![]() |
| Atletico Madrid Gagal Lolos Otomatis, Simeone Tetap Tegas: “Kami Ada di Jalur yang Benar”. |
JAKARTA -- Kalah di kandang sendiri memang menyakitkan. Tapi bagi Diego Simeone, satu kekalahan bukan alasan untuk panik. Meski Atletico Madrid harus menelan pil pahit di Liga Champions, sang pelatih justru mengirim pesan optimisme yang kuat kepada para fans. Apa sebenarnya yang terjadi?
Atletico Madrid gagal mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions. Namun, pelatih mereka, Diego Simeone, menegaskan bahwa timnya tidak sedang mundur, justru masih berada di jalur yang tepat.
Pada laga terakhir fase liga, Atletico harus mengakui keunggulan Bodo/Glimt dengan skor 1-2. Hasil ini membuat Los Rojiblancos finis di posisi ke-14 klasemen, sehingga mereka harus melewati babak play-off untuk bisa melangkah lebih jauh. Lawan yang menanti pun tidak mudah: Club Brugge atau Galatasaray.
Unggul Lebih Dulu, Tapi Gagal Menjaga Momentum
Atletico sebenarnya sempat membuka harapan lewat gol Alexander Sorloth. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Bodo/Glimt bangkit dan membalikkan keadaan lewat gol Fredrik Sjovold dan Kasper Hogh, masing-masing tercipta sebelum dan sesudah turun minum.
Kekalahan ini juga cukup langka bagi Atletico. Dalam delapan musim terakhir di Liga Champions, ini baru kedua kalinya mereka kalah di kandang setelah mencetak gol lebih dulu. Statistik menunjukkan, dari 21 laga kandang Eropa saat Atletico unggul lebih dulu, mayoritas berakhir kemenangan.
Menariknya, Sorloth juga mencatatkan rekor unik. Ia menjadi pemain Norwegia pertama yang mencetak gol di Liga Champions saat menghadapi klub asal negaranya sendiri.
Gagal Lolos Otomatis, Tapi Simeone Tetap Tenang
Hasil imbang 1-1 melawan Galatasaray di matchday sebelumnya membuat Atletico hanya meraih satu poin dari dua laga terakhir. Inilah yang akhirnya memaksa mereka masuk jalur play-off.
Meski begitu, Simeone sama sekali tidak terlihat panik. Ia menilai performa timnya terpengaruh oleh jadwal pertandingan yang sangat padat.
“Satu-satunya jalan adalah terus menciptakan peluang, memberi kepercayaan kepada pemain, dan mendorong mereka untuk terus berjuang,” ujar Simeone.
Pelatih asal Argentina itu menegaskan bahwa arah timnya sudah benar dan tinggal menunggu waktu untuk menuai hasil.
“Kami ada di jalur yang benar. Kami harus terus melangkah karena hal-hal besar masih menanti di depan.”
Menariknya, Simeone justru mengaku lebih kecewa saat Atletico gagal menang melawan Galatasaray.
“Jujur saja, saya lebih kecewa saat lawan Galatasaray. Kami bermain sangat bagus dan seharusnya menang.”
Optimisme di Tengah Tekanan
Simeone juga menyoroti kondisi fisik para pemain yang hanya punya waktu istirahat tiga hari sebelum laga. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi kerja keras skuadnya.
“Para pemain sudah memberikan segalanya. Saya tidak punya keluhan. Dengan kerendahan hati dan keyakinan pada apa yang kami lakukan, hasil akan datang.”
Atletico Madrid memang gagal lolos otomatis ke 16 besar Liga Champions, tapi mentalitas Simeone tetap solid. Di tengah jadwal padat dan hasil yang belum konsisten, pesan sang pelatih jelas: tetap tenang, percaya proses, dan terus melangkah. Bagi fans Atletico, perjalanan belum berakhir—justru tantangan sesungguhnya baru dimulai.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
