Jembatan Semata Seluang Danau Diresmikan, Bupati Karolin: “Ini Bukan Sekadar Jembatan, Tapi Jembatan Harapan untuk Masyarakat Landak

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 12 November 2025

Jembatan Semata Seluang Danau Diresmikan, Bupati Karolin: “Ini Bukan Sekadar Jembatan, Tapi Jembatan Harapan untuk Masyarakat Landak

Jembatan Semata Seluang Danau Diresmikan, Bupati Karolin: “Ini Bukan Sekadar Jembatan, Tapi Jembatan Harapan untuk Masyarakat Landak
Jembatan Semata Seluang Danau Diresmikan, Bupati Karolin: “Ini Bukan Sekadar Jembatan, Tapi Jembatan Harapan untuk Masyarakat Landak.

Landak, 12 November 2025 – Suasana penuh haru dan sukacita mewarnai acara peresmian Jembatan Semata Seluang Danau yang terletak di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang. Jembatan yang telah lama dinantikan warga ini akhirnya diresmikan langsung oleh Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, pada Selasa (12/11/2025).

Acara peresmian turut dihadiri oleh Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Landak, Camat Ngabang, perwakilan Polres Landak, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga sekitar yang selama ini menjadi pengguna akses utama jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karolin menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Landak.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik antara dua wilayah, tapi juga jembatan harapan bagi masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, akses transportasi akan semakin lancar, wilayah yang sebelumnya terisolasi kini terbuka, dan roda perekonomian lokal bisa bergerak lebih cepat,” ujar Karolin.

Lebih lanjut, Karolin menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak lepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak. Ia menekankan bahwa pembangunan hanya bisa berhasil jika didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak, terutama Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, pihak kontraktor, serta seluruh masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan ini,” tambahnya.

Menurutnya, jembatan Semata Seluang Danau memiliki makna yang lebih dari sekadar bangunan fisik. Jembatan ini merupakan simbol persatuan dan kebersamaan, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga tanpa memandang suku, agama, ras, ataupun golongan.

“Inilah makna pembangunan yang inklusif hasilnya bisa dirasakan secara adil dan merata oleh semua. Karena itu, saya berpesan agar kita semua menjaga dan merawat jembatan ini dengan baik. Gunakanlah dengan bijak, karena infrastruktur yang kuat akan menunjang kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Karolin dengan penuh harapan.

Dengan berdirinya jembatan baru ini, masyarakat Desa Amboyo Selatan dan sekitarnya kini memiliki akses yang lebih mudah untuk beraktivitas, baik untuk ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendukung visi Pemerintah Kabupaten Landak dalam mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.