Fakta Mengejutkan Dugaan Korupsi Sudewo dan Tim Delapan di Pati

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 25 Februari 2026

Fakta Mengejutkan Dugaan Korupsi Sudewo dan Tim Delapan di Pati

KPK mendalami dugaan pengondisian proyek di Kabupaten Pati oleh Sudewo melalui Tim Delapan usai OTT Januari 2026, termasuk kasus pemerasan jabatan desa dan suap proyek kereta api.
KPK mendalami dugaan pengondisian proyek di Kabupaten Pati oleh Sudewo melalui Tim Delapan usai OTT Januari 2026, termasuk kasus pemerasan jabatan desa dan suap proyek kereta api.

KPK Dalami Dugaan Pengondisian Proyek oleh Sudewo Lewat Tim Delapan di Kabupaten Pati

JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menduga Sudewo saat menjabat sebagai Bupati Pati melakukan pengondisian sejumlah proyek di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melalui kelompok yang dikenal sebagai Tim Delapan. Dugaan tersebut disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.

Menurut KPK, Tim Delapan yang merupakan tim sukses Sudewo diduga berperan dalam mengatur proyek-proyek tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. Dugaan ini menjadi bagian dari penyidikan lanjutan setelah operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 19 Januari 2026 di Kabupaten Pati.

Pada 24 Februari 2026, penyidik memeriksa sejumlah saksi yang berkaitan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pati. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Riyoso, Kepala Dinas PUTR Pati yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Pati. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menelusuri proyek apa saja yang diduga telah dikondisikan.

KPK menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan. Penyidik mendalami pola pengondisian proyek, peran masing-masing pihak, serta aliran dana yang diduga terkait dengan praktik tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membongkar secara menyeluruh dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Sebelumnya, pada 20 Januari 2026, KPK membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Dalam perkembangan kasus tersebut, KPK menetapkan empat tersangka terkait dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa.

Empat tersangka itu antara lain Sudewo selaku Bupati Pati, Kepala Desa Karangrowo Abdul Suyono, Kepala Desa Arumanis Sumarjiono, serta Kepala Desa Sukorukun Karjan. Selain perkara pemerasan jabatan perangkat desa, Sudewo juga diumumkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut tata kelola pemerintahan daerah, integritas pejabat publik, serta transparansi proyek pembangunan. Masyarakat diharapkan mengikuti perkembangan proses hukum ini agar pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik semakin kuat.

FAQ Seputar Kasus Dugaan Korupsi di Kabupaten Pati

Apa yang diduga dilakukan Sudewo?
KPK menduga terjadi pengondisian proyek di Kabupaten Pati melalui Tim Delapan saat Sudewo menjabat Bupati.

Kapan KPK melakukan OTT di Pati?
Operasi tangkap tangan dilakukan pada 19 Januari 2026.

Siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka?
Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan pengisian jabatan perangkat desa, termasuk Sudewo.

Apakah ada kasus lain yang menjerat Sudewo?
Ya, Sudewo juga menjadi tersangka dalam dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.