Vanenburg: Jika tak bisa kalahkan Makau, kita dalam masalah besar

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Kamis, 04 September 2025

Vanenburg: Jika tak bisa kalahkan Makau, kita dalam masalah besar

Surabaya - Pelatih timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg mengatakan timnya harus memenangkan pertandingan kedua babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J ketika Garuda Muda bersua Makau di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu (6/9).

Hal ini dikatakan Vanenburg setelah kegagalan Indonesia mengalahkan Laos, ketika Kadek Arel dan kawan-kawan hanya sanggup bermain imbang 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu.

"Kita harus menang dengan Makau. Kita harus menang dengan mudah. Dan jika kita tidak menang dengan mudah, maka kita akan memiliki masalah besar," kata pelatih asal Belanda itu pada jumpa pers usai pertandingan.

Kemenangan melawan Makau, yang kalah 0-5 pada laga pertamanya melawan Korea Selatan, selain mendongkrak kepercayaan diri Indonesia lagi, juga membuat mereka membuka kesempatan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 yang dimainkan di Arab Saudi pada Januari tahun depan.

Setelah tuntas melawan Makau, nantinya Indonesia akan memainkan laga pamungkas melawan juara Piala Asia U-23 2020, Korea Selatan, pada Selasa (9/9). Sama seperti Makau, kata Vanenburg, tidak ada target lain selain tiga poin melawan Korea Selatan.

"Kita harus menang lawan Korea Selatan. Tidak ada yang lebih, tidak ada yang kurang," ucap Vanenburg.

Saat mengungkapkan perasaannya setelah hasil imbang melawan Laos, Vanenburg merasa sangat kecewa karena Indonesia seakan tak bermain dalam satu kesatuan tim.

Ia menambahkan bahwa hasil ini juga menandakan bahwa timnya masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dirampungkan, terutama tentang bagaimana cara untuk mengonversikan peluang menjadi gol setelah kemenangan besar 8-0 atas Brunei Darussalam pada laga pertama Kejuaraan ASEAN U-23 2025 pada Juli lalu.

"Dan ini lucu untuk berbicara, tapi saat bermain melawan Brunei, berapa gol di babak pertama (yang kita cetak)? Berapa berapa di babak kedua? Itu perbedaannya," kata pelatih 61 tahun tersebut.

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.