Ribuan Batang Kayu Gelondongan Dari Wilayah Perhuluan Ketapang

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 25 Februari 2026

Ribuan Batang Kayu Gelondongan Dari Wilayah Perhuluan Ketapang

Ketapang (Borneo Tribun) - Pemandangan ribuan batang kayu gelondongan sedang dimuat kedalam dua buah tongkang raksasa di areal eks pabrik PT Alas Kusuma desa Sukabangun kecamatan Delta Pawan Ketapang menarik perhatian. 

Dari apa yang dilihat pada hari Rabu ini, (25/02/2026), ada dua buah tongkang bertuliskan pada lambungnya yakni tongkang Mitra Usaha dan SML05.

Tongkang Mitra Usaha sudah full muat kayu gelondongan, sedangkan yang masih proses muat yakni tongkang SML05.

Dilokasi, terlihat beberapa orang pekerja dibantu alat angkut mesin dereek atau crane sedang memuat kayu gelondongan itu dari dalam air untuk disusun keatas tongkang SML05.

Menurut petugas jaga di pos Satpam eks pabrik tersebut mengatakan, kalau kayu-kayu itu itu berasal dari daerah perhuluan Ketapang untuk dibawa keluar Ketapang. 

"Dari hulu, nanti dibawa keluar," ujar salah satu petugas di pos jaga tersebut. 

Guna memastikan legalitas gelondongan tersebut, Borneo Tribun menanyakan kepada Marthen Dadiara, petugas kehutanan dari Kantor Pengawasan Hutan (KPH) wilayah Selatan Ketapang.

Marthen mengatakan kalau terkait keterangan petugas di pos satpam itu, dipastikan dia memang berasal dari daerah perhuluan Ketapang masuk dalam wilayah konsesi PT Alas Kusuma. 

"Kayu-kayu itu benar dari daerah kecamatan Sandai, Hulu Sungai dan Nang Tayap," ujarnya Rabu (25/02/2026).

Menurut dia, secara aturan ribuan gelondongan itu sudah memenuhi kewajibanya kepada negara. Kayu kayu itupun berasal dari areal hak pengusahaan hutan perusahaan. 

"Sah, mereka bayar semua yang dipersyaratkan atas kayu-kayu itu kepada negara," ujarnya. 

Penulis: Muzahidin

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.