Paus Fransiskus: Bagi Perusahaan yang Mengabaikan Lingkungan Akan di Tarik Investasinya

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Minggu, 11 Oktober 2020

Paus Fransiskus: Bagi Perusahaan yang Mengabaikan Lingkungan Akan di Tarik Investasinya

Ikuti kami:
Google Google
Paus Fransiskus: Bagi Perusahaan yang Mengabaikan Lingkungan Akan di Tarik Investasinya
Para biarawati membawa poster Paus Fransiskus dan pesan dalam bahasa Spanyol: "Saya meminta Anda dalam nama Tuhan untuk Membela Bumi" dalam pawai untuk memerangi perubahan iklim Bogota, Colombia, 29 November 2015.


BorneoTribun - Orang-orang untuk menarik investasi dari perusahaan yang tidak berkomitmen melindungi lingkungan. Hal ini desakan dari Paus Fransiskus, Sabtu (10/10/2020).


Pendapatnya itu adalah yang terbaru dari semakin banyaknya seruan untuk menciptakan model ekonomi yang lebih berkelanjutan akibat pandemi virus corona.


Paus Fransiskus berbicara dalam sebuah pesan video dalam acara daring bernama "Hitung Mundur Peluncuran Global, Seruan Aksi bagi Perubahan Iklim."


"Sains memperlihatkan, setiap hari kita harus bertindak dengan lebih tepat, segera ... apabila kita berharap untuk menghindari perubahan iklim yang radikal dan menghancurkan," katanya.


Paus mencatat tiga poin aksi: pendidikan yang lebih baik mengenai lingkungan, pertanian yang berkelanjutan dan akses ke air bersih, dan menghindari penggunaan bahan bakar fosil.


"Satu cara untuk mendorong perubahan ini adalah mendesak perusahaan untuk segera berkomitmen bagi upaya integral kita, termasuk dengan tidak berinvestasi pada perusahaan yang tidak menjalani parameter ini... dan memberi imbalan pada perusahaan yang menjalaninya."


Dia mengatakan pandemi telah membuat krisis iklim dan masalah sosial terkait jadi lebih mendesak.


"Sistem ekonomi sekarang ini tidak berkelanjutan. Kita dihadapkan pada imperatif moral... untuk mempertimbangkan ulang berbagai hal," katanya.


Pada Juni, sebuah dokumen Vatikan mendesak umat Katolik untuk tidak berinvestasi dalam industri senjata dan bahan bakar fosil, dan untuk mengawasi dampak lingkungan yang dilakukan perusahaan-perusahaan dalam berbagai sektor seperti pertambangan.


Pembicara dan aktivis lain dalam acara daring itu termasuk aktris Jane Fonda, Pangeran William, mantan Wakil Presiden AS Al Gore dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. (YK/VOA)

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Heri Yakop
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.