Dua penggawa PSIM dipanggil timnas U-23 untuk ikuti TC SEA Games 2025

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Selasa, 30 September 2025

Dua penggawa PSIM dipanggil timnas U-23 untuk ikuti TC SEA Games 2025

Jakarta - Dua pemain muda PSIM Yogykarta, Raka Cahyana dan Cahya Supriadi, mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas U-23 Indonesia sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand pada akhir tahun ini.

Kedua pemain ini akan bergabung dengan pemain-pemain lainnya pada 2-14 Oktober. Ini adalah persiapan awal timnas U-23 menuju SEA Games 2025 di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri, pelatih yang baru diumumkan melatih tim ini pada kemarin Senin.

"Dua penggawa Laskar Mataram, Raka Cahyana dan Cahya Supriadi, resmi mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama timnas Indonesia U-23 yang berlangsung pada tanggal 2-14 Oktober 2025 dalam rangka persiapan SEA Games mendatang," tulis PSIM dalam akun Instagram resminya, Selasa.

Raka dan Cahya adalah dua pemain penting di balik penampilan gemilang Laskar Mataram di BRI Super League 2025/2026, dimana mereka kini ada di peringkat kedua dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan.

Koleksi poin ini didapatkan PSIM setelah memenangkan tiga pertandingan, tiga seri, dan satu kekalahan. Di peringkat kedua, tim asuhan Jean-Paul Van Gastel ini unggul satu poin dari Malut United di posisi ketiga dan juga terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Borneo FC.

Dua pemain muda ini menjadi pilihan utama Van Gastel. Raka selalu tampil menjadi starter dalam tujuh pertandingan, dengan dia sudah memiliki satu gol. Sementara untuk Cahya, kiper 22 tahun ini hanya melewatkan satu pertandingan musim ini, dengan dia memiliki dua catatan clean sheet.

PSSI telah mendaftarkan 50 pemain yang masuk dalam long list proyeksi SEA Games 2025. Nantinya, jumlah ini akan diseleksi lagi menjadi 32 pemain pada tahap pertama, dan akan dikerucutkan lagi sesuai regulasi yang ditetapkan, yaitu 23 pemain dengan dua penjaga gawang.

"Ini tugas negara. Kalau mau nyaman, saya sudah menjadi pahlawan yang mengakhiri penantian 32 tahun (meraih medali emas SEA Games). Namun karena ini tugas negara, karena seperti tadi sudah disampaikan waketum, apapun hasilnya saya siap dengan tugas ini," kata Indra menjawab mengapa dia mau lagi melatih timnas untuk SEA Games.

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.