwa Presiden dan Perdana Menteri berada di bawah kendali kami," kata Pemimpin yang tidak mau disebutkan namanya kepada AFP, Rabu (19/8/2020).


Dia menambahkan bahwa kedua pemimpin Mali itu ditangkap di kediaman Keita di Ibu Kota Bamako.


Sebelumnya, tentara melancarkan pemberontakan dari Kota Garnisun Kati.


Pejabat militer lainnya, juga menolak untuk disebutkan namanya mengatakan Presiden dan Perdana Menteri berada di kendaraan lapis baja dalam perjalanan ke Kati.


Sementara itu, Uni Afrika mengecam penangkapan pemimpin politik Mali itu. Uni Afrika meminta agar mereka segera dibebaskan.


"Saya dengan keras mengutuk penangkapan Presiden Ibrahim Boubacar Keita, Perdana Menteri (Boubou Cisse) dan anggota pemerintah Mali lainnya dan menyerukan pembebasan mereka segera," kata Ketua Komisi AU, Moussa Faki Mahamat dalam sebuah tweet di Prancis.(dt/lr)

Google Logo Follow
Heri Yakop
Heri Yakop
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.