Menteri Kebudayaan berharap pertumbuhan industri film berkelanjutan

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Senin, 10 November 2025

Menteri Kebudayaan berharap pertumbuhan industri film berkelanjutan

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap pertumbuhan industri perfilman Indonesia bisa berkelanjutan dengan dukungan dari semua pihak, termasuk para jurnalis yang menyorot karya-karya film di ruang publik.

"Ekosistemnya tumbuh dengan pesat, dan saya berharap pertumbuhan ini dapat terus berkelanjutan dengan dukungan semua pihak, mulai dari para sineas, penulis, pemain, hingga para jurnalis yang menyoroti dan mengangkat karya mereka ke ruang publik," katanya.

"Industri film merupakan salah satu pilar penting kebudayaan kita," kata Menteri Kebudayaan sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Senin.

Pada acara puncak Festival Film Wartawan (FFW) 2025 di Jakarta pada Minggu (9/11), Fadli menyoroti capaian film-film Indonesia di festival-festival film internasional tahun ini.

"Sepanjang tahun ini film-film Indonesia menorehkan prestasi di Busan International Film Festival, Rotterdam, Berlin, Hong Kong, hingga Cannes," katanya.

"Ini membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu menembus batas dan berperan aktif dalam peradaban dunia, yang sejalan dengan amanat Pasal 32 Ayat (1) UUD 1945 yang mewajibkan negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia," ia menjelaskan.

Dia juga mengemukakan peran wartawan dalam sejarah perfilman Indonesia, menyebut Usmar Ismail sebagai figur sentral yang menunjukkan ikatan erat antara jurnalisme, kebudayaan, dan perfilman Indonesia.

"Keduanya sama-sama menulis realitas, menggali nurani, menyalakan imajinasi, dan menyampaikan pesan yang mampu membangkitkan semangat serta memperkaya wawasan masyarakat," katanya mengenai kesamaan jurnalis dan pembuat film.

Ketua Festival FFW Benny Benke menyampaikan bahwa FFW 2025 mengurasi lebih dari 150 film nasional untuk memilih pemenang penghargaan.

FFW 2025 menobatkan "Sore: Istri Dari Masa Depan" sebagai film drama terbaik, "Santet Segoro Pitu" sebagai film horor terbaik, dan "Tinggal Meninggal" sebagai film komedi terbaik.

Pemeran Acha Septriasa, Fedi Nuril, Mawar De Jongh, Omara Esteghlal, Sheila Dara Aisha, dan Ringgo Agus Rahman menerima penghargaan dalam ajang tersebut.

Selain itu, FFW 2025 memberikan Anugerah Pengabdian Seumur Hidup kepada Ipik Tanoyo dari kalangan pers dan aktris Christine Hakim dari kalangan perfilman.

Pewarta : Sinta Ambarwati/ANTARA
  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.