Teknologi Robot Bedah di Siloam Kebon Jeruk Bantu Operasi Lebih Presisi dan Minim Risiko
JAKARTA -- Rumah sakit Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta, memperkenalkan tiga teknologi robotik medis modern pada Rabu malam (4/3).
Tiga sistem tersebut adalah Da Vinci Xi, Biobot MonaLisa, dan ROSA Knee, yang dirancang untuk membantu dokter melakukan operasi dengan tingkat presisi lebih tinggi serta risiko komplikasi yang lebih kecil bagi pasien.
Pengenalan teknologi ini bukan sekadar menunjukkan kecanggihan perangkat medis. Siloam ingin memperlihatkan bagaimana teknologi robotik dapat meningkatkan kualitas tindakan medis, mulai dari diagnosis hingga operasi, sehingga pasien dapat menjalani prosedur dengan lebih aman dan memiliki peluang pemulihan yang lebih cepat.
Robot Bedah yang Tetap Dikendalikan Dokter
Bagi sebagian masyarakat, istilah operasi robotik sering menimbulkan kekhawatiran seolah-olah mesin bekerja sendiri tanpa campur tangan manusia. Namun kenyataannya berbeda.
Dalam sistem robotik modern, dokter tetap memegang kendali penuh. Robot hanya bertugas menerjemahkan gerakan tangan dokter dengan tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan gerakan manual.
Pada sistem Da Vinci Xi, dokter mengoperasikan alat bedah melalui konsol khusus dengan tampilan visual tiga dimensi berdefinisi tinggi.
Sistem ini juga menyediakan pembesaran gambar hingga 10 kali lipat sehingga dokter dapat melihat area operasi secara lebih jelas.
Dokter spesialis urologi dr Marto Sugiono SpU(K) menjelaskan bahwa robot bekerja menggunakan konsep master-slave, di mana setiap pergerakan robot sepenuhnya mengikuti instruksi dokter yang mengoperasikannya.
Teknologi ini memungkinkan instrumen bedah bergerak lebih fleksibel di ruang yang sempit, seperti saat operasi prostat.
Selain itu, sistem ini juga dilengkapi fitur penyaring tremor yang membantu menghilangkan getaran kecil dari tangan manusia.
Menurut dr Marto, teknologi tersebut sangat membantu menjaga stabilitas gerakan selama operasi sehingga risiko kerusakan jaringan di sekitar area pembedahan dapat ditekan secara signifikan.
Robot Membantu Diagnosis Kanker Prostat
Selain robot bedah, Siloam juga menggunakan Biobot MonaLisa, yaitu robot navigasi biopsi prostat yang membantu dokter menentukan lokasi pengambilan sampel jaringan secara lebih tepat.
Teknologi ini menggunakan sistem navigasi real-time sehingga dokter dapat mengidentifikasi titik biopsi secara akurat.
Hal ini sangat penting dalam diagnosis kanker prostat karena ketepatan lokasi pengambilan sampel menentukan akurasi hasil pemeriksaan.
Dengan bantuan robot navigasi tersebut, proses diagnosis dapat dilakukan dengan lebih efektif sekaligus meminimalkan tindakan yang tidak perlu pada jaringan sehat.
Teknologi ROSA Knee untuk Operasi Lutut
Di bidang ortopedi, rumah sakit ini juga menggunakan ROSA Knee, robot yang dirancang untuk membantu prosedur total knee replacement atau penggantian sendi lutut.
Robot ini dilengkapi sensor digital dan sistem panduan tiga dimensi yang mampu menganalisis anatomi pasien secara real-time.
Dengan data tersebut, robot membantu dokter menentukan posisi pemotongan tulang dan pemasangan implan secara sangat presisi.
Dokter spesialis ortopedi dr Franky Hartono SpOT(K) menggambarkan perbedaan teknik robotik dengan metode konvensional seperti perbandingan antara alat manual dan alat presisi modern.
Menurutnya, mata manusia memiliki keterbatasan dalam melihat perbedaan ukuran yang sangat kecil, sementara robot mampu mendeteksi hingga tingkat milimeter sehingga hasil operasi dapat diukur dengan lebih akurat.
Teknologi ini membantu mengurangi kesalahan akibat faktor subjektivitas manusia serta menjaga konsistensi tindakan bedah.
Dampak Teknologi Robotik bagi Pasien
Penggunaan teknologi robotik dalam dunia medis membawa sejumlah manfaat penting bagi pasien.
Beberapa keuntungan yang sering dirasakan antara lain:
Tingkat presisi operasi lebih tinggi
Risiko kerusakan jaringan lebih kecil
Perdarahan selama operasi lebih sedikit
Nyeri pasca operasi lebih ringan
Masa pemulihan lebih cepat
Sejak mulai digunakan pada April 2025, hampir 100 kasus operasi telah dilakukan dengan pendekatan robotik di Siloam Kebon Jeruk.
Investasi Teknologi untuk Hasil Terbaik Pasien
Presiden Direktur Siloam Hospitals Group, David Utama, menegaskan bahwa investasi pada teknologi robotik dilakukan bukan sekadar mengikuti tren global, tetapi untuk meningkatkan kualitas hasil pengobatan pasien.
Menurutnya, fokus utama layanan kesehatan tetap pada hasil akhir yang dirasakan pasien, termasuk tingkat keberhasilan operasi dan kualitas hidup setelah menjalani perawatan.
Teknologi robotik membantu dokter bekerja dengan tingkat akurasi lebih tinggi sekaligus menekan risiko infeksi serta mempercepat proses pemulihan pasien.
Bagaimana dengan Biaya Operasi Robotik
Pertanyaan yang sering muncul terkait teknologi robotik adalah soal biaya.
Pihak rumah sakit tidak menyebutkan angka pasti, namun mengakui bahwa tindakan bedah robotik umumnya memiliki biaya lebih tinggi dibanding metode konvensional.
Hal ini dipengaruhi oleh harga teknologi yang sebagian besar masih berasal dari luar negeri, termasuk sistem Da Vinci Xi yang dikembangkan di Amerika Serikat.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan beberapa negara di kawasan Asia, biaya tindakan robotik di Indonesia dinilai masih cukup kompetitif.
Dokter juga mengingatkan bahwa mempertimbangkan biaya awal saja tidak selalu memberikan gambaran keseluruhan.
Risiko kegagalan operasi atau komplikasi dapat menyebabkan biaya perawatan lanjutan yang jauh lebih besar.
Karena itu, memilih metode tindakan medis yang tepat sejak awal menjadi faktor penting untuk memastikan hasil pengobatan yang optimal.
Harapan Baru bagi Pasien di Indonesia
Kehadiran teknologi robotik di Siloam Kebon Jeruk menunjukkan bahwa layanan kesehatan di Indonesia terus berkembang mengikuti kemajuan dunia medis.
Dengan dukungan teknologi modern dan tenaga dokter spesialis berpengalaman, pasien kini memiliki pilihan untuk menjalani operasi presisi tinggi tanpa harus mencari perawatan ke luar negeri.
Pada akhirnya, tujuan utama penggunaan teknologi ini tetap sama, yaitu memberikan tindakan medis yang lebih aman, pemulihan yang lebih cepat, serta kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien.
FAQ
Apa itu operasi robotik
Operasi robotik adalah prosedur bedah yang menggunakan sistem robot untuk membantu dokter melakukan tindakan dengan presisi tinggi.
Apakah robot melakukan operasi sendiri
Tidak. Robot hanya mengikuti perintah dokter yang mengendalikan seluruh proses operasi melalui konsol khusus.
Apa keunggulan operasi robotik
Keunggulannya antara lain presisi lebih tinggi, luka lebih kecil, risiko komplikasi lebih rendah, dan pemulihan pasien lebih cepat.
Robot apa saja yang digunakan di Siloam Kebon Jeruk
Tiga teknologi utama yang digunakan adalah Da Vinci Xi, Biobot MonaLisa, dan ROSA Knee.
Apakah biaya operasi robotik mahal
Biaya biasanya lebih tinggi dibanding metode konvensional karena teknologi yang digunakan sangat canggih, namun dinilai masih kompetitif dibanding beberapa negara lain.
Sumber : ANTARA
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com





