MALINAU — Setelah meresmikan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-12, Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Dr. Hj. Erlina, SH., MH., menghadiri malam ramah tamah yang dirangkai dengan pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe (Generasi Berencana) bagi Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bupati Landak pada 24 Juli 2025 dan menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat sinergi pembinaan generasi muda di Bumi Tanjungpura.
Komitmen Bersama Bangun Generasi Kalbar yang Tangguh
Acara pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata komitmen bersama untuk mendampingi remaja Kalimantan Barat agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Direktorat Bina Ketahanan Remaja, yang telah mempercayakan dirinya untuk mengukuhkan Ayah dan Bunda GenRe se-Kalimantan Barat.
“Menjadi Ayah GenRe bukan hanya sebuah gelar, tetapi amanah moral dan sosial. Ini adalah wujud nyata tanggung jawab kita dalam membentuk masa depan generasi muda Kalimantan Barat yang kuat dan berdaya,” ujar Norsan.
Orang Tua dan Keluarga Jadi Fondasi Bangsa
Norsan juga menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya sosok Ayah dan Bunda, dalam membimbing remaja di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa, sejalan dengan tema Hari Keluarga Nasional 2025: “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju.”
Menurut data yang disampaikan, Kalimantan Barat memiliki hampir satu juta jiwa remaja berusia 15–24 tahun. Potensi besar ini, kata Gubernur, harus diarahkan dan dikelola dengan bijak agar menjadi kekuatan pembangunan yang produktif.
GenRe, Program Strategis Bentuk SDM Berkualitas
Program Generasi Berencana (GenRe) yang diinisiasi oleh BKKBN dinilai sebagai salah satu strategi penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Melalui program ini, para remaja diberi edukasi mengenai perencanaan kehidupan, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, hingga pembentukan karakter positif.
Ria Norsan pun mendorong seluruh Ayah dan Bunda GenRe di tingkat kabupaten/kota, termasuk Forum dan Duta GenRe, untuk lebih aktif turun ke sekolah-sekolah, komunitas, hingga ruang publik.
“Kita harus pastikan remaja Kalbar mendapatkan bimbingan yang benar agar mereka siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi daerahnya,” tegasnya.
Momentum Kolaborasi PKK dan GenRe untuk Indonesia Emas 2045
Pengukuhan Ayah dan Bunda GenRe ini juga bertepatan dengan peringatan BBGRM dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2025. Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh pihak menjadikan momen ini sebagai penguat semangat gotong royong dan pemberdayaan keluarga di Kalimantan Barat.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara TP PKK dan program GenRe dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Saya yakin, jika PKK dan GenRe bersatu, akan lahir generasi muda yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga peduli, kreatif, dan cinta tanah air,” ujarnya penuh semangat.
Ucapan Terima Kasih dan Harapan ke Depan
Menutup sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini, mulai dari Kemendukbangga, TP PKK, BKKBN Provinsi Kalbar, Pemerintah Kabupaten Landak, hingga seluruh panitia dan peserta yang terlibat.
“Semoga momentum ini menjadi awal semangat baru untuk membangun Kalimantan Barat yang tangguh dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Acara malam ramah tamah tersebut berlangsung penuh kehangatan dan meriah. Berbagai penampilan seni dan aksi panggung dari Tim Penggerak PKK se-Provinsi Kalbar turut menambah semarak suasana, menciptakan malam penuh kebersamaan dan inspirasi bagi seluruh peserta.
