393 Koperasi Merah Putih di Babel Dipacu Beroperasi, Fokus Bangun Gerai Usaha

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Sabtu, 07 Februari 2026

393 Koperasi Merah Putih di Babel Dipacu Beroperasi, Fokus Bangun Gerai Usaha

393 Koperasi Merah Putih di Babel Dipacu Beroperasi, Fokus Bangun Gerai Usaha
393 Koperasi Merah Putih di Babel Dipacu Beroperasi, Fokus Bangun Gerai Usaha.

Pangkalpinang -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memfokuskan pembangunan gerai usaha 393 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), guna mempercepat pengoperasian KDKMP di daerah itu.

"Saat ini 76 dari 393 KDKMP sedang membangun gerai usaha koperasinya," kata Fungsional Pengawas Koperasi Diskop dan UKM Provinsi Kepulauan Babel Yulita di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kepulauan Babel terus mendorong pelaksanaan percepatan pembentukan dan operasionalisasi KDKMP, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 tahun 2025.

"Saat ini pemerintah pusat memfokuskan pembangunan gerai, seperti Gudang maupun toko dan lainnya koperasi merah putih ini," ujarnya.

Ia menyatakan, pembangunan gerai ini mempersyaratkan desa dan kelurahan memiliki lahan 1.000 meter persegi dan hingga saat ini baru 76 KDKMP yang memenuhi ketentuan pembangunan gerai ini.

"Saat ini proses gerai KDKMP ada yang 30 hingga 50 persen dan kewenangan untuk memberikan informasi proses lebih detail pembangunan gerai ini sebetulnya ada di kabupaten dan kota," katanya.

Menurut dia, saat ini sudah ada beberapa gerai KDKMP juga telah aktif beroperasi, antara lain di Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, dan Kabupaten Belitung.

"Kami berharap gerai-gerai ini dapat menjadi sarana penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk koperasi, sehingga tujuan pembentukan KDKMP ini tercapai yaitu mendorong kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguatan swasembada pangan berkelanjutan serta pembangunan ekonomi yang dimulai dari desa dan kelurahan," katanya.

Sb : ANTARA/Aprionis | Ed : Yakop

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.