Ketapang (Borneo Tribun) - Sekolah Rakyat (SR) mulai diluncurkan oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo pada Selasa, 30 September 2025.
Lokasinya berada di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) jalan HOS Cokroaminoto kelurahan Sukaharja Ketapang.
Program ini menjadi perintis di Kalimantan Barat, selain satu lokasi lain yang berada di Kota Pontianak.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyebut keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Lokasi BLK yang dipakai adalah gedung sementara, sampai Pemda Ketapang membangun gedung baru yang direncanakan di kecamatan Nanga Tayap.
Saat ini, jumlah siswa baru mencapai 72 orang dari kuota 100 orang.
"Ini memang masih bangunan sementara. Tahun depan akan dibangun permanen di Kecamatan Nanga Tayap," kata Alex.
Sekolah Rakyat menyediakan jaminan penuh bagi siswa, mulai dari makan dan minum tiga kali sehari, pengasuhan, hingga fasilitas belajar yang memadai.
"Saya tadi sudah keliling melihat fasilitas sarana dan prasarananya, kalau dibanding saya sekolah dahulu, ini jauh lebih baik," kata Bupati Alex.
Reporter: Muzahidin
