Mainkan pemain tidak sah, Jateng didiskualifikasi dari Piala Pertiwi

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Rabu, 05 November 2025

Mainkan pemain tidak sah, Jateng didiskualifikasi dari Piala Pertiwi

Jakarta - Tim sepak bola putri Jawa Tengah (Jateng) didiskualifikasi dari Piala Pertiwi 2025 Putaran Nasional setelah mereka terbukti memainkan pemain tidak sah dalam babak grup di Grup A.

PSSI, pada Selasa, merilis Jateng lolos ke babak perempat final dari Grup A, namun kini mereka harus gigit jari karena dipastikan gagal lolos setelah adanya laporan dari tim Kalimantan Barat (Kalbar).

Kalbar melaporkan kepada Panitia Disiplin (Pandis) Piala Pertiwi, Senin, bahwasanya salah satu pemain Jateng, Rizky Sry Ekawaty, dianggap tidak sah karena pesepak bola putri itu sudah bermain lebih dulu di putaran regional provinsi Jawa Timur pada tahun kompetisi yang sama.

Rizky sendiri dilaporkan ikut bertanding membela Jateng dalam laga Grup A putaran nasional melawan Kalbar dan Jawa Timur (Jatim) di Lapangan UII & Purwobinangun, Sleman, Jawa Tengah, pada 30 Oktober & 1 November.

Atas dasar itu, dalam Salinan Keputusan Pandis Piala Pertiwi yang ditandatangani oleh Pandis Piala Pertiwi Putaran Nasional 2025 Wendi Umar Seno Aji pada Selasa di Yogyakarta, diputuskan bahwa Jateng terbukti memainkan pemain yang tidak sah berdasarkan regulasi Piala Pertiwi 2025 Pasal 26 ayat 2 poin 2.

Jateng pun dihukum kalah 0-3 pada babak penyisihan melawan Kalbar dan Jatim, serta mereka mendapatkan denda sebesar 10 juta rupiah.

Keputusan ini lalu merubah hasil di klasemen akhir Grup A, dimana Jateng yang semula lolos ke perempat final karena menjadi runner-up dengan tujuh poin, kini gagal lolos.

Sebagai gantinya, kemenangan 3-0 Kalbar atas Jateng membuat mereka naik ke peringkat kedua dengan enam poin. Mereka pun dipastikan lolos ke perempat final untuk menemani Jawa Timur di peringkat pertama.

Sementara itu, laju Jatim dan Kalbar ke perempat final diikuti oleh Papua Pegunungan dan Sumatera Utara dari Grup B. Papua Pegunungan menjadi tim paling perkasa setelah menyapu bersih tiga kemenangan dari tiga pertandingan, sementara Sumatera Utara yang finis di posisi kedua menemani Papua Pegunungan dengan koleksi empat poin.

Dari Grup C, Jawa Barat tampil solid dengan dua kemenangan beruntun, memastikan posisi puncak grup, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta yang menempati peringkat kedua dengan satu kemenangan dan satu kekalahan (3 poin).

Berlanjut ke Grup D, dua tiket lolos ke perempat final didapatkan oleh Banten yang dua kemenangan dari dua laga (6 poin), lalu. Kalimantan Tengah yang mendapatkan satu kemenangan (3 poin).

Delapan tim ini akan memainkan babak delapan besar pada Kamis (6/11).

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.