Menbud buka pameran SUNTING terkait perjuangan perempuan

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Selasa, 22 April 2025

Menbud buka pameran SUNTING terkait perjuangan perempuan

Ikuti kami:
Google
Menbud buka pameran SUNTING terkait perjuangan perempuan
Menbud buka pameran SUNTING terkait perjuangan perempuan. (ANTARA)
Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon resmi membuka pameran "SUNTING: Jejak Perempuan Indonesia Penggerak Perubahan", di Museum Nasional Indonesia, pada Senin.

Menurutnya, pembukaan pameran tersebut bertepatan dengan Hari Kartini, yang bukan semata-mata peringatan perjuangan perempuan, tapi juga perjuangan bangsa.

"Kemajuan keadilan, pendidikan yang setara. Dan tentu saja mewujudkan keadilan yang luar biasa, dan sejak dulu kala perempuan Nusantara bukan pelengkap, tapi penggerak utama perubahan," kata Menbud Fadli Zon, saat pembukaan pameran, di Jakarta Pusat, pada Senin (21/4).

Ia mengatakan pameran ini terinspirasi dari sejarah literasi perempuan Indonesia yaitu Sunting Melayu yang merupakan sebuah surat kabar perempuan pertama yang diterbitkan oleh Rohana Kudus, wartawan dan pemimpin redaksi pertama perempuan Indonesia pada tahun 1912.

Menampilkan berbagai dokumen dan arsip, karya seni instalasi hingga berbagai video wawancara, bertujuan bukan hanya untuk mengenalkan kembali narasi sejarah, namun juga membuka ruang diskusi.

"Seperti sunting yang memperindah dan menatakan rambut, perempuan Indonesia telah memperindah dan menata perjalanan sejarah bangsa ini dengan kecerdasan, keteguhan, dan keberaniannya telah memperkokoh tantangan nilai sosial, memperjuangkan hak-hak kemanusiaan, dan menggerakkan bangsa menuju perubahan yang berkeadilan," ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045 yang menempatkan penguatan perempuan sebagai satu pilar kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Fadli pun berharap pameran lukisan tersebut memperkokoh kesadaran kolektif, pentingnya kesetaraan keberagaman dan keadilan, memberdayakan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan berbudaya.

"Semoga semangat perjuangan yang diwariskan para tokoh perempuan bangsa yang begitu banyak dan mempunyai jejak yang panjang dalam sejarah bangsa. Mudah-mudahan perempuan Indonesia perannya akan semakin menyala sebagai sumber inspirasi menuntun langkah kita bersama menghadapi tantangan zaman," katanya.

Oleh : Sri Dewi Larasati/ANTARA 
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Ariffannur Romadon
Ariffannur Romadon
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.