![]() |
| Gerakan Desa Bersih di Landak: Bupati Karolin Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Peluang. |
NGABANG - Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H., kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah di Aula Kantor Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila. Acara ini menjadi ruang belajar yang penting bagi masyarakat dan perangkat desa untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola sampah secara lebih bijak dan ramah lingkungan.
Bimtek tersebut tidak hanya berfokus pada teknis pengelolaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan demi terwujudnya desa yang sehat dan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XII, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Landak, Camat Sengah Temila Ericanes Panjuga, S.H., serta jajaran Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan para Kepala Desa dari Sidas, Banying, dan Keranji Mancal. Selain itu, hadir pula BPD, perangkat desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga kader posyandu.
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bimtek ini. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Setiap warga harus terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan lebih bijak. Melalui Bimtek ini, saya berharap lahir kesadaran baru bahwa sampah bukan lagi beban, tetapi bisa menjadi peluang,” tegas Karolin.
Bupati juga menyoroti bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat memberikan nilai tambah ekonomi. Salah satu contohnya adalah melalui proses daur ulang dan pengolahan sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.
“Kami dari pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Bapak Cornelis dari Komisi XII DPR RI atas dukungan mereka. Semoga pelatihan dan bantuan yang diberikan hari ini menjadi langkah awal desa-desa kita dalam membangun pola pikir baru tentang pengelolaan sampah,” tambahnya.
Dengan adanya Bimtek ini, pemerintah berharap muncul gerakan positif dari Desa Sidas dan desa-desa lain di Kecamatan Sengah Temila untuk bergerak menuju lingkungan yang lebih bersih, asri, sehat, serta memiliki potensi ekonomi baru melalui pengelolaan sampah.
