Iklan Tutup X

Rabu, 06 April 2022

Presiden Ukraina Bertekad Raih Keadilan untuk 'Setiap Kejahatan yang Dilakukan'

Ikuti kami:
Google
Presiden Ukraina Bertekad Raih Keadilan untuk 'Setiap Kejahatan yang Dilakukan'
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (tengah) meninjau lokasi pertempuran di wilayah Bucha, yang beredekatan dengan ibu kota Ukraina, Kyiv, pada 4 April 2022. (Foto: AP/Efrem Lukatsky)


BorneoTribun Jakarta - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, pada Senin (4/4), mengatakan ia sedang menyiapkan landasan hukum untuk menuntut "pasukan Rusia yang bersalah" ke pengadilan atas dugaan kejahatan yang telah mereka lakukan.


Rusia menghadapi penolakan global dan tuduhan kejahatan perang. Begitu pasukannya keluar dari pinggiran Kyiv, ibu kota Ukraina, mayat-mayat tampak bergelimpangan di jalan-jalan. Mayat-mayat tersebut diduga adalah warga sipil, di mana sebagian dari mereka sepertinya dibunuh dari jarak dekat.


Gambar-gambar mengerikan dari mayat-mayat yang dibiarkan begitu saja atau dikubur secara tergesa-gesa memunculkan seruan bagi sanksi yang lebih keras terhadap Kremlin, yaitu penghentian impor bahan bakar dari Rusia.


Berbicara dalam pesan video, Presiden Zelenskyy menuduh Rusia "mencoba memutarbalikkan fakta", dan "meluncurkan kampanye bohong untuk menyembunyikan rasa bersalah mereka karena telah melakukan pembunuhan massal warga sipil di Mariupol".


Dalam pesan itu, Zelenskyy mengatakan "beberapa pemimpin Eropa" menunggu sampai "ratusan orang kami" tewas "dalam penderitaan" agar dunia internasional semakin menekan Rusia.


Jerman dan Prancis bereaksi dengan mengusir puluhan diplomat Rusia, dengan menyatakan bahwa mereka adalah mata-mata. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin harus diadili karena kejahatan perang. [ka/lt]


Oleh: VOA Indonesia

Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.