Berita Borneotribun.com: Ketapang Hari ini -->
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2024

Hari Pertama Rekap Suara Pemilu Hujan Interupsi, 19 Desa di PPK Kendawangan Direkom Hitung Ulang

Hari Pertama Rekap Suara Pemilu Hujan Intrupsi, 19 Desa di PPK Kendawangan Direkom Hitung Ulang
Suasana proses rakapitulasi suara tingkat kabupaten yang dilakukan KPU di hotel Borneo, Jumat (01/03/24).
KETAPANG - Ketidaksamaan data C1 salinan plano dengan D hasil rekap kecamatan suara pileg DPR-RI di kecamatan Kendawangan menjadi pemicu saksi partai melakukan sanggahan atau intrupsi.

Hal itu terjadi saat hari pertama proses rekapitulasi suara tingkat kabupaten yang dilkukan KPU di hotel Borneo jalan dr Soetomo Mulia Baru Ketapang, Jumat 01 Maret 2024.

KPU Ketapang akan melakukan rekapitulasi suara kabupaten selama 5 hari, dari tanggal 01 sampai 05 Maret 2024.

Amatan di lokasi, komisioner Bawaslu Ketapang secara lisan sepakat dengan saksi merekom-kan kepada KPU Ketapang agar perhitungan suara di 19 desa dalam kecamatan tersebut di jeda. 

Komisioner Bawaslu berpendapat, keberatan para saksi dapat diterima karena dokumen acuan keberatan sesuai dengan dokumen Bawaslu miliki. 

"Terhadap hasil rekapitulasi suara yang disampaikan oleh PPK Kendawangan, maka KPU dapat menindak lanjuti dengan melakukan perhitungan ulang suara per TPS sesuai dengan jumlah desa yang ada di Kendawangan," ucap salah seorang komisioner Bawaslu Ketapang. 

Walau demikian keadaan saat proses rekapitulasi berlangsung, ketua KPU Ketapang Ahmad Shidiq melanjutkan acara tersebut dengan berpindah ke lain kecamatan.

Dikabarkan sebelumnya, DPD partai Golkar Ketapang melayangkan aduan ke Bawaslu atas sangkaan ketidak adilan petugas PPK Kendawangan akibat selisih D hasil rekap kecamatan dengan C1 plano milik saksi. 

Ketua DPD Golkar M Febriadi menduga, suara berkurang itu karena di duga diambil partai lain dengan peran pelibatan pihak PPK Kendawangan. 

"Bahwasanya patut diduga ada oknum PPK kendawangan merubah rekapitulasi C-hasil ditingkat TPS dan menambahkan ke D-hasil kecamatan,' kata Febri kepada wartawan saat menyerahkan aduan di media center Bawaslu Ketapang, Selasa (27/2/2024).

Oleh: Muzahidin

Kamis, 29 Februari 2024

Kasus Dugaan Manipulasi Suara Di TPS Kecamatan Delta Pawan

Kasus Dugaan Manipulasi Suara Di TPS Kecamatan Delta Pawan
Kantor KPU Ketapang.
KETAPANG - Kasus dugaan kecurangan perhitungan suara tingkat kecamatan pada perolehan suara anggota DPRD kabupaten Ketapang ditemukan oleh partai Demokrat. Kasus ini diduga melibatkan panitia pemilih kecamatan atau PPK. 

Modusnya adalah dengan cara mengambil suara caleg dari partai Demokrat nomor urut satu dari Dapil Ketapang Satu selanjutnya ditambahkan ke caleg partai tertentu. 

Menurut salah seorang tim saksi partai Demokrat, Umar mengatakan, hasil perhitungan internal, jumlah suara caleg Demokrat yang di alihkan ke caleg lain sebanyak 84 suara sesuai C1 plano dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se kecamatan Delta Pawan.

Walaupun hal ini tidak mempengaruhi perolehan kursi partai di Dapil Ketapang Satu, namun sudah mengganggu jumlah perhitungan suara partai secara keseluruhan.

Setelah berkonsultasi ke struktur partai, maka dugaan kecurangan ini akan dipersoalkan saat pleno tingkat kabupaten.

"Ketidaksesuai data C1 dengan D hasil yang paling mencolok kami temukan di TPS 12 kelurahan Sampit kecamatan Delta Pawan. Suara seluruh sesuai C1 Demokrat turun drastis, dari 56 tersisa 13 suara," ungkap dia, Kamis (29/02/24).

Dari analisa sementara, Umar menjelaskan suara di TPS 12 kelurahan Sampit tersebut diduga bertambah ke suara caleg partai lain. Dan yang paling mencolok adalah caleg partai PAN. 

Karena, dari data C1, jumlah seluruh suara caleg dan suara partai di TPS itu hanya 2 suara, menjadi 33 suara di rekap D hasil. 

"Selisih suara ini mempengaruhi jumlah suara partai secara keseluruhan. Dugaan kami hal ini terjadi merata hampir di seluruh TPS se daerah pemilihan Ketapang Satu," kata Umar. 

Pihaknya meminta KPU dan Bawaslu menindaklanjuti temuan ini karena suara masyarakat pemilih Demokrat dihilangkan sehingga berdampak terhadap perhitungan suara partai secara keseluruhan. 

"Berharap KPU, Bawaslu mau tindaklanjuti, karena caleg kami sangat dirugikan," katanya 

Oleh: Muzahidin

Selasa, 27 Februari 2024

Endus Kecurangan Pemilu, Golkar Ketapang Laporkan PPK Kendawangan

Endus Kecurangan Pemilu, Golkar Ketapang Laporkan PPK Kendawangan
Endus Kecurangan Pemilu, Golkar Ketapang Laporkan PPK Kendawangan.
KETAPANG - DPD Partai Golkar Ketapang mengendus kecurangan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Kecamatan Kendawangan. Kecurangan itu terjadi pada hasil suara tingkat DPR RI.

Ketua DPD Partai Golkar Ketapang M Febriadi mengungkapkan, ada dugaan permainan yang dilakukan oleh oknum Panitia Pemilih Kecamatan (PPK). Pihaknya sudah membuat laporan keberatan atas hasil pleno tingkat kecamatan tersebut. 

"Kami sudah melapor ke Bawaslu Ketapang per hari ini karena terindikasi ada pengelembungan suara dari hasil penghitungan suara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kendawangan atau D-hasil. Dan ini menjadi bahan kami untuk mengikuti Pleno di kabupaten," kata Febri kepada wartawan di media center Bawaslu Ketapang, Selasa (27/2/2024).

Febri mengatakan, hampir semua Tempat Pemungutan Suara atau TPS terjadi penambahan jumlah hasil hitungan tersebut.  

Menurut dia, kejadian ini sudah masuk katagori Terstruktur, Sistimatis dan Masif (TSM) dan berpotensi tindakan pidana Pemilu. 

"Pengelembungan suara ini terjadi di beberapa TPS dan itu dilakukan secara masif," ujarnya. 

Ketua DPRD Ketapang itu merincikan, terdapat dua katagori kecurangan yang disangkakan pelakunya oknum PPK yaitu, suara partai Golkar berkurang ditambahkan ke partai lain dan suara partai lain hilang masuk ke partai tertentu. 

"Kecurangan itu ada dua jenis, pertama untuk suara partai golkar berkurang dan bertambah ke Partai lain. Yang ke dua, Partai lain menambahkan suara namun untuk yang ini belum kita cek dari mana saja suara tersebut. Apakah dari suara partai golkar atau partai partai lainnya," sebut dia. 

Febriadi menegaskan, persoalan ini dipandang serius sehingga pihaknya juga melaporkan kejadian ini kepada time hukum terpadu pemilu atau Gakkumdu..

"Kita juga akan melaporkan ke Polres Ketapang. Bahwasan nya patut diduga ada Oknum PPK kendawangan itu merubah rekapitulasi C-hasil yang ditingkat TPS dan menambahkan ke D-hasil," tegas Febri. 

Ketua Bawaslu Ketapang, Moh Dofir membenarkan pelaporan tersebut, pihak nya akan melakukan kajian terhadap laporan yang disampaikan oleh DPD Partai Golkar Kerapang.

"Untuk pelaporan DPD Golkar terkait hasil rekapitulasi perhitungan yang ada kecamatan kendawangan, terkait pelaporan tersebut tentu kami akan melakukan kajian kajian sesuai dengan mekanisme tatacara yang sesuai dengan undang undang,"kata Dofri. 

Penulis: Muzahidin

Rabu, 21 Februari 2024

Putri Sulung Bupati Ketapang Berpeluang Jadi Ketua DPRD

Maria Raisa Sofia Rantan alias Sasa yang lolos jadi dewan berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Ketapang satu
Maria Raisa Sofia Rantan SH, calon ketua DPRD Ketapang tahun 2024 -2029. (Borneotribun/Muz)
KETAPANG - Proses perhitungan suara anggota DPRD kabupaten Ketapang hasil pemilu 2024 masih berjalan. Kendati begitu, sudah dapat diprediksi partai dan caleg mana saja di perkirakan lolos ke parlemen daerah. 

Partai Golkar berdasarkan hitungan cepat (quick count) masih jadi raja di Ketapang dengan perolehan 9 kursi. Dalam aturanya, ketua DPRD bakal dipimpin oleh partai pemenang pemilu atau partai suara terbanyak sehingga Golkar berhak menempatkan kadernya sebagai ketua DPRD. 

Satu nama yang moncer di Partai Golkar adalah Maria Raisa Sofia Rantan alias Sasa yang lolos jadi dewan berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Ketapang satu. 

Putri sulung bupati Ketapang Martin Rantan itu memperoleh suara tertinggi dari partai Golkar bahkan terbanyak dari seluruh caleg-caleg lain dari seluruh partai konstestan pemilu yang lolos jadi dewan. 

Suara pribadi Sasa berdasarkan hitungan tim pemenanganya diprediksi sebanyak 5 ribu lebih, jauh memuncaki suara-suara caleg lain di partai berlambang pohon beringin tersebut. 

Sehingga wajar, Sasa diunggulkan jadi ketua DPRD Ketapang, penerus kepemimpinan ketua DPRD saat ini, M Febriadi. 

Meski berusia muda, tetapi Sasa didik dari lingkungan yang baik, kental politik dan kepemimpinan bagus yang berasal dari ayahandanya.

Dilihat dari latar belakang pendidikan, Maria Raisa tidak mengecewakan, wanita muda generasi Gen-Z ini mengondol sarjana strata satu (S1) dari bidang hukum. 

Sasa aktif berorganisasi dan memiliki jaringan maupun pergaulan yang luas terutama di kalangan anak muda di Ketapang. 

Sementara itu, dari data sementara pemilihan anggota DPRD Ketapang, Golkar 9 kursi, disusul Gerindra 8, PDIP 8, Nasdem 8, berikutnya Demokrat dan Nasdem sebanyak 5 kursi kemudian PAN, PKS dan PKB masing-masing  2 kursi dan terakhir adalah pertai PPP yakni 1 kursi.  

Sementara komposisi pimpinan DPRD Ketapang memiliki satu ketua dan tiga wakil ketua. Untuk posisi wakil ketua sementara masuk dari partai PDIP dan Gerindra, sisa satu diperebutkan Nasdem dengan Demokrat.

Penulis: Muzahidin

Jumat, 09 Februari 2024

Keluarga Korban Penangkapan Polisi Hingga Tewas di Ketapang Minta Proses Transfaran

Keluarga almarhum RP bersama Kapolres Ketapang saat hadiri acara tahlilan
Keluarga almarhum RP bersama Kapolres Ketapang saat hadiri acara tahlilan.
KETAPANG - Dua pekan peristiwa tewasnya Restu Pahreza (RP) pemuda yang ditangkap anggota Polsek Benua Kayong Polres Ketapang karena disangka sebagai pelaku pencurian masih berproses. 

Keluarga mendiang RP berharap proses hukum berjalan transparan dan oknum polisi terlibat diproses pidana apalagi pihak keluarga sudah diminta keterangan oleh penyidik Polda Kalimantan Barat. 

"Karena setelah proses otopsi pada Senin 5 Februari lalu kami belum dapat info perkembanganya," ujar Paman mendiang RP bernama Marzuki, Jumat (09/02/24).

Marzuki bercerita, peristiwa ini pernah diupayakan untuk ditutup tutupi oleh oknum. Bahkan, dirinya pernah disodorkan kertas yang berisikan bahwa keluarga tidak bersedia jasad mendiang untuk diotopsi.

"Jelas kami tolak, kami ingin kasus ini terang benderang dan yang terlibat diproses pidana," tegasnya.

Kendati begitu, pihaknya berterima kasih atas kehadiran Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian kerumah mendiang RP.

Kapolres hadir proses pemakaman maupun proses tahlilan dirumah almarhum.

"Atas nama keluarga kami berterimakasih hal itu dilakukan bapak Kapolres. Tetapi kami tetap minta kasus ini diproses pidana," kata Marzuki.

Sebelumnya, ibu almarhum bernama Jamilah sudah membuat laoran polisi atas peristiwa tersebut. 

Laporan yang teregister dengan nomor LP/ B/21/II/2024/SPKt Polres Ketapang dibuat dengan sangkaan penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. 

"Kami sudah diambil keterangan terkait kasus ini," pungkasnya. 

Penulis: Muzahidin
Editor: Yakop

Cek Kesiapan Pemilu Di Lapas Ketapang yang Sediakan 3 TPS Khusus

Cek Kesiapan Pemilu Di Lapas Ketapang yang Sediakan 3 TPS Khusus
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas II B Ketapang Nerdin Weripih. (Borneotribun/Muz)
KETAPANG - Sebanyak tiga (3) lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus disediakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II B Ketapang bekerjasama dengan KPU guna menyalurkan hak politik warga binaan pada Pemilu 14 Februari mendatang.

Lapas Ketapang menyiapkan pegawai Lapas sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) per TPS. 

Kepala Lapas klas II B Ketapang Sugiharto melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas II B Ketapang Nerdin Weripih menjelaskan, personil Pamdal dan pegawai Lapas akan bersikap netral dan siap mensukseskan Pemilu. 

"Kita pakai sistim buka tutup pintu tiap blok penghuni warga binaan. Nantinya, tiap-tiap warga binaan kita atur masing-masing 5 orang tiap TPS yang diizinkan mencoblos," ujar Nerdin, Jumat pagi (09/02/24) saat ditemui dikantornya di Ketapang.  

Sementara, mengenai jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memiliki hak suara, secara detail belum dapat dipastikan karena berkaitan dengan WBP yang bebas sebelum pemilu ataupun penghuni baru yang mempumyai hak suara tapi datanya belum disampaikan ke KPU sebagai pemilih tambahan. 

Tetapi, sambung dia, data WBP sementara yang sudah disampaikan ke KPU Ketapang pada bulan Mei tahun lalu adalah sebanyak 851 orang.

"Finalnya jumlah pemilih disini baru dipastikan pada Selasa tanggal 13 Februari 2024 karena ada WBP yang mutasi ataupun pindahan maupun bebas. Nanti jumlah pemilih disesuaikan oleh KPU dengan surat suara. Kita koordinasi terus dengan KPU," katanya.  

Lebih lanjut kata dia, bagi Parpol yang hendak mengirim saksi ke Lapas, diminta untuk sebelum hari H sudah mengirimkan identitas saksinya untuk disiapkan identitas khusus buat saksi tersebut. 

"Karena ini TPS khusus, tidak sembaramg orang boleh ada disini. Saksi itu akan pakai identitas khusus. Makanya surat mandat dan KTP perlu disampaikan ke kami sebelum hari H pemilu," kata Nerdin. 

Terkait dengan hak suara baik penghuni Lapas dan petugas Lapas sesuai dengan ketentuan yakni hanya mendapatkan kertas suara sesuai dengan alamat domisili atau KTP yang dipegang masing-masing. 

"Hal-hal seperti itu sudah di sosialisasikan oleh KPU kepada WBP dan kami, jadi kami patokanya pada aturan itu," pungkasnya. 

Penulis: Muzahidin
Editor: Yakop

Kamis, 08 Februari 2024

Insiden Tembakan di Perkebunan Sawit, Polisi Ketapang Terluka

Pelaku Pencurian Sawit Menembak Anggota Polisi di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).
Pelaku Pencurian Sawit Menembak Anggota Polisi di Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).
KETAPANG - Anggota Ditsamapta Polda Kalimantan Barat berusia 23 tahun dengan inisial RD mengalami luka tembak di sekitar pelipis mata kanannya saat sedang melaksanakan tugas pengamanan di PT Cargill di Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. 

Peristiwa penembakan ini terjadi ketika RD bersama dengan asisten kebun dan satpam PT Cargill sedang berusaha mengamankan terduga pelaku pencurian buah sawit di area perkebunan perusahaan tersebut pada hari Selasa (06/02/2024).

Kronologi kejadian tersebut dijelaskan oleh Kasi Humas Polres Ketapang, AKP Sumiadinata, melalui siaran persnya, "Bripda RD bersama asisten kebun dan satpam pun langsung mengecek di lokasi yang dimaksud dan menemukan 3 orang terduga pelaku sedang memuat buah sawit kedalam sebuah mobil Avanza berwarna putih."

Setelah terpergok oleh RD, ketiga pelaku mencoba melarikan diri. RD berusaha mengejar terduga pelaku berinisial JE yang berusaha kabur ke dalam area kebun. 

Saat melakukan pengejaran, RD ditembak oleh pelaku JE menggunakan senjata rakitan, namun beruntung tembakan tersebut tidak mengenai sasaran. 

Namun, pelaku JE yang sempat terjatuh kembali menembak RD, kali ini mengenai pelipis mata sebelah kanan.

Sumiadinata menambahkan, "Setelah terkena tembakan, Bripda RD masih sempat mengamankan pelaku JE dan membawa pelaku ke kantor kebun PT Cargill. 

Saat ini, Bripda RD sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Imanudin Pangkalan Bun. 

Pelaku JE dan beberapa barang bukti telah diamankan di Polsek Manis Mata untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut."

Rabu, 07 Februari 2024

Kawanan Maling TBS di Ketapang Tembak Polisi Saat Ketahuan Hendak Curi

Kawanan Maling TBS di Ketapang Tembak Polisi Saat Ketahuan Hendak Curi
Kawanan Maling TBS di Ketapang Tembak Polisi Saat Ketahuan Hendak Curi.
KETAPANG - Kejadian tak terduga dialami polisi bernama Bripda Ragha (RD) yang terkena tembakan senpi (Senjata Api) rakitan milik kawanan pencuri Tandan Buah Segar (TBS) sawit di kawasan PT MAI Cargil grup di keramatan Manis Mata Ketapang. Bripda Ragha alami luka di pelipis mata kanan.

Kapolres Ketapang AKBP Tommy Ferdian melalui Kasi Humas Polres Ketapang AKP Sumiadinata mengatakan, peristiwa  itu terjadi pada Selasa (06/02/24).

Ceritanya, saat Bripda Ragha melaksanakan patroli rutin pemantauan area kebun sawit bersama asisten kebun dan satpam mendapat info ada aksi upaya pencurian TBS di area kebun blok L50,.

"Bripda RD bersama asisten kebun dan satpam pun langsung mengecek di lokasi yang di maksud dan menemukan 3 orang terduga pelaku sedang memuat buah sawit kedalam sebuah mobil Avanza bewarna putih" kata Sumiadinata, Rabu (07/02/2024). 

Seterusnya, begitu mengethaui aksi pencurian tersebut terpergok, ketiga maling itu pun berusaha kabur. Bripda RD sendiri mencoba mengejar terduga pelaku berinisial JE yang berusaha lari kedalam area kebun. 

Saat melakukan pengejaran itulah Bripda RD sempat ditembak oleh pelaku JE menggunakan senjata rakitan namun tidak kena. 

Tak sampai disitu, pelaku JE yang sempat terjatuh kembali menembak Bripda RD dan mengenai pelipis mata sebelah kanan. 

Tak patah semangat, kejar-kejaran antara pun terjadi hingga akhirnya JE berhasil ditangkap dan diamankan sementara di kantor perusahaan. 

Sementara itu, kondisi Bripda Regha saat ini sudah dapat perawatan medis di RS Imanuddin kota Pangkalan Bun Kalteng.

"Beberapa barang bukti sudah diamanakan di Polsek Manis Mata untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap Sumiadinata.

Penulis: Muzahidin

Senin, 05 Februari 2024

Korban Banjir di Kalbar Dapat Bantuan Dari Perusahaan Harita Group

Perusahaan PT HARITA Group mendistribusikan bantuan bagi korban bencana banjir di beberapa wilayah di Kalimantan Barat
Perusahaan PT HARITA Group mendistribusikan bantuan bagi korban bencana banjir di beberapa wilayah di Kalimantan Barat. (Borneotribun/Muz/Dn)
KETAPANG - Perusahaan PT HARITA Group mendistribusikan bantuan bagi korban bencana banjir di beberapa wilayah di Kalimantan Barat yang terjadi beberapa waktu Lalu. Bantuan ini disalurkan melalui Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar pada Rabu 31 Januari 2024.

Diirektur Well Harvest Winning Alumina Rafinery, Boni Subekti melalui Corporate Communication perusahaan menyampaikan, bantuan ini bersumber dari dana Corporate Social Responsibility yakni PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) dan PT Well Harvest Winning (WHW) Alumina Refinery.

Menurut dia, langkah ini adalah komitmen menjalankan aturan dengan menyalurkan pada program yang dapat langsung dirasakan masyarakat terutama warga yang tertimpa bencana banjir. 

“Mewakili Harita Group, kami menyampaikan rasa empati dan turut prihatin atas musibah bencana banjir yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban dan menjadi berkah bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Boni, Senin (05/02/24).

Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kalbar, Kombes Pol Sardo MP yang menerima bantuan mengapresiasi komitmen HARITA Group atas kontribusinya dalam penanganan banjir. 

“Sinergi dan kolaborasi antara perusahaan dan pemangku kepentingan sangat penting untuk menjalin hubungan harmonis dan efektif dalam upaya penanganan bencana yang sering terjadi setiap tahun,” ungkap Kombes Pol Sardo MP.

Sardo berjanji, bantuan yang mereka terima ini akan secepatnya langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kalimantan Barat.

"Untuk seterusnya segera diberikan langsung kepada korban yang membutuhkan,”katanya. (DN) 

Sabtu, 27 Januari 2024

Polres Ketapang Ungkap Penyalahgunaan Penjualan Gas LPG 3 Kg oleh Pemilik Pangkalan AS

Polres Ketapang Ungkap Penyalahgunaan Penjualan Gas LPG 3 Kg oleh Pemilik Pangkalan AS
Polres Ketapang Ungkap Penyalahgunaan Penjualan Gas LPG 3 Kg oleh Pemilik Pangkalan AS.
KETAPANG – Polres Ketapang mengungkap dugaan penyalahgunaan penjualan gas LPG ukuran 3 Kg oleh pemilik pangkalan AS.

AS telah ditetapkan sebagai tersangka setelah masyarakat melaporkan harga gas yang dijual di luar ketentuan.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Fariz Kautsar, menyatakan bahwa penjualan gas LPG 3 Kg oleh AS melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Gudang pangkalan AS di Sukaharja menjual gas LPG 3 Kg kepada warung di sekitar Payak Kumang dengan harga Rp 25-28 ribu per tabung, sementara HET yang ditetapkan adalah Rp 18.500.

Hasil penyelidikan juga menemukan 250 tabung isi dan 250 kosong. AS, sub agen di Kecamatan Marau bekerja sama dengan agen PT Citra Pesona, seharusnya menyalurkan tabung gas ke Marau dengan harga Rp 26.500, namun disalahgunakan oleh AS dengan penjualan di atas HET dan tidak tepat sasaran.

Polres Ketapang telah mengamankan barang bukti berupa 250 tabung isi gas LPG 3 Kg dan 250 tabung gas kosong. 

AS dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mengatur penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang disubsidi. 

Pemeriksaan oleh ahli dirjen migas dan pemberkasan perkara akan dilakukan.

Jumat, 26 Januari 2024

Kronologi Kematian Pemuda di Ketapang Yang Dianggap Tak Wajar, Polda Kalbar Bentuk Timsus

Foto: Jenazah almarhum Restu saat dimandikan untuk dimakamkan pada Kamis (25/01/24).
Foto: Jenazah almarhum Restu saat dimandikan untuk dimakamkan pada Kamis (25/01/24).
KETAPANG – Diberitakan sebelumnya kasus kematian Restu Pahreza (RP) ditulis sebelumnya Restu Fahreza (RF) seorang pemuda berusia 23 tahun asal kelurahan Banjar kecamatan Benua Kayong Ketapang dianggap tak wajar oleh keluarga.

Kapolres Ketapang AKBP Tomy Ferdian menjelaskan kronologinya dalam siaran pers pada Jumat (26/01/24).

Menurut polisi, RP meninggal di rumah sakit Agoessdjam Ketapang karena sakit sesak napas saat proses pemeriksaan RP sebagai terduga pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat).

"Selang beberapa jam setelah dilakukan pemeriksaan atau tepatnya pada hari kamis tanggal 25 Januari 2024 sekira Pukul 03.00 Wib sdr RP mengalami sesak napas dan segera dibawa ke ruang IGD RSUD Agoesdjam Ketapang. RP dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga," terang Tomy Ferdian, Jumat (26/01/24).

Tommy menambahkan, persoalan ini sempat beredar di masyarakat dengan menampilkan foto-foto almarhum RP yang memperlihatkan jenazah almarhum terdapat lebam dan luka lecet sehingga dengan kondisi tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto langsung membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Inspektorat pengawasan daerah bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum, Pengamanan Internal Bid Propam serta dari Bidang Kehumasan Polda Kalbar untuk turun langsung ke Ketapang.

"Tim Khusus yang diperintahkan oleh Kapolda Kalbar sudah mulai bekerja dari kemaren sore hingga sekarang, beliau juga sudah memerintahkan untuk transparan dan akan menyampaikan secara terbuka perkembangan penanganan perkara ini dan akan memberikan tindakan tegas apabila terbukti adanya  pelanggaran kode etik maupun pidana", beber Tommy.

Dengan kejadian ini, Tomy menambahkan bahwa atas perintah Kapolda Kalbar, agar segera menonaktifkan anggota yang terlibat masalah ini guna kepentingan pemeriksaan supaya berjalan dengan lancar dan tuntas demi kepastian hukum di masyarakat.

"Kami berharap dengan kejadian ini pihak keluarga dan masyarakat dapat mempercayakan dan menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada Kepolisian khususnya tim yang dibentuk langsung oleh Kapolda Kalbar sampai tuntas," katanya. 

"Kami dari Kepolisian Resor Ketapang mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga almarhum dan kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas musibah ini" ucap Kapolres Ketapang. 

Penulis: Muzahidin

Kamis, 18 Januari 2024

Paving Block Jogging Track Pantai Pecal Yang Rusak Akibat Ombak Dan Hujan Hasil Usulan Anggota DPR

Paving Block Jogging Track Pantai Pecal Yang Rusak Akibat Ombak Dan Hujan Hasil Usulan Anggota DPR
Paving Block Jogging Track Pantai Pecal Yang Rusak Akibat Ombak Dan Hujan Hasil Usulan Anggota DPR.
KETAPANG – Pekerjaan pembangunan jogging track di Pantai Pecal kecamatan Benua Kayong Ketapang adalah bagian dari pekerjaan proyek penahan abrasi pantai dengan anggaran sebesar Rp 14.5 miliar bersumber dari APBN Tahun 2023.

Pekerjaan itu dilakukan oleh PT Putra Mataram Perkasa yang dikendalikan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Satuan Kerja (Satker) Balai Sungai Wilayah Kalimantan Satu. 

Dari berbagi keterangan yang diperoleh, proyek itu diketahui adalah hasil reses atau usulan anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat Satu dari fraksi PAN Boyman Harun. 

Salah seorang pengurus DPD PAN Ketapang, Fandi Ismar ketika dihubungi pada Rabu petang (17/01/24) menjelaskan, pelaksana berkewajiban memperbaiki pekerjaan yang rusak tersebut. 

"Kemarin pak Boy (Boyman Harun) sudah telepon langsung ke kontraktor dan kepala balai untuk segera diperbaiki karena itu masih tanggung jawab pelaksana," kata Pandi Ismar, Rabu (17/01/24). 

Pandi mengungkapkan, kerusakan tersebut akibat hamtaman ombak besar yang terjadi pekan lalu sehingga jogging track tersebut rusak. 

"Kemarin kejadian gelombang besar, tetapi sekali lagi masih masa pemeliharaan, bisa diperbaiki," katanya. 

Saat di konfirmasi di camp proyek PT Putra Mataram Perksa, sesorang yang mengaku sebagai penjaga camp yang mengaku bernama Herman mengatakan pihaknya sedang observasi dampak kerusakan tersebut.

"Konsultan ada di lokasi sekarang ini, namanya pak Arif sedang memantau kerusakan teraebut," kata Herman. 

Penulis: Muzahidin

Rabu, 17 Januari 2024

Jogging Track 14 Miliar di Pantai Pecal Ketapang Hancur Diterjang Ombak dan Hujan Deras

Jogging Track 14 Miliar di Pantai Pecal Ketapang Hancur Diterjang Ombak dan Hujan Deras. 
Jogging Track 14 Miliar di Pantai Pecal Ketapang Hancur Diterjang Ombak dan Hujan Deras. 
KETAPANG - Arena olahraga pejalan kaki atau jogging track sepanjang 225 meter di pantai Pecal kecamatan Benua Kayong Ketapang hancur berserakan akibat hujan deras dan hantaman ombak pada hari Sabtu (13/01) dan Minggu (14/01/24) pekan lalu.

Warga setempat bernama Riski, ketika ditanya mengatakan, arena olahraga ini baru selesai dikerjakan akhir bulan Desember tahun lalu. 

Jogging track ini dibangun bersamaan dengan proyek beton alias tanggul penahan abrasi pantai pecal. 

Dia berharap, fasilitas ini dibangun kembali sehingga dapat digunakan aebagai sarana olahraga sambil rekreasi pantai.

Jogging Track 14 Miliar di Pantai Pecal Ketapang Hancur Diterjang Ombak dan Hujan Deras. 
Jogging Track 14 Miliar di Pantai Pecal Ketapang Hancur Diterjang Ombak dan Hujan Deras. 
"Baru selesai pas tahun baru kemarin, pantai ini sedang ramai dikunjungi masyarakat. Panjangnya sekitar 225 meter. Hampir semua paving block jogging track itu berserakan," kata dia, Rabu (17/01/24) saat dijumpai di lokasi pantai Pecal. 

Dari amatan di lokasi, kerusakan tersebut terjadi hampir merata sepanjang areal pejalan kaki (jogging track). Paving blok berserakan, terkikis akibat pasang air aut dan hujan lebat Sabtu/Minggu lalu. 

Dari plang informasi proyek, diketahui, fasilitas ini dibangun bersumber dari dana APBN tahun 2023 sebesar Rp 14.5 miliar oleh kementrian PUPR dirjen Perumahan Rakyat wilayah Kalimantan Barat sebagai kontraktor dari PT Putra Mataram Perkasa.

Penulis: Muzahidin

Senin, 15 Januari 2024

Konsolidasi PDI Perjuangan Ketapang Dan Kayong Utara, Karolin : Jaga Suara Mulai Dari Tingkat RT

Konsolidasi PDI Perjuangan Ketapang Dan Kayong Utara, Karolin : Jaga Suara Mulai Dari Tingkat RT
Konsolidasi PDI Perjuangan Ketapang Dan Kayong Utara, Karolin : Jaga Suara Mulai Dari Tingkat RT.
KETAPANG –Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa memberikan pengarahan dan konsolidasi partai kepada pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ketapang dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kayong Utara beserta calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara yang bertempat di aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ketapang, Kelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, senin (15/10/24).

Karolin mengatakan bahwa konsolidasi tersebut untuk memberikan penguatan dan pemantauan kinerja partai agar selalu bergerak bersama masyarakat serta mempersiapkan kekuatan tempur dilapangkan dalam upaya memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar-Mahfud di dua kabupaten tersebut.

"Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat memberikan arahan dan bimbingan kepada DPC sebagai bentuk keseriusan kader-kader partai dalam upaya memenangkan Pemilihan Umum 2024. Dan dari hasil konsolidasi tersebut kader-kader PDI Perjuangan selalu turun ke lapangan bertemu dengan masyarakat sehingga kita yakin PDI Perjuangan mampu bersaing dan menang, baik di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara," ucap Karolin.

Selain itu, Karolin juga berpesan kepada seluruh kader PDI Perjuangan untuk dapat mengawal pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT) serta mengajak masyarakat untuk ikut serta menjadi pemilih yang cerdas.

"Ajak masyarakat datang ke TPS untuk memilih dan ingatkan mereka untuk menjadi pemilih yang cerdas. Untuk para kader PDI Perjuangan mari kita jaga dan kawal suara PDI Perjuangan dan Ganjar-Mahfud mulai dari tingkat RT, dan yang terpenting kita terus bergerak serta berjuang bersama rakyat," pesan Karolin.

Senior PDI Perjuangan yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi 2 Cornelis memberikan penguatan kepada kader dan caleg untuk terus turun bertemu dengan masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi keinginan dan harapan dari masyarakat.

"Sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri kita harus turun dan bertemu dengan masyarakat, dengan bertemu masyarakat kita bisa mengetahui apa yang menjadi keinginan mereka untuk pembangunan di Kabupaten Ketapang maupun di Kayong Utara. Para kader dan caleg PDI Perjuangan agar tetap semangat dan jangan pernah lelah untuk terus bergerak ke bawah bertemu dengan masyarakat," ungkap Cornelis.

Jumat, 12 Januari 2024

PT Agro Lestari Mandiri (ALM) Mangkir Rapat Dengan Warga

PT Agro Lestari Mandiri (ALM) Mangkir Rapat Dengan Warga.
PT Agro Lestari Mandiri (ALM) Mangkir Rapat Dengan Warga.
KETAPANG – Usaha masyarakat desa Simpang Tiga Sembelangaan kecamatan Nanga Tayap Ketapang menuntut pembagian plasma kelapa sawit dari PT Agro Lestari Mandiri (ALM) anak usaha PT Sinar Mas Grup belum temui "hilal" jelas.

Saat audiensi di DPRD Ketapang, Jumat sore, 12 Januari 2023, tidak satupun batang hidung wakil perusahaan nongol. Hal ini membuat audiensi masyarakat itu tidak ada kejelasan.

Menurut ketua komisi II DPRD Ketapang Uti Royden Top atau Otop, alasan mangkirnya perusahaan karena ada rapat manajemen hingga tanggal 22 Januari, sehingga mereka minta di reschedule. 

"Mereka (perusahaan) ada bersurat ke kita soal ketidakhadiran tersebut, ada rapat manajemen perusahaan," ujar Otop saat berbicara dihadapan warga saat audiensi itu berlangsung, Jumat (12/01/23).

Otop mengatakan, karena perkara serius dan harus ada kejelasan, maka, DPRD akan menjadwal ulang. 

Namun kata Otop, bukan lagi audiensi tetapi dilakukan dalam bentuk rapat kerja (raker) antara DPRD, pemda, perusahaan dan perwakilan masyarakat.

"Mungkin sekitar tanggal 22 Januari ini," imbuhnya. 

Salah satu masyarakat yang hadir audiensi itu menjelaskan, riuh antara masyarakat versus perusahaan sudah terjadi sekitar 16 tahun dan belum ada kepastian keputusan. 

Menurut dia, audiensi kali ini tidak menghasilkan apa-apa, karena perusahaan pilih tidak hadir untuk berbicara di gedung DPRD Ketapang.  

Padahal ktanya, pihaknya hanya minta keputusan jelas dan pasti dari perusahaan. 

"Pendapat kami, perusahaan tidak ada niat baik dengan masyarakat kami," katanya. 

Masyarakat meminta, komitmen pembagian kebun sawit yang dikelola oleh koperasi desa setempat sebesar 20 persen di realisasikan karena areal kebun sawit PT ALM berada di kawasan desa mereka. 

"Semoga saat nanti Raker di DPRD, ada keputusan pasti realisasi hak kami," harapnya. 

Penulis: Muzahidin

Selasa, 09 Januari 2024

Sekda Ketapang Pastikan Pembangunan Gor Mulai Tahun ini

Sekda Ketapang Pastikan Pembangunan Gor Mulai Tahun ini
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang/Borneotribun/Muz)
KETAPANG – Sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang dalam mendukung keolahragaan di Ketapang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si menegaskan bahwa pembangunan Gedung Olahraga (GOR) akan dimulai pada tahun 2024 ini.

Menurut sekda, pembangunan GOR merupakan sebuah kebutuhan dan bentuk komitmen Pemkab  dalam mendukung kemajuan olahraga di Ketapang.

"Sesuai dengan statemen saya di banyak kesempatan, bahwa Pemda ingin membangun GOR. Di tahun ini keinginan tersebut mulai direalisasikan," kata sekda kepada awak media, pada Senin, (8/01/2024).

Sekda  menyebutkan, bahwa Pemkab. Ketapang telah mengalokasikan  anggaran pembangunan awal GOR di APBD 2024 ini. Adapun lokasi yang akan dibangun, kata sekda adalah  eks Terminal Giri Kusuma di Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan.

"Tahun ini alokasi anggaran Rp 5 Miliar untuk pembangunan pondasi awal GOR," ungkapnya.

Beliau menilai, GOR tersebut didesain sedemikian rupa agar dapat dipergunakan untuk berbagai cabang olahraga dan kepentingan positif bagi daerah.

"Luas lahan kurang lebih 2 hektar. Biaya pembangunan full desain sekitar Rp 18,7 miliar," jelasnya.

Kendati demikian, lanjut sekda, tahap pembangunan GOR ini merupakan stimulan agar pemerintah pusat dapat memberi dukungan dana untuk pembangunan full desain.

Sekda mengaku, Beliau juga sudah mengusulkan proposal pembangunan tersebut ke pemerintah pusat melalui Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko saat berkunjung ke Ketapang beberapa waktu lalu.

"Masyarakat Kabupaten Ketapang sudah lama mengidamkan adanya GOR. Hasrat itu juga sama dengan yang diinginkan Pemkab Ketapang dan keinginan tersebut sudah dibarengi dengan ikhtiar berkomunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini kementrian pemuda dan olahraga," pungkas sekda. (*/imtp/sh)

Sekda Ketapang Tegaskan Pemerintah Harus Transparan

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
KETAPANG – Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si menekankan  pentingnya transparansi publik dengan penggunaan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Pada Senin, (08/01/2024) di Halaman Kantor Bupati Ketapang.

"Seperti yang sudah sering saya sampaikan, bahwa setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah:red) yang ada harus Informatif didalam menyampaikan informasi-informasi pembangunan, informasi pemerintahan, sosialisasi, regulasi kebijakan, maupun didalam merespon setiap keluhan-keluhan dari masyarakat," Ujar sekda dalam amanatnya pada apel rutin di lingkungan Setda Ketapang setiap awal pekan.

Lanjut, "Kita ingin menunjukkan sistem pemerintahan berbasis elektronik melalui transparansi informasi publik, informasi harus kita sampaikan sepenuhnya kepada masyarakat supaya semua kalangan tahu bahwa kita ini bekerja dan tidak ada lagi yang perlu disembunyikan." tegas sekda.

Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Sekda Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Terkait infrastruktur, sekda menginginkan agar  progres perbaikan jalan Pelang yang terdampak cuaca buruk dan perencanaan percepatan pelaksanaan APBD 2024 disampaikan kepada publik. 

"Saya mendapatkan informasi bahwa jalan Pelang mulai ada beberapa titik yang parah karena pengaruh hujan dan cenderung bisa putus, dan ini sangat mengganggu," tuturnya. 

Menurut Sekda, jalan Pelang tersebut sangat strategis, menjadi jalan  penghubung beberapa kecamatan termasuk dengan daerah lain. 

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
"Sebagai informasi juga, ini sudah kita akomodir dalam APBD 2024 bersumber dari DAK yang dibantu perwakilan kita di DPR RI. Namun, ada juga yang lebih besar bersumber dari APBD murni, APBD Kabupaten Ketapang yang nantinya akan menangani Pelang-Indotani dan Kepuluk-Batu Tajam." Terang sekda.

Sekda mengajak seluruh instansi  bersinergi dalam hal  publikasi informasi pembangunan demi keterbukaan dan keberhasilan pemerintahan daerah. 

"Saya harapkan informasi pembangunan seperti jalan Pelang itu juga bisa dipublikasikan, supaya masyarakat tahu, informasi berimbang dan adil," 

Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Foto: Apel rutin di lingkungan Setda Ketapang. (Prokopim Setda Kab Ketapang)
Sekda juga  meminta agar setiap OPD mempersiapkan Informasi proyek-proyek strategis, program-program strategis, program-program prioritas daerah yang berdampak luas dan berpengaruh terhadap masyarakat.

"Ini dimaksudkan agar masyarakat tahu apa yang kita lakukan di tahun ini dan itulah nanti menjadi tolak ukur kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang tahun 2024." Pungkas sekda (***/sh)

Rabu, 03 Januari 2024

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
KETAPANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si kembali menekankan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) menegakkan disiplin kerja. Dengan disiplin kerja yang tinggi, kata sekda pekerjaan akan dikerjakan secara maksimal dan akan memperoleh hasil kerja yang baik.

Arahan sekda tersebut disampaikan saat memimpin rapat kerja di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang  pada hari pertama masuk kerja setelah hampir sepekan libur dalam rangka menyambut natal dan tahun baru 2024, pada Selasa (02/01/2024) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
“Kuncinya adalah disiplin, Jika kita bekerja dengan disiplin yang tinggi, niscaya pekerjaan kita akan maksimal," ucap Sekda.

Selain itu sekda juga menegaskan terkait leadership. Diungkapkan sekda, bahwa seorang pimpinan harus mampu menjadi contoh atau teladan bagi bawaan. Pemimpin, kata sekda harus lebih dulu dapat dijadikan panutan, baru kemudian akan efektif dalam melakukan pembinaan staffnya. 

"Jika sebagai pimpinan tidak mampu menjadi teladan, mustahil bisa membina staffnya dengan baik."  Ujar sekda.

Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2924, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan
Pimpin Rapat Pada Hari Pertama Pasca Libur Natal dan Tahun Baru 2024, Sekda Ketapang : Disiplin dan Pemimpin Harus Bisa Menjadi Teladan.
Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Sekda juga melepas purna tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat. Pol.PP)  Ketapang. Muslimin, S.IP. untuk diketahu, mantan Kasat. Pol.PP tersebut telah mengabdi dengan menjadi seorang ASN/PNS sejak tahun 1984 - 2024.

"Semoga tauladan dan dedikasi Bapak  dalam dapat menginspirasi seluruh ASN di Kabupaten Ketapang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka," ujar Sekda memungkasi sambutannya. (***/sh).

Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan

Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan
Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan. (Humas Polda Kalbar/Borneotribun)
KETAPANG – Sebuah kejadian kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil minibus pada hari Senin, 01 Januari 2024, sekitar pukul 17.00 WIB di Dusun Engkadin, Desa Sepakat Jaya, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.

Mobil yang mengangkut 7 penumpang tersebut diduga mengalami kehilangan kendali dan akhirnya keluar dari jalur, menabrak sebuah pohon di tepi jalan.

Keterangan dari Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian, melalui Kasat Lantas AKP Angga Pribadi menyebutkan bahwa kecelakaan ini bermula ketika mobil minibus Toyota Hilux tersebut sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Sandai menuju Kecamatan Nanga Tayap. 

Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan
Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan.
"Saat tiba di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba kehilangan kendali dan keluar dari jalur," terangnya. 

AKP Angga Pribadi menjelaskan, "Diperkirakan sopir mobil kehilangan kendali, sehingga mobil keluar dari jalur dan menabrak pohon di tepi jalan trans tersebut."

Ketujuh penumpang mobil mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Nanga Tayap untuk mendapatkan perawatan medis. 

Kasat Lantas juga menyampaikan bahwa mobil yang terlibat dalam kecelakaan telah dievakuasi dengan bantuan dari warga sekitar.

Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan
Mobil Minibus Terlibat Kecelakaan Tunggal di Jalan Trans Kalimantan.
Satuan Lalu Lintas Polres Ketapang terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, saling menghargai sesama pengguna jalan, memastikan kondisi kendaraan sebelum perjalanan, serta memperhatikan kesehatan dan kebugaran pribadi saat mengemudi. 

Hal ini dilakukan menyusul musim hujan di sebagian besar wilayah Kabupaten Ketapang pada awal tahun 2024 yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Hukum

Peristiwa

Kesehatan

Pemilu 2024

Lifestyle

Tekno