![]() |
| Bupati Landak Karolin Ikuti Misa Rabu Abu, Ajak Umat Katolik Sambut Paskah dengan Pertobatan. |
LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama keluarga mengikuti Misa Rabu Abu di Gereja Katolik Salib Suci Ngabang, Rabu (5/3/2025) sore. Ibadah tersebut menjadi tanda dimulainya masa prapaskah, yakni 40 hari masa puasa dan pantang bagi umat Katolik menjelang perayaan Hari Raya Paskah yang jatuh pada 20 April 2025.
Dalam kesempatan itu, Karolin hadir bersama suami dan kedua orang tuanya. Menariknya, ia masih mengenakan seragam kantor berwarna putih usai menjalankan aktivitas pemerintahan. Seperti umat Katolik lainnya, Karolin juga menerima tanda abu berbentuk salib di dahi, simbol pertobatan sekaligus pengingat akan pengorbanan Yesus Kristus.
Karolin berharap momen prapaskah dapat dimaknai bukan hanya sebagai ritual iman, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan toleransi di Kabupaten Landak.
“Kami tentu mengucapkan selamat menjalankan rangkaian prapaskah bagi seluruh umat Katolik di Kabupaten Landak. Semoga momen ini menjadi refleksi diri untuk sungguh-sungguh dalam pertobatan,” ujar Karolin usai mengikuti misa.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekhidmatan dan kelancaran rangkaian ibadah hingga puncaknya pada perayaan Paskah nanti.
“Harapan kita bersama, umat Katolik bisa menjalankan prapaskah dengan lancar sampai pada perayaan Paskah. Semoga suasana kebersamaan ini juga menjadi berkat bagi masyarakat Landak,” tambahnya.
Momen keagamaan ini tidak hanya berdampak bagi umat Katolik, tetapi juga menjadi bagian dari kerukunan antarumat beragama di Landak. Pemerintah daerah melalui kepemimpinan Karolin turut mendorong agar setiap perayaan agama dapat berjalan damai, tertib, dan saling menghargai. Dengan demikian, Paskah 2025 diharapkan membawa semangat baru bagi masyarakat Landak dalam menjaga keharmonisan.
