WhatsApp bawa fitur rangkuman chat "Message Summaries" ke Indonesia

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 15 Oktober 2025

WhatsApp bawa fitur rangkuman chat "Message Summaries" ke Indonesia

Jakarta - Platform perpesanan instan dari Meta, WhatsApp, membawa fitur "Message Summaries" atau Ringkasan Pesan ke Indonesia memudahkan penggunanya merangkum percakapan yang belum terbaca secara cepat dengan tetap menjaga privasi pengguna.

"Kami menghadirkan Ringkasan Pesan, sebuah fitur baru yang didukung oleh Meta AI untuk membantu Anda merangkum percakapan yang belum terbaca secara cepat tetap menjaga privasi. Hanya sekilas saja, Anda sudah bisa menangkap inti percakapan sebelum membaca pesan satu per satu," demikian pernyataan WhatsApp, Rabu.

Fitur "Message Summaries" yang diboyong ke Indonesia ini tentunya tersedia dalam Bahasa Indonesia dan diluncurkan secara bertahap ke para pengguna.

Cara kerja fitur ini menggunakan teknologi "Pemrosesan Pribadi", memungkinkan Meta AI membuat ringkasan pesan di aplikasi tanpa memberikan akses baik kepada Meta maupun WhatsApp pada pesan atau ringkasan pribadi pengguna.

Dengan teknologi ini, tidak ada seorang pun di dalam percakapan yang mengetahui bahwa pengguna telah meminta Meta AI untuk merangkumkan pesan sehingga privasi pengguna tetap terjaga ketika memanfaatkan fitur "Message Summaries".

Beberapa kreator konten juga telah menjajal "Message Summaries" dan merasa terbantu karena dapat memahami percakapan dengan mudah meski memiliki kegiatan yang padat contohnya seperti konten kreator bernama Theresa Learns.

"Fitur Message Summaries di WhatsApp sangat membantu saat chat menumpuk dan belum terbaca, terutama jika tergabung di banyak grup chat. Dengan bantuan AI, kita bisa langsung tahu inti percakapan tanpa harus scroll semua isi chat," kata Theresa.

Kreator Konten lainnya, Agussuup, juga menyebutkan fitur ini membantunya lebih efisien untuk menangani banyak percakapan dengan beragam pihak.

"Sangat memudahkan para content creator, terutama saat banyak chat masuk berbarengan dari brand, agensi, juga bagi pelajar, profesional, hingga admin online shop. Chat jadi lebih cepat, efisien, dan produktif," ta Agussuup.

Fitur "Message Summaries" ini dijelaskan bersifat opsional dan tidak akan aktif secara otomatis karena WhatsApp meyakini pengalaman ini harus berada di bawah kendali penuh pengguna.

Pengguna bisa memilih untuk mengaktifkannya atau tidak melalui Pengaturan Pribasi Percakapan Lanjutan untuk menentukan percakapan mana saja yang dibagikan ke fitur AI.

Fitur ini pertama kali dikenalkan WhatsApp pada Juni 2025 dan kini diluncurkan ke lebih banyak negara secara berkala.

Pewarta : Livia Kristianti/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.