![]() |
| KKR Oikumene Landak 2025: Momen Penyegaran Iman yang Hangat dan Penuh Harapan untuk Masa Depan. |
NGABANG - Bupati Landak Karolin Margret Natasa resmi membuka rangkaian Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Oikumene yang digelar di Lapangan Stadion Patih Gumantar, Ngabang, pada Minggu malam (12/10/2025). Acara rohani ini menjadi salah satu momentum kebersamaan yang sangat dinantikan umat Kristen di Kota Ngabang.
Kegiatan KKR tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Wakil Bupati Landak Erani yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Landak, para pendeta, pemuka agama Kristen, jajaran pengurus PIKI, ketua panitia, hingga ratusan umat Kristen yang memadati area kegiatan.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Bupati Karolin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan rohani ini. Ia mengapresiasi panitia yang tetap semangat menyelenggarakan acara meski dengan keterbatasan.
“Terima kasih untuk Ketua Panitia dan semua rekan yang sudah bekerja tanpa pamrih. Walaupun tidak ada honor, tetapi dengan semangat dan gotong royong, kegiatan sebesar ini bisa terlaksana. Dari semangat seperti inilah segala sesuatu dapat dimulai,” ujar Karolin.
Bupati Karolin juga mengingatkan bahwa setiap tantangan dan pergumulan yang dihadapi, baik oleh Kabupaten Landak maupun bangsa Indonesia, harus diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan agar diberikan jalan terbaik.
“Kita patut bersyukur atas perjalanan 26 tahun Pemerintahan Kabupaten Landak. Semua pencapaian ini adalah berkat yang boleh dinikmati masyarakat. Kita juga harus berdoa agar dengan penyertaan Tuhan, Landak bukan hanya bertahan tetapi semakin dewasa, semakin maju, dan semakin baik di masa mendatang,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan KKR ini dapat menjadi pemantik bagi berbagai kegiatan positif lainnya ke depan serta menguatkan hati umat dalam menghadapi dinamika di masa yang akan datang.
“Saya mohon doa dari bapak ibu semua. Tantangan di depan memang tidak mudah, tetapi saya percaya selalu ada solusi. Semoga lewat kegiatan ini, iman kita semakin tumbuh dan Landak menerima berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup Karolin penuh harapan.
