Ngabang, Landak — Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Resor (Polres) Landak bekerja sama dengan Perum Bulog mengadakan Gerakan Pangan Murah di Terminal Bus Ngabang, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan ini disambut antusias warga karena membantu mereka mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di daerah menjelang perayaan kemerdekaan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, serta masyarakat setempat yang memadati area terminal sejak pagi.
Bupati Karolin: Bentuk Nyata Kepedulian untuk Warga
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Landak yang dinilai sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih.
“TNI, Polri, dan pemerintah daerah selalu bekerja sama untuk membantu masyarakat. Gerakan pangan murah seperti ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap warga, terutama di masa ekonomi yang penuh tantangan,” ujar Karolin.
Ia menambahkan, kegiatan pasar murah menjadi strategi efektif dalam mengendalikan inflasi daerah dan menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
“Inflasi bisa kita tekan melalui kegiatan seperti ini. Terima kasih kepada Kapolri dan Kapolres Landak yang telah mengambil langkah konkret demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Empat Ton Beras Disiapkan untuk Warga
Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan empat ton beras untuk dibagikan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut.
Program ini akan kembali dilaksanakan pada 16 Agustus 2025, bertepatan dengan pembukaan Car Free Day di Ngabang, agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya.
“Ini bagian dari upaya Polri dalam memperluas distribusi beras, menekan perbedaan harga antar wilayah, serta memberikan akses langsung bagi warga untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Devi.
Akan Diperluas Hingga ke Tingkat Polsek
Tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, program Gerakan Pangan Murah ini juga akan diperluas hingga ke tingkat kepolisian sektor (polsek) di seluruh wilayah Kabupaten Landak.
“Di tingkat polsek nanti juga akan diadakan kegiatan serupa. Kami sudah menyiapkan empat ton beras lagi yang akan didistribusikan di 10 kecamatan,” pungkas Kapolres.
Gerakan Pangan Murah, Bukti Nyata Kolaborasi Pemerintah dan Aparat
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan harga bahan pokok yang lebih terjangkau, warga merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang perayaan hari kemerdekaan.
Gerakan seperti ini juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap rakyat kecil bukan hanya slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui aksi nyata dan kolaborasi lintas lembaga.
