Bupati Ketapang Refleksi 10 Bulan Kepemimpinan, Ajak Semua Pihak Bersatu

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Kamis, 01 Januari 2026

Bupati Ketapang Refleksi 10 Bulan Kepemimpinan, Ajak Semua Pihak Bersatu

Bupati Ketapang merefleksikan 10 bulan kepemimpinan dengan menyoroti arah pembangunan daerah serta pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk kemajuan Ketapang.
Bupati Ketapang merefleksikan 10 bulan kepemimpinan dengan menyoroti arah pembangunan daerah serta pentingnya kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk kemajuan Ketapang.

Refleksi 10 Bulan Kepemimpinan, Bupati Ketapang Soroti Arah Pembangunan

KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar refleksi atas perjalanan pemerintahan selama sepuluh bulan terakhir. Momentum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus melihat kembali arah pembangunan daerah agar tetap berada di jalur yang tepat menuju kemajuan bersama. Selasa, (30/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ketapang menyampaikan bahwa masa awal kepemimpinannya merupakan fase penting untuk melakukan konsolidasi internal pemerintahan sekaligus menyusun fondasi pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, amanah sebagai kepala daerah bukanlah sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Ia menegaskan bahwa mandat yang diberikan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata demi kemajuan daerah.

Bupati juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan seorang diri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari jajaran pemerintah, perangkat daerah, hingga masyarakat.

Ia mengibaratkan Kabupaten Ketapang sebagai rumah besar milik bersama. Karena itu, kemajuan daerah hanya bisa tercapai jika semua pihak berjalan searah dengan semangat gotong royong.

Dalam refleksi tersebut, Bupati turut mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah selama sepuluh bulan terakhir. Meski demikian, ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Di era digital saat ini, pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat juga ikut berubah. Bupati mengungkapkan bahwa banyak informasi dan laporan dari masyarakat yang ia terima melalui media sosial.

Hal ini menurutnya menjadi salah satu indikator bahwa partisipasi publik semakin aktif dalam menyampaikan berbagai kondisi di lapangan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Peran camat hingga kepala desa juga menjadi perhatian penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi pelayanan dan koordinasi secara maksimal agar program pembangunan dapat berjalan efektif.

Bupati menjelaskan bahwa pada tahap awal kepemimpinannya, fokus utama pemerintah daerah adalah melakukan penataan serta memperkuat koordinasi antar lembaga.

Ia menggambarkan proses pembangunan saat ini seperti menanam pohon. Hasilnya mungkin belum terlihat secara langsung, namun diyakini akan mulai tampak dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, pemerintah daerah optimistis arah pembangunan Ketapang akan semakin jelas. Dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting agar setiap program dapat berjalan dengan baik.

Melalui refleksi sepuluh bulan pemerintahan ini, Bupati berharap semangat kebersamaan terus terjaga sehingga Ketapang dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju, kuat, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.