Bupati Landak Karolin Kenakan Kebaya di Hari Kartini, Ajak Perempuan Jadi Kartini Modern

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Selasa, 22 April 2025

Bupati Landak Karolin Kenakan Kebaya di Hari Kartini, Ajak Perempuan Jadi Kartini Modern

Bupati Landak Karolin Kenakan Kebaya di Hari Kartini, Ajak Perempuan Jadi Kartini Modern.

LANDAK - Pemerintah Kabupaten Landak memperingati Hari Kartini dengan cara unik dan penuh makna, Senin (21/04/2025). Seluruh aparatur pemerintah diwajibkan mengenakan kebaya nasional, termasuk Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang bekerja dengan setelan kebaya lengkap. Peringatan ini digelar sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

Dalam keterangannya, Karolin menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan, terutama oleh kaum perempuan yang saat ini memiliki peran penting di tengah masyarakat. "Bagaimana perempuan memegang peranan yang sangat penting, yaitu perempuan merupakan pilar keluarga yang harus mengurus anak-anak juga memiliki peran-peran penting hari ini," kata Karolin.

Karolin menambahkan, momen peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan Indonesia kini memiliki peluang yang lebih luas dalam berbagai bidang. "Tentu kita memerlukan Kartini-Kartini modern, Kartini-Kartini yang mampu berpikiran maju untuk bisa membangun Kabupaten Landak, membangun Indonesia," ujarnya.

Sebagai salah satu kepala daerah perempuan, Karolin juga menegaskan komitmennya untuk memperhatikan persoalan perempuan dan anak di Landak. Ia menyebut angka kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi, bahkan dicurigai sebagai fenomena gunung es yang belum seluruhnya terungkap. "Memang Pemerintah Kabupaten Landak, terutama kami sebagai pemimpin perempuan memiliki concern khusus berkaitan dengan itu. Kita ingin perempuan juga berani speak up sebagai korban," tegasnya.

Lebih lanjut, Karolin memastikan pemerintah daerah akan menghidupkan kembali rumah aman bagi korban kekerasan, baik perempuan maupun anak. Menurutnya, hal ini menjadi langkah nyata untuk memberikan perlindungan dan ruang pemulihan bagi para korban agar bisa kembali bangkit. Dengan begitu, semangat Kartini tidak hanya diperingati setiap 21 April, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata terhadap kaum perempuan dan generasi penerus di Kabupaten Landak.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.