![]() |
| AHY menyalurkan bantuan sosial dari hasil lelang lukisan Kuda Api karya SBY senilai Rp6,5 miliar kepada masyarakat Singkawang menjelang Festival Cap Go Meh. |
AHY Salurkan Bantuan Sosial Dari Hasil Lelang Lukisan “Kuda Api” Karya SBY di Singkawang
SINGKAWANG -- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut berasal dari hasil lelang lukisan berjudul Kuda Api karya Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
AHY menyampaikan bahwa bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan yang tidak memandang latar belakang penerima. Penyaluran bantuan dilakukan saat rangkaian kunjungan kerja AHY di Singkawang beberapa waktu lalu.
Bantuan tersebut diserahkan di Vihara Panca Saddha menjelang perayaan Festival Cap Go Meh. Momentum ini dipilih karena festival tersebut menjadi salah satu tradisi budaya penting di Kota Singkawang yang dikenal sebagai kota dengan keberagaman budaya yang kuat.
Menurut AHY, kegiatan tersebut mencerminkan semangat persaudaraan lintas budaya sekaligus kepedulian sosial di tengah bulan suci Ramadan. Bantuan sosial yang diberikan juga ditujukan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan etnis.
Ia menegaskan bahwa semangat utama dari program ini adalah membantu sesama tanpa memandang perbedaan. Indonesia, kata AHY, berdiri di atas keberagaman yang justru menjadi kekuatan bangsa.
“Semangatnya adalah membantu sesama tanpa melihat dari mana kita berasal, apa pun suku, agama, ras, dan etnis kita. Indonesia berdiri di atas keberagaman, dan di Kota Singkawang kita bisa melihat contoh harmoni itu,” ujar AHY.
Bantuan sosial tersebut berasal dari hasil lelang lukisan Kuda Api karya Susilo Bambang Yudhoyono yang terjual senilai Rp6,5 miliar. Seluruh dana hasil lelang tersebut didedikasikan untuk kegiatan kemanusiaan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
AHY menjelaskan bahwa lukisan Kuda Api terinspirasi dari shio Tahun 2026 atau Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan energi, keberanian, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Menurutnya, karya seni tersebut tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga membawa pesan kepedulian sosial. Lukisan itu diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
AHY juga menegaskan bahwa Partai Demokrat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Apalagi pada momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian.
“Kita ingin terus menghadirkan semangat kepedulian dan berbagi, terutama di bulan Ramadan ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” kata AHY.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 25 tahun Partai Demokrat yang akan jatuh pada September 2026. Momentum tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen partai untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan AHY sangat terkesan dengan sambutan masyarakat Singkawang.
Herzaky yang juga putra asli Kalimantan Barat menyebut kesederhanaan dan ketulusan masyarakat setempat menjadi hal yang menyentuh bagi AHY selama kunjungannya.
“Mas AHY sangat tersentuh dengan sambutan hangat masyarakat Singkawang. Sederhana dan penuh ketulusan. Pesan Mas AHY, masyarakat tidak pernah meminta banyak. Kita yang harus peka membantu apa yang kita bisa,” ujar Herzaky.
Kegiatan penyaluran bantuan sosial dari hasil lelang lukisan Kuda Api ini diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menjadi simbol solidaritas lintas budaya di tengah masyarakat Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
