![]() |
| Kecelakaan motor dan dump truk di Jalan Sekadau–Sintang, Sekadau Hilir, menyebabkan pengendara luka serius dan dilarikan ke RSUD Sekadau. (Foto ilustrasi) |
SEKADAU - Di jalur utama Sekadau–Sintang, sebuah kecelakaan lalu lintas kembali menegaskan betapa kecilnya ruang kesalahan di jalan yang dilalui kendaraan berat dan kendaraan roda dua secara bersamaan.
Insiden yang terjadi di Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin pagi (18/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB itu melibatkan sepeda motor dan sebuah dump truk, dan berujung pada luka serius yang dialami satu pengendara.
Peristiwa bermula dari kondisi yang sebenarnya cukup umum di jalan lintas antarwilayah: sepeda motor Yamaha Vega Force yang dikendarai S (51) mengalami ban belakang kempes saat melaju dari arah Sekadau menuju Sintang.
Dalam situasi seperti ini, laju kendaraan biasanya melambat dan pengendara cenderung mencari tempat aman untuk berhenti.
Namun di titik inilah situasi berubah menjadi krusial. Pengendara motor diduga berhenti mendadak di lajur kiri jalan dengan asumsi terdapat bengkel tambal ban di sekitar lokasi.
Keputusan itu diambil tanpa memastikan kondisi arus lalu lintas dari belakang, yang pada saat bersamaan sedang dilalui kendaraan lain.
Dari arah yang sama, sebuah dump truk Mitsubishi yang dikemudikan L (37) sudah berada cukup dekat.
Upaya pengereman dan manuver menghindar ke sisi kiri tidak cukup untuk mencegah benturan. Jarak yang terlalu sempit membuat tabrakan tidak terhindarkan.
Benturan tersebut berdampak serius bagi pengendara motor. Kaki kiri korban terlindas ban belakang truk, menyebabkan patah tulang dan luka terbuka.
Korban segera dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa luka.
![]() |
| Kecelakaan motor dan dump truk di Jalan Sekadau–Sintang, Sekadau Hilir, menyebabkan pengendara luka serius dan dilarikan ke RSUD Sekadau. |
Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan bahwa petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan awal.
Ia juga menekankan bahwa faktor kehati-hatian menjadi sorotan utama dalam insiden ini.
“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian utama, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan,” ujarnya.
Kecelakaan ini kembali menyoroti risiko tinggi di ruas jalan lintas Sekadau–Sintang yang kerap dilalui kendaraan pribadi dan angkutan barang dalam waktu bersamaan.
Kombinasi kecepatan, jarak pandang, dan keputusan spontan di jalan sering kali menjadi faktor yang menentukan apakah sebuah perjalanan berakhir aman atau sebaliknya.
Peristiwa di Bokak Sebumbun ini menjadi pengingat bahwa di jalan raya, keputusan dalam hitungan detik dapat membawa konsekuensi besar.
Polisi mengimbau pengendara untuk tidak berhenti mendadak di badan jalan serta memastikan kondisi sekitar benar-benar aman sebelum mengambil tindakan.
Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sekadau. Peristiwa ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan seluruh kronologi dan faktor penyebab kecelakaan dapat diungkap secara menyeluruh.
- Memuat artikel...


