Pelatih Kecewa Karena Diabaikan Terkait Penghargaan

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 08 September 2022

Pelatih Kecewa Karena Diabaikan Terkait Penghargaan

Ikuti kami:
Google Google
Pelatih Kecewa Karena Diabaikan Terkait Penghargaan
Damianus Yordan saat latihan bersama salah satu anak asuhnya. (BorneoTribun/Muzahidin)
BorneoTribun Ketapang - Sejumlah pelatih olahraga peraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kalbar tahun 2022 mengaku kecewa karena dana prestasi alias tali asih dari Pemkab Ketapang hanya diberikan pada atlet sedangkan pelatih tidak. 

Salah satu pelatih peraih medali emas cabang tinju Damianus Yordan saat dihubungi Borneo Tribun mewakili suara para pelatih mengungkapkan kekecewaan tersebut. 

"Sedangkan pelatih yang berkorban mengasuh, mengasah dan mengasihi para atlet agar berprestasi. Namun anehnya, hanya atlet saja yang diperhatikan, sedangkan pelatih tidak sama sekali," ungkap Dami, sapaan mantan petinju nasional tersebut, Kamis (08/09/22) di Ketapang. 

Dia mengatakan jerih payah pelatih bagi keberhasilan seorang atlet meraih prestasi sangatlah besar seperti memenuhi keperluan anak asuh (atlet) berlatih, mengajak atlet ketempat latihan, menanamkan dasar-dasar cabang olahraga, membina sampai membuat pertandingan.

"Pelatih juga berjuang agar atlet berprestasi, atlet dan pelatih itu ibaratnya satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam olahraga," kata Damianus. 

Damianus mengingatkan amanat Undang-undang nomor 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan Nasional bahwa pemerintah dalam memajukan olahraga nasional harus memberikan penghargaan pada pelaku olahraga. 

Ia berharap, penghargaan bonus tidak hanya diterima oleh atlet saja, tapi juga wajib diterima oleh para pelatih agar kesinambungan prestasi olahraga terus terjaga. 

"Ada itu aturannya, jadi saya pikir, teman-teman sesama pelatih juga merasakan hal yang sama apa yang saya rasakan ini," kata Dami. 

Sebagai informasi, pada pekan olahraga pelajar yang diselenggarakan pada tanggal 28 Juni hingga 3 Juli 2022 di Pontianak tersebut, kontingen Ketapang menyumbang 9 medali terdiri dari 2 emas 2 perak dan 5 perunggu berasal dari cabor Tinju, Bulu Tangkis dan Pencak Silat

Reporter: Muzahidin
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.