Deteksi Kanker Leher Rahim Kini Lebih Mudah, Warga Palangka Raya Bisa Tes Gratis

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Jumat, 08 Mei 2026

Deteksi Kanker Leher Rahim Kini Lebih Mudah, Warga Palangka Raya Bisa Tes Gratis

Ikuti kami:
Google Google
Dinkes Palangka Raya membuka layanan tes HPV DNA gratis di posyandu untuk mendeteksi dini kanker serviks dan meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan. (foto ilustrasi)
Dinkes Palangka Raya membuka layanan tes HPV DNA gratis di posyandu untuk mendeteksi dini kanker serviks dan meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan. (foto ilustrasi)

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mulai memperluas layanan pemeriksaan kesehatan perempuan melalui program tes HPV DNA gratis di sejumlah posyandu. Program ini difokuskan untuk meningkatkan deteksi dini kanker leher rahim yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi langkah preventif agar masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya skrining kesehatan reproduksi secara rutin.

Menurut Riduan, layanan gratis ini sengaja digelar lebih dekat dengan masyarakat agar perempuan dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus terbebani biaya maupun akses layanan kesehatan.

“Pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah kanker serviks berkembang ke tahap yang lebih berat,” ujar Riduan di Palangka Raya, Jumat.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas medis juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, menjaga kebersihan organ reproduksi, hingga pentingnya pemeriksaan berkala bagi perempuan yang sudah menikah atau aktif secara seksual.

Kepala UPTD Puskesmas Kalampangan, Komala Dewi, menjelaskan tes HPV DNA dipilih karena memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dalam mendeteksi virus Human Papillomavirus (HPV), penyebab utama kanker serviks.

Komala Dewi menilai metode tersebut mampu membantu tenaga kesehatan mengetahui risiko kanker leher rahim lebih cepat sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan.

“Melalui pemeriksaan HPV DNA, risiko infeksi HPV bisa diketahui lebih akurat sehingga peluang penanganan dini juga semakin besar,” kata Komala Dewi.

Program pemeriksaan gratis ini juga menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Kalampangan dalam memperkuat layanan kesehatan perempuan sekaligus mendukung upaya pemerintah menekan angka kasus kanker serviks nasional.

Dinas Kesehatan berharap semakin banyak perempuan memanfaatkan layanan tersebut agar kesadaran terhadap kesehatan reproduksi terus meningkat.

Tes HPV DNA sendiri merupakan metode skrining medis yang digunakan untuk mendeteksi materi genetik virus HPV risiko tinggi, terutama tipe yang berpotensi memicu kanker serviks. Pemeriksaan ini dinilai lebih sensitif dibandingkan pap smear dan umumnya direkomendasikan bagi perempuan usia 30 hingga 65 tahun setiap tiga sampai lima tahun sekali.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan oleh: Saputra Berry

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA

Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.