Iklan Tutup X

Sabtu, 30 Agustus 2025

Panen padi bersama di Bengkayang momentum perkuat ketahanan pangan

Ikuti kami:
Google
Bengkayang - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalbar bersama petani, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan panen padi bersama di lahan Kelompok Tani Kio Kantang sebagai bagian dari perkuat ketahanan pangan daerah.

"Kegiatan ini menjadi wujud nyata kerja keras dan gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan daerah," ujar Sekretaris Camat Bengkayang, Yakobus Dino usai panen padi bersama di Bengkayang, Sabtu.

Dia mengatakan, panen berlangsung di area seluas kurang lebih lima hektare, dan ini bukan hanya memanen hasil pertanian, tetapi juga mencerminkan kebersamaan, kerja keras, serta semangat gotong royong petani.

Ia menyebut padi sebagai komoditas penting bagi ketahanan pangan sekaligus penopang perekonomian masyarakat.

“Keberhasilan panen ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern,” ujarnya.

Kepala Pengawas Benih Tanah (PBT) Provinsi wilayah Bengkayang Ibrahim, menegaskan bahwa hasil panen kali ini merupakan bukti penerapan teknologi pertanian, khususnya penggunaan benih unggul bersertifikat.

Ia mendorong petani untuk memperhatikan aspek pascapanen agar nilai ekonomi padi meningkat.

“Kami juga berkomitmen mendampingi petani, baik melalui penyuluhan, bantuan teknis, maupun distribusi bibit unggul. Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, Bengkayang dapat menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Kalimantan Barat,” katanya.

Sementara itu, Pasiter Kodim 1209/Bengkayang, Letda Inf Yuwono menambahkan, pentingnya pangan sebagai penopang ketahanan nasional.

Menurutnya, TNI AD akan terus hadir mendukung program kemandirian pangan, di antaranya dengan mendampingi petani di lapangan.

“Kegiatan panen bersama ini adalah wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Keberhasilan ini lahir dari kerja keras dan semangat gotong royong petani,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan panen padi bersama ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain memastikan kualitas gabah yang baik, meminimalkan kehilangan hasil, menjaga ketersediaan pangan, serta meningkatkan pendapatan petani.

Dengan pemanfaatan alat panen modern, proses dapat berjalan lebih efisien, mengurangi biaya, dan menjaga mutu beras.

Oleh : Narwati/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Follow
Ariffannur Romadon
Ariffannur Romadon
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.