![]() |
| Tujuh roket menghantam Teheran dekat kediaman Ayatollah Ali Khamenei dan Istana Presiden Iran. Presiden Masoud Pezeshkian dilaporkan selamat. Israel tetapkan status darurat nasional. |
JAKARTA -- Teheran diguncang serangan pada Sabtu, 28 Februari, setelah sekitar tujuh roket menghantam kawasan pusat ibu kota Iran, termasuk area yang berdekatan dengan kediaman Ayatollah Ali Khamenei dan Istana Kepresidenan. Laporan sejumlah kantor berita Iran menyebutkan Presiden Masoud Pezeshkian tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Serangan terjadi di beberapa titik strategis di Teheran. Media lokal melaporkan ledakan terdengar keras di pusat kota, sementara sejumlah apartemen warga dilaporkan mengalami kerusakan parah. Situasi ini meningkatkan ketegangan keamanan di ibu kota dan memicu kepanikan di kalangan masyarakat.
Serangan Roket Guncang Pusat Teheran
Berdasarkan laporan kantor berita Fars dan Mehr, sedikitnya tujuh roket menghantam area yang tidak jauh dari kediaman Pemimpin Tertinggi Iran. Walau belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban, sejumlah bangunan tempat tinggal warga di distrik pusat dilaporkan hancur akibat dampak ledakan.
Saluran televisi SNN menyebut beberapa apartemen rusak berat. Dua ledakan tambahan juga dilaporkan mengguncang Teheran pada hari yang sama. Aparat keamanan langsung meningkatkan pengamanan di sejumlah titik vital pemerintahan.
Ledakan Juga Terjadi di Chabahar
Tidak hanya di ibu kota, ledakan juga dilaporkan terjadi di kota pelabuhan Chabahar, Provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran bagian tenggara. Kota ini memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan dan pertahanan Iran, sehingga insiden tersebut menambah kekhawatiran akan meluasnya konflik.
Israel Tetapkan Status Darurat
Pada Sabtu pagi waktu setempat, pemerintah Israel mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat nasional. Langkah tersebut diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Israel sebagai respons atas eskalasi keamanan yang berkembang cepat.
Ketegangan antara Iran dan Israel memang telah berlangsung lama. Serangan terbaru ini menandai babak baru yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.
Dampak dan Kekhawatiran Global
Serangan roket di dekat pusat pemerintahan Iran bukan hanya isu domestik, tetapi juga menjadi perhatian internasional. Pengamat menilai, eskalasi konflik Iran dan Israel dapat berdampak pada stabilitas politik, keamanan regional, hingga harga minyak dunia.
Masyarakat internasional kini menunggu langkah diplomasi maupun respons lanjutan dari kedua negara. Situasi ini terus berkembang dan memerlukan pemantauan ketat.
FAQ Seputar Serangan Roket di Teheran
1. Kapan serangan roket terjadi?
Serangan terjadi pada Sabtu, 28 Februari, di beberapa titik di Teheran.
2. Apakah Ayatollah Ali Khamenei atau Presiden Iran terluka?
Laporan media Iran menyebutkan Presiden Masoud Pezeshkian tidak mengalami luka. Tidak ada laporan resmi terkait kondisi Ayatollah Ali Khamenei.
3. Di mana saja lokasi ledakan?
Ledakan terjadi di pusat Teheran, dekat kediaman Pemimpin Tertinggi Iran dan Istana Presiden, serta di kota pelabuhan Chabahar.
4. Siapa yang mengumumkan serangan terhadap Iran?
Pemerintah Israel mengumumkan telah melancarkan serangan dan menetapkan status darurat nasional.
5. Apa dampak yang mungkin terjadi?
Eskalasi konflik Iran dan Israel berpotensi memicu ketegangan regional dan berdampak pada stabilitas ekonomi global.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
