![]() |
| Pria Mabuk Tak Sadarkan Diri di Bandengan Tambora, Mobil dan Harta Raib Digondol Pelaku. (Gambar ilustrasi) |
Sebuah peristiwa pencurian terjadi di kawasan Bandengan, Tambora, Jakarta Barat, yang patut menjadi pelajaran bagi siapa saja. Seorang pria harus kehilangan mobil beserta barang berharganya setelah ia ditemukan dalam kondisi mabuk berat hingga tak sadarkan diri di pinggir jalan.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (11/2) dan terekam jelas kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat tergeletak di tepi jalan dengan tangan terlentang dan kaki menekuk. Ia sama sekali tidak merespons situasi di sekitarnya. Di dekatnya, mobil hitam miliknya terparkir tanpa pengawasan.
Menurut Perwira Unit Reserse Kriminal (Panit Reskrim) Polsek Tambora, Ipda Priyo Purnomo, kondisi korban yang tidak sadar dimanfaatkan oleh orang tak dikenal.
“Korban dalam keadaan mabuk hingga tidak sadarkan diri. Harta benda, termasuk mobilnya, dibawa kabur oleh pelaku,” ujar Ipda Priyo saat dikonfirmasi di Jakarta.
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria mondar-mandir di sekitar lokasi. Pelaku beberapa kali melewati tubuh korban, seolah memastikan situasi benar-benar aman. Setelah yakin korban tak berdaya, pelaku masuk ke dalam mobil yang berisi barang berharga, lalu melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut.
Aksi ini menunjukkan bagaimana kelengahan sesaat bisa berujung pada kerugian besar. Bukan hanya kehilangan kendaraan, tetapi juga rasa aman di ruang publik.
Pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi identitas pelaku melalui serangkaian penyelidikan. Proses pengejaran masih terus dilakukan, dan perkembangan kasus akan segera disampaikan kepada publik.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi kita semua. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga membuka celah kejahatan. Pastikan selalu dalam kondisi sadar saat berada di ruang publik, dan jangan tinggalkan kendaraan tanpa pengawasan.
Tetap waspada, jaga diri, dan lindungi barang berharga Anda. Karena kejahatan sering kali terjadi saat kesempatan itu ada.
