![]() |
| Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 kembali ramai diburu pemudik. Kuliner legendaris ini mampu menjual hingga ribuan porsi per hari dan jadi oleh-oleh favorit. |
Batagor Yunus Bandung, Kuliner Legendaris Sejak 1972 Yang Selalu Diburu Pemudik
Bandung dikenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat. Tidak hanya menyajikan makanan kekinian, kota ini juga memiliki banyak kuliner legendaris yang tetap bertahan puluhan tahun. Salah satunya adalah Batagor Yunus, yang hingga kini masih menjadi favorit wisatawan dan pemudik.
Bagi Anda yang melintas di Kota Bandung saat musim mudik Lebaran, tidak ada salahnya mampir sejenak untuk mencicipi batagor legendaris yang sudah ada sejak tahun 1972 ini.
Batagor Yunus berlokasi di Jalan Raya Kopo Nomor 68, Kota Bandung, tempat yang sama sejak pertama kali usaha ini dirintis oleh almarhum Yunus lebih dari lima dekade lalu.
Berawal Dari Gerobak Sederhana
Anak pemilik Batagor Yunus, Redi Gunawan, menceritakan bahwa usaha tersebut pertama kali dimulai oleh ayahnya dengan berjualan sederhana di kawasan Jalan Kopo.
“Almarhum bapak mulai jualan dari tahun 1972 di sini,” ujar Redi saat ditemui di Bandung.
Sejak saat itu, Batagor Yunus terus berkembang. Meski zaman berubah dan banyak pesaing bermunculan, cita rasa yang konsisten membuat tempat ini tetap ramai dikunjungi pelanggan.
Hingga saat ini, Batagor Yunus masih mempertahankan lokasi awalnya dan buka setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 pagi hingga malam hari.
Ramai Saat Musim Mudik Lebaran
Menjelang musim mudik Lebaran, suasana di Batagor Yunus biasanya semakin ramai. Banyak pemudik yang sengaja mampir untuk membeli batagor sebagai oleh-oleh khas Bandung.
Menurut Redi, peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak pagi hari.
“Kalau musim Lebaran biasanya ramai. Kami buka jam 9 pagi, tapi biasanya sudah banyak yang pesan dari pagi,” katanya.
Tidak sedikit pembeli yang membeli dalam jumlah besar untuk dibawa pulang ke kampung halaman.
Bisa Dibawa Ke Luar Kota Bahkan Luar Negeri
Salah satu alasan Batagor Yunus banyak dijadikan oleh-oleh adalah daya tahannya yang cukup lama.
Batagor dengan kemasan biasa bisa bertahan sekitar dua hari pada suhu ruang. Jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa mencapai tujuh hari.
Sementara itu, batagor yang dikemas secara vakum bisa bertahan sekitar empat hari di suhu ruang dan bahkan hingga tiga minggu jika disimpan di freezer.
Menariknya, pelanggan Batagor Yunus tidak hanya berasal dari dalam negeri.
“Ada yang bawa ke Jerman, Eropa, Amerika. Banyak juga yang beli untuk oleh-oleh umroh,” ungkap Redi.
Pengunjung Dari Berbagai Kota
Popularitas Batagor Yunus tidak hanya dikenal warga Bandung. Banyak pengunjung datang dari berbagai kota seperti Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta hingga Bali.
Bahkan beberapa wisatawan sengaja datang khusus untuk mencicipi batagor legendaris ini saat berkunjung ke Bandung.
Hal tersebut membuat tempat ini hampir tidak pernah sepi pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Ribuan Porsi Terjual Setiap Hari
Dalam kondisi normal, Batagor Yunus mampu menjual sekitar 2.000 porsi per hari.
Jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 3.000 hingga 4.000 porsi saat akhir pekan.
Sementara pada musim liburan seperti Lebaran atau Tahun Baru, penjualan bisa melonjak hingga lebih dari 5.000 porsi dalam sehari.
Angka tersebut menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kuliner legendaris ini di tengah persaingan kuliner modern.
Rahasia Kelezatan Batagor Yunus
Menurut Redi, salah satu kunci utama yang membuat Batagor Yunus tetap diminati hingga sekarang adalah kualitas bahan baku yang selalu dijaga.
Bahan utama seperti ikan tenggiri dan tepung kanji dipilih dengan standar tertentu agar menghasilkan tekstur dan rasa yang konsisten.
“Tidak semua ikan tenggiri bisa dipakai untuk batagor. Kami benar-benar memilih bahan yang berkualitas,” jelasnya.
Selain itu, proses produksi batagor juga dilakukan langsung di lokasi. Hal ini membuat pelanggan bisa menikmati batagor yang masih segar.
Tetap Bertahan Dengan Konsep Usaha Keluarga
Meski sudah terkenal hingga berbagai daerah, Batagor Yunus tetap mempertahankan konsep usaha keluarga.
Hingga saat ini mereka belum membuka cabang, walaupun banyak pihak yang menawarkan kerja sama waralaba.
Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kualitas rasa serta mempertahankan identitas kuliner legendaris yang sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu.
Harga Masih Ramah Di Kantong
Selain rasanya yang khas, harga Batagor Yunus juga masih cukup terjangkau.
Satu potong batagor dijual sekitar Rp6.000, sedangkan menu mie baso dibanderol mulai Rp20.000.
Dengan harga yang relatif terjangkau, tidak heran jika tempat ini selalu menjadi destinasi favorit para pecinta kuliner.
Kuliner Wajib Saat Berkunjung Ke Bandung
Jika Anda sedang berada di Bandung atau melintas saat perjalanan mudik, Batagor Yunus bisa menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba.
Rasa yang konsisten selama lebih dari 50 tahun, bahan berkualitas, serta reputasi yang sudah dikenal luas membuat Batagor Yunus tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Kota Bandung.
Sekali mencoba, banyak orang yang akhirnya kembali lagi hanya untuk menikmati gurihnya batagor khas yang satu ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
