Kabar duka mendalam datang dari influencer bertema iman dan kehidupan, Melissa Mae Carlton. Ia dan keluarganya kembali harus menelan pil pahit setelah sang putri, Molly, meninggal dunia. Kepergian Molly terjadi kurang dari dua tahun sejak kakaknya, Abigail, lebih dulu berpulang.
Melalui unggahan emosional di Instagram pada Jumat lalu, Melissa membagikan kabar yang membuat banyak pengikutnya ikut terenyuh. Ia mengungkapkan bahwa Molly meninggal pada Hari Natal. Kepergian ini begitu mendadak hingga membuat seluruh keluarga berada dalam kondisi syok dan tidak percaya.
Dalam tulisannya, Melissa bercerita bahwa Molly sering menyampaikan keinginannya untuk kembali bertemu dengan sang kakak, Abigail. Meski diliputi rasa kehilangan yang luar biasa, Melissa mengaku menemukan sedikit ketenangan dengan keyakinan bahwa kedua putrinya kini telah bersama kembali di surga.
“Aku takut membayangkan seperti apa hidup kami ke depan. Hatiku hancur memikirkan anak-anak kami,” tulis Melissa dengan jujur. Ia juga meminta para pengikutnya di media sosial untuk mendoakan keluarganya agar diberi kekuatan menghadapi masa sulit ini.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Melissa kembali mengunggah penjelasan mengenai dugaan penyebab meninggalnya Molly. Menurut informasi dari dokter, Molly diduga memiliki kelainan jantung genetik. Kondisi ini diyakini juga mungkin dialami oleh Abigail.
Melissa menjelaskan, saat Abigail meninggal dunia, kondisinya terjadi begitu cepat sehingga tim medis tidak sempat melakukan pemeriksaan mendalam di rumah sakit. Abigail sendiri meninggal akibat sepsis. Berbeda dengan Molly, yang sempat mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
Abigail diketahui meninggal dunia pada usia 9 tahun. Sementara itu, usia Molly hingga kini belum diungkapkan ke publik.


