Raja Tayan usulkan silat Melayu Pukol Tujuh didaftarkan sebagai WBTB

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 04 Agustus 2022

Raja Tayan usulkan silat Melayu Pukol Tujuh didaftarkan sebagai WBTB

Ikuti kami:
Google Google
Silat Melayu Pukol Tujuh diperagakan oleh dua remaja putri di Taman Alun Kapuas, Pontianak.
Silat Melayu Pukol Tujuh diperagakan oleh dua remaja putri di Taman Alun Kapuas, Pontianak.

BorneoTribun Sanggau, Kalbar - Raja Keraton Pakunegara Tayan XIV Kabupaten Sanggau, Gusti Yusri mengusulkan silat Melayu Pukol Tujuh yang dikembangkan di Kalimantan Barat segera didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kebudayaan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

"Jika memungkinkan, didaftarkan ke UNESCO," kata Gusti Yusri, kepada wartawan di Pontianak, Rabu.

Apalagi menurut Panembahan Anom Pakunegara XIV Gusti Yusri, jejak dari pencipta silat Pukol Tujuh tersebut jelas tercatat dan ada manuskripnya.

Ia juga menyambut baik prakarsa Wak Long Mat Boceng yang telah melestarikan silat warisan leluhur ini melalui Yayasan Perguruan Silat Pukol Tujuh. "Jadi, asal usulnya jelas dan tercatat," katanya lagi.

Terkait hal itu pula, Gusti Yusri yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat ini berharap agar pemerintah daerah melalui instansi teknis, memfasilitasi proses pendaftaran Silat Pukol Tujoh ke Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jejak dari silat Pukol Tujuh ini jelas ada, penerusnya pun ada, manuskripnya juga ada, jadi asal usulnya secara akademis mudah diteliti, karena upaya pelestariannya ada," katanya menjelaskan.

Gusti Yusri menambahkan, jika tidak ada langkah konkret yang dilakukan, dia khawatir kekayaan budaya yang telah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang tersebut hilang begitu saja atau bahkan dicuri pihak lain.

"Jangan sampai kekayaan budaya kita diakui pihak lain dan pihak lain itu yang justru mendaftarkannya. Ini harus diwaspadai. Silat Pukol Tujoh adalah satu jenis seni bela diri khas Kalimantan Barat yang secara turun temurun dikembangkan," katanya mengingatkan. (ANT)
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.