AS Tidak mampu Tekankan Kekuatan Militer China yang Terus Berkembang

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Kamis, 11 Maret 2021

AS Tidak mampu Tekankan Kekuatan Militer China yang Terus Berkembang

AS Tidak mampu Tekankan Kekuatan Militer China yang Terus Berkembang
Anggota militer China di Aula Besar Rakyat, 9 November 2017, di Beijing, Tiongkok. (Foto: AP)

BorneoTribun Internasional - Ketidakmampuan Amerika Serikat untuk menekan kekuatan militer China yang sedang berkembang, mendorong Beijing mempercepat rencananya untuk menyusun kembali tatanan internasional yang sesuai dengan citranya, kata seorang komandan militer AS kepada anggota Kongres pada hari Selasa (9/3).

Kecemasan tentang perilaku agresif China bukanlah hal baru – pejabat militer dan intelijen AS berulang kali memperingatkan tentang investasi militer China, disinformasi, serta operasi mata-mata dan dunia maya semasa pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Namun, peringatan itu menjadi darurat baru di bawah Presiden Joe Biden. Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Biden sekarang berulang kali menyebut China sebagai "ancaman masa depan."

Laksamana Philip Davidson. (Foto: Dok.)

"Saya khawatir mereka mempercepat ambisi untuk menggantikan Amerika Serikat dan peran kepemimpinan kita dalam tatanan internasional yang berdasarkan aturan," kata Laksamana Philip Davidson, komandan Komando Indo-Pasifik AS, di depan anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS.

Ia menambahkan, "Mereka telah lama mengatakan ingin mencapainya pada tahun 2050 ... Saya khawatir mereka membuat target itu lebih cepat."

Pada hari Selasa, Davidson – yang akan pensiun akhir tahun ini – menyebut China "ancaman strategis jangka panjang terbesar bagi keamanan abad ke-21."

China diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran untuk militernya sebesar 6,8% dalam tahun anggaran depan. [ps/lt]

Oleh: VOA Indonesia
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.