Iklan Tutup X

Minggu, 18 Februari 2024

Nintendo Tunda Peluncuran Konsol Baru, Antisipasi Hingga Awal 2025

Ikuti kami:
Google
Nintendo Tunda Peluncuran Konsol Baru, Antisipasi Hingga Awal 2025. (Gambar: Nintendo)
Nintendo Tunda Peluncuran Konsol Baru, Antisipasi Hingga Awal 2025. (Gambar: Nintendo)
JAKARTA - Menurut laporan terbaru yang disampaikan oleh jurnalis Brasil, Pedro Henrique Lutti Lippe, Nintendo mengumumkan penundaan peluncuran konsol terbarunya. 

Sebelumnya diantisipasi akan hadir pada tahun ini, kini peluncuran konsol tersebut dijadwalkan pada awal tahun 2025.

Lippe mengungkapkan bahwa informasi tersebut diperolehnya dari lima sumber yang berbeda. 

Mereka membenarkan bahwa Nintendo tengah mempersiapkan beberapa game baru untuk dirilis bersamaan dengan konsol barunya. 

Perusahaan bahkan memberitahu mitranya bahwa mereka masih memiliki waktu hingga Maret tahun depan untuk menyelesaikan persiapan.

Sumber industri terpercaya seperti Eurogamer dan Bloomberg telah mengonfirmasi penundaan ini, menggeser jadwal rilis Nintendo Switch 2 dari akhir tahun 2024 menjadi kuartal pertama tahun 2025. 

Alasan di balik penundaan ini diduga karena Nintendo sedang mempersiapkan perangkat lunak yang lebih canggih untuk mendukung konsol barunya.

Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai spesifikasi konsol mendatang, sebelumnya beredar kabar bahwa konsol ini akan mendukung resolusi 4K, HDR, dan memiliki performa sebanding dengan konsol PlayStation dan Xbox saat ini. 

Selain itu, harga awal yang diprediksi adalah sekitar $400.

Penundaan peluncuran Nintendo Switch 2 tentu mengecewakan para penggemar, namun diharapkan bahwa penambahan waktu ini akan memungkinkan Nintendo untuk menghasilkan produk yang lebih baik dan memuaskan bagi konsumen.
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.