Iklan

logo

Pakar Amerika Serikat Rekomendasikan India Lockdown

BorneoTribun
5/02/2021 06:10:00 PM Last Updated 2021-05-02T11:10:43Z
Pakar Amerika Serikat Rekomendasikan India Lockdown
Orang-orang yang mengalami gangguan pernapasan menerima bantuan oksigen di luar Gurudwara (Kuil Sikh), di tengah pandemi virus corona (COVID-19), di Ghaziabad, India, 30 April 2021.

BorneoTribun Amerika -- India mencatat rekor pada Sabtu (1/5), untuk pertama kalinya melampaui 400 ribu kasus COVID-19 dalam sehari.

Kementerian Kesehatan India mengatakan infeksi baru dalam periode 24 jam mencapai 401.993 kasus. Para pejabat kesehatan masyarakat meyakini jumlah sebenarnya mungkin lima kali lebih banyak.

“Virus ini memperlihatkan kepada kita bahwa apabila dibiarkan begitu saja, akan meledak dalam masyarakat,” kata Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), dalam wawancara dengan harian Indian Express.

“Apabila kita tidak menghormati kemampuannya untuk menimbulkan kerugian serius, kita akan kesulitan.”

Fauci merekomendasikan India untuk memberlakukan lockdown.

“Lockdown agar penyebaran berkurang. Tidak ada yang suka negara di-lockdown. ... Namun dengan melakukannya beberapa minggu saja, dampaknya akan sangat signifikan pada dinamika wabah.”

Menurut Pusat Data Virus Corona Johns Hopkins, India mencatat 19.164.969 infeksi virus corona dan 211.853 kematian. [vm/ft]

Oleh: VOA
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pakar Amerika Serikat Rekomendasikan India Lockdown

Terkini di BorneoTribun