![]() |
| Bupati Landak Ajak Pemilih Pemula Jadi Generasi Cerdas di Pemilu. |
LANDAK - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, membuka langsung acara pendidikan politik bagi pelajar yang digelar di Kabupaten Landak, Kamis (18/09/2025). Dalam kegiatan tersebut, Karolin didampingi anggota KPU Landak Helena Sumanti serta Kepala Badan Kesbangpol Landak. Acara ini digelar untuk membekali pemilih pemula tentang pentingnya peran mereka dalam menjaga demokrasi lewat partisipasi aktif di pemilu mendatang.
Dalam arahannya, Karolin menegaskan bahwa generasi muda adalah kunci keberlangsungan demokrasi. Ia berharap para pelajar tidak hanya datang ke TPS saat sudah cukup umur, tetapi juga memahami tanggung jawab sebagai pemilih.
“Harapannya, saat usia mereka sudah cukup, para pemilih pemula dapat ikut serta secara aktif dalam pemilu mendatang,” ujar Karolin.
Tak hanya itu, Bupati Landak juga menekankan agar para pelajar menjadi pemilih yang cerdas. Ia mengingatkan agar mereka tidak mudah tergiur politik uang, menolak berita bohong atau hoaks, serta tidak terprovokasi oleh isu SARA dan propaganda yang kerap beredar di media sosial menjelang pemilu.
“Generasi muda harus menjadi contoh dengan menolak praktik politik yang merusak. Dengan begitu, demokrasi bisa berjalan sehat dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, anggota KPU Landak, Helena Sumanti, menyambut baik terselenggaranya kegiatan pendidikan politik ini. Menurutnya, langkah ini sangat penting agar pemilih pemula bisa memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.
“Pemilih pemula harus sadar bahwa ketika sudah berusia 17 tahun, mereka memiliki hak suara. Karena itu, sedapat mungkin mereka sudah memiliki KTP,” jelas Helena.
Helena juga menekankan agar pelajar tidak menjauhi politik. Menurutnya, hampir semua keputusan pemerintahan lahir dari proses politik, sehingga penting bagi generasi muda memahami peran partai politik.
“Segala keputusan pemerintahan berawal dari politik. Karena itu, penting bagi pelajar mengenal partai politik agar tahu siapa saja yang akan memperebutkan suara mereka,” pungkas Helena.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran politik generasi muda di Landak bisa meningkat. Dengan bekal pemahaman yang cukup, pemilih pemula tak hanya sekadar ikut mencoblos saat pemilu, tetapi juga mampu menentukan pilihan secara bijak dan rasional. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dan KPU untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Landak.
