Bupati Sanggau Buka Rakerda LP3KD 2025, Persiapan Menuju Pesparani 2026 di Parindu

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 24 September 2025

Bupati Sanggau Buka Rakerda LP3KD 2025, Persiapan Menuju Pesparani 2026 di Parindu

Bupati Sanggau Yohanes Ontot bersama Wakil Bupati Susana Herpena saat membuka Rakerda LP3KD 2025 di Hotel Harvey, Kota Sanggau
Bupati Sanggau Yohanes Ontot bersama Wakil Bupati Susana Herpena saat membuka Rakerda LP3KD 2025 di Hotel Harvey, Kota Sanggau.

SANGGAU - Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si, resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Sanggau Tahun 2025. Acara berlangsung di Lantai II Hotel Harvey, Kota Sanggau, Selasa (23/9/2025).

Rakerda ini digelar sebagai langkah persiapan menuju ajang Pesparani tingkat Kabupaten Sanggau yang akan diselenggarakan di Kecamatan Parindu pada 2026 mendatang.

Dalam sambutannya, Bupati Yohanes Ontot menegaskan pentingnya Rakerda ini sebagai forum untuk mematangkan program kerja LP3KD. 

Menurutnya, selain membahas teknis persiapan Pesparani, Rakerda juga diharapkan mampu mengakomodir seluruh LP3KD di tingkat kecamatan, khususnya dalam hal pembinaan dan pengembangan umat Katolik.

“Harapan saya, LP3KD dapat terus mengakomodir seluruh LP3KD kecamatan. Tidak hanya soal persiapan lomba, tetapi juga pembinaan umat agar semakin berkembang. Kegiatan ini bisa menjadi wadah mengasah kemampuan seni umat Katolik sekaligus memperkuat iman kepada Tuhan,” ucap Yohanes Ontot.

Yohanes juga menekankan pentingnya sinergisitas antar-LP3KD untuk mewujudkan Pesparani yang sukses. 

Menurutnya, dengan struktur gereja yang berjenjang mulai dari Paus, Uskup, hingga Pastor dan stasi, pembinaan bukanlah hal yang sulit. 

“Tugas kita tinggal mensinergikan agar lembaga-lembaga yang ada bisa menjadi kekuatan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau sekaligus Ketua Panitia Rakerda, Susana Herpena, menyebut kegiatan ini sebagai tonggak awal dari perjalanan panjang menuju Pesparani 2026. 

Ia menilai Rakerda bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah strategis untuk menyatukan visi dan merancang program kerja yang solid.

“Di sini kita akan bahas banyak hal, mulai dari pemilihan materi lagu, pembinaan mental peserta, hingga strategi agar kontingen Sanggau bisa tampil optimal. Saya berharap semua panitia dan peserta dapat aktif memberikan ide segar untuk keberhasilan bersama,” kata Susana.

Susana juga menekankan bahwa lomba paduan suara gerejani dalam Pesparani tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan bentuk pemuliaan nama Tuhan. 

“Setiap harmoni yang tercipta adalah wujud iman kita. Karena itu, mari jadikan Rakerda ini sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas musikalitas, dan memperkuat spiritualitas,” pungkasnya.

Rakerda LP3KD 2025 ini diharapkan menghasilkan rumusan program yang matang untuk menyukseskan Pesparani Kabupaten Sanggau 2026. 

Selain itu, kegiatan ini juga dinilai akan berdampak positif dalam membangun sinergi antar-lembaga dan memperkuat identitas budaya serta spiritual umat Katolik di Sanggau. 

Ke depan, Pemkab Sanggau berkomitmen mendukung penuh agar kegiatan ini berjalan lancar dan membawa nama baik daerah di kancah lebih luas.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.