![]() |
| Pj. Bupati Landak Cek Kesiapan Dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis. |
LANDAK - Pj. Bupati Landak, Dr. Gutmen Nainggolan, turun langsung mengecek kesiapan dapur yang akan digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (15/01/2025). Pengecekan dilakukan di dapur khusus yang nantinya dijadikan pusat memasak makanan sehat bagi para siswa. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas dapur benar-benar layak sebelum program diluncurkan secara resmi.
“Tujuan kami datang langsung ke dapur yang dijadikan untuk tempat masak program makan bergizi gratis guna mengecek kesiapan dan kelayakan tempat,” ujar Gutmen saat ditemui di sela pengecekan.
Menurut Gutmen, langkah ini penting dilakukan karena program MBG merupakan program nasional dengan sasaran yang cukup besar, khususnya untuk anak-anak sekolah. Kesiapan dari segi sarana prasarana hingga kualitas bahan makanan menjadi faktor utama agar program ini bisa berjalan lancar. “Namun dari pengecekan yang kami lakukan, kami yakin program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya optimis.
Lebih lanjut, Gutmen menjelaskan bahwa Pemkab Landak akan melakukan uji coba pertama program makan bergizi gratis pada Senin, 20 Januari 2025 mendatang di SDN 09 Ngabang. Uji coba ini diharapkan bisa menjadi evaluasi awal sebelum program diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Landak. “Nanti pada tanggal 20 Januari kita akan lakukan uji coba program makan bergizi gratis ini di SDN 09 Ngabang,” jelasnya.
Gutmen juga mengajak seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga orang tua siswa, untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program nasional ini. Menurutnya, keberhasilan program MBG akan berdampak besar terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan generasi muda di Landak. “Mari kita bersama-sama menyukseskan program nasional ini yang merupakan upaya kita mewujudkan generasi emas tahun 2045 mendatang,” harapnya.
Dengan adanya program makan bergizi gratis, Pemkab Landak menargetkan peningkatan gizi anak sekolah sekaligus menekan angka stunting di daerah. Ke depan, jika uji coba berjalan lancar, program ini akan diperluas ke lebih banyak sekolah sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
