Berita BorneoTribun: Kalteng hari ini
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2026

Pemkab Barito Utara Dukung Jembatan Garuda Buka Akses Desa Liang Buah

Pemkab Barito Utara mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Desa Liang Buah untuk membuka akses layanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan wilayah.
Pemkab Barito Utara mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Desa Liang Buah untuk membuka akses layanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan wilayah.

BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemerataan pembangunan melalui dukungan terhadap pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama untuk menjangkau layanan publik dan pusat ekonomi.

Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah.

“Jembatan Garuda yang dibangun sebagai bagian dari program pemerintah pusat ini diharapkan menjadi penghubung vital antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di daerah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses transportasi,” kata Felix saat kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Liang Buah, Senin.

Simbol Komitmen Pemerataan Pembangunan

Menurut Felix, pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah. Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Teweh, anak Sungai Barito.

Ia menegaskan, kegiatan peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda ini, kami berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan proyek tersebut.

Felix juga mengingatkan para pelaksana proyek untuk menjaga kualitas pekerjaan serta mengutamakan keselamatan kerja, agar pembangunan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Peran Penting Bagi Pendidikan Hingga Kesehatan

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat desa.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas warga dalam berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan ekonomi.

“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat akan lebih mudah menjangkau fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan pusat layanan kesehatan,” katanya.

Ia berharap, pembangunan Jembatan Garuda dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Liang Buah dan wilayah sekitarnya, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Dorong Ekonomi Lokal Dan Kurangi Wilayah Terisolasi

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi keterisolasian wilayah di Barito Utara.

Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan ini juga diprediksi akan membuka peluang usaha baru, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas perdagangan antarwilayah.

“Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi, serta seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan merata,” kata Nurwahid.

Langkah pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

FAQ

1. Apa fungsi utama Jembatan Garuda di Desa Liang Buah?
Jembatan Garuda berfungsi sebagai penghubung antarwilayah untuk mempermudah akses transportasi, layanan publik, serta distribusi barang dan jasa.

2. Di mana lokasi pembangunan Jembatan Garuda?
Jembatan ini dibangun di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, melintasi Sungai Teweh.

3. Siapa yang mendukung pembangunan Jembatan Garuda?
Pembangunan didukung Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama pemerintah pusat serta unsur TNI dan pihak terkait lainnya.

4. Apa manfaat jembatan bagi masyarakat?
Manfaatnya meliputi kemudahan akses pendidikan, kesehatan, perdagangan, serta peningkatan peluang ekonomi masyarakat.

5. Mengapa pembangunan jembatan ini penting?
Karena masih ada wilayah yang terisolasi dan sulit dijangkau, sehingga jembatan menjadi solusi untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Bupati Kapuas Minta Jembatan Desa Lawang Kamah Selesai Maksimal 2 Bulan

Pemkab Kapuas menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah selesai dua bulan setelah 20 April 2026 agar akses masyarakat kembali lancar.
Pemkab Kapuas menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah selesai dua bulan setelah 20 April 2026 agar akses masyarakat kembali lancar.

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, selesai dalam waktu maksimal dua bulan. Target ini ditetapkan agar akses masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur sungai bisa kembali normal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, menyampaikan bahwa Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno telah meminta agar pembangunan jembatan tersebut segera diselesaikan setelah 20 April 2026.

“Tadi Pak Bupati meminta paling lama selesai dua bulan setelah 20 April 2026, jembatan ini dapat dilalui masyarakat,” kata Usis di Kuala Kapuas, Senin.

Rapat Koordinasi Libatkan OPD Hingga Perusahaan Swasta

Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno. Rapat tersebut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Timpah, Kepala Desa Lawang Kamah, serta perwakilan perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut Usis, rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil peninjauan lapangan beberapa waktu lalu, saat pemerintah daerah menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Lawang Kamah.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menemukan bahwa akses utama menuju desa masih mengandalkan jalur sungai karena jembatan lama sudah tidak dapat digunakan.

Jembatan Lama Putus Termakan Usia

Sebelumnya, jembatan yang menjadi penghubung utama masyarakat Desa Lawang Kamah dibangun menggunakan konstruksi kayu. Namun, seiring waktu, kondisi jembatan mengalami kerusakan serius hingga akhirnya putus.

Akibatnya, masyarakat terpaksa menggunakan perahu bermesin atau kelotok sebagai satu-satunya akses transportasi menuju desa.

“Karena jembatan yang ada sebelumnya berkonstruksi kayu itu juga telah putus termakan usia, sehingga tidak dapat dilalui, dan masyarakat harus menggunakan perahu bermesin,” jelas Usis.

Kondisi ini dinilai cukup menyulitkan warga, terutama dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Jembatan Baru Dibangun Sepanjang 65 Meter

Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa pembangunan jembatan baru akan memiliki bentang sepanjang 65 meter dengan konstruksi berbahan kayu.

Pembangunan jembatan ini akan dikerjakan oleh sejumlah Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah sekitar Desa Lawang Kamah.

Usis optimistis proyek tersebut bisa diselesaikan tepat waktu jika seluruh pihak bekerja secara maksimal.

“Mudah-mudahan dengan bentang yang cukup panjang ini bisa terbangun dengan cepat, dan saya yakin kalau bisa dikerjakan dengan serius itu tidak akan terlalu lama,” ujarnya.

PBS Akan Lakukan Survei Lapangan

Sebelum pembangunan dimulai, pihak perusahaan swasta akan melakukan survei lapangan guna memastikan kondisi teknis di lokasi.

Survei ini penting untuk menentukan desain konstruksi yang tepat serta memperkirakan waktu pengerjaan secara akurat.

Usis menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya dibiayai dan dikerjakan oleh pihak PBS, tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Jadi pembangunan jembatan ini semuanya dibangun oleh pihak PBS sepenuhnya. Dan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan ini,” kata Usis.

Dampak Positif Bagi Aktivitas Warga

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan dampak besar bagi masyarakat Desa Lawang Kamah. Dengan adanya akses darat yang memadai, mobilitas warga dipastikan menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain itu, jembatan baru juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat desa.

Langkah percepatan pembangunan infrastruktur ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pembangunan desa.

FAQ

1. Kapan pembangunan jembatan Desa Lawang Kamah dimulai?
Pembangunan direncanakan dimulai setelah 20 April 2026, setelah proses survei lapangan dilakukan oleh pihak perusahaan swasta.

2. Berapa lama target pembangunan jembatan selesai?
Target penyelesaian maksimal adalah dua bulan setelah tanggal 20 April 2026.

3. Berapa panjang jembatan yang akan dibangun?
Jembatan baru memiliki bentang sepanjang sekitar 65 meter.

4. Siapa yang membangun jembatan tersebut?
Pembangunan dilakukan sepenuhnya oleh Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah setempat.

5. Mengapa jembatan lama tidak digunakan lagi?
Jembatan lama rusak dan putus karena faktor usia serta konstruksi kayu yang sudah melemah.

Fairid Naparin Puji Harmoni Warga Palangka Raya Selama Perayaan Paskah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.

Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah. Kondisi tersebut dinilai menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Menurut Fairid, perayaan Paskah bukan hanya menjadi momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Paskah bukan hanya momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Fairid di Palangka Raya, Senin.

Sebagai Wali Kota yang kini memasuki periode kedua kepemimpinannya, Fairid menilai sikap saling menghormati yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta falsafah lokal Huma Betang yang telah lama dipegang masyarakat Kalimantan Tengah.

Sinergi Warga, Tokoh Agama, Dan Aparat Jadi Kunci

Fairid menyebut terciptanya suasana aman dan damai selama perayaan Paskah tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Mulai dari masyarakat, tokoh agama, hingga aparat keamanan yang terus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor utama dalam menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Paskah.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan selama perayaan Paskah. Ini menunjukkan bahwa nilai toleransi dan gotong royong masih terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terlihat selama Paskah dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, persatuan di tengah perbedaan merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Dengan saling menghargai dan menjaga toleransi, kita bisa membangun Kota Palangka Raya semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambah Fairid.

Forkopimda Pantau Langsung Malam Paskah

Dalam upaya memastikan perayaan berjalan kondusif, Wali Kota Palangka Raya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung pada malam akhir pekan lalu.

Pemantauan tersebut dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya, salah satu lokasi yang menjadi pusat kegiatan malam Paskah.

Dalam kegiatan itu, Fairid didampingi sejumlah unsur pimpinan daerah, termasuk Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolresta Palangka Raya, untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan tertib.

Fairid menegaskan, kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga simbol kebersamaan dengan masyarakat.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya, saya mengucapkan selamat Paskah bagi seluruh masyarakat yang merayakan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemantauan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi antarumat beragama.

“Pemantauan kemarin lebih dari sekadar pemantauan, tetapi juga silaturahmi sebagai bukti komitmen kita menjaga keberagaman bersama seluruh warga,” katanya.

Toleransi Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Pengamat sosial dan pemerhati kebijakan publik menilai, stabilitas sosial yang tercipta dari kerukunan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ketika masyarakat hidup rukun dan saling menghormati, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif.

Palangka Raya sendiri dikenal sebagai kota dengan tingkat keberagaman tinggi, di mana berbagai agama dan latar belakang budaya hidup berdampingan. Kondisi ini membuat nilai toleransi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga persatuan masyarakat.

Dengan keberhasilan menjaga suasana kondusif selama perayaan Paskah, pemerintah daerah berharap semangat toleransi tidak hanya hadir pada momen keagamaan, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

FAQ

1. Siapa Wali Kota Palangka Raya saat ini?
Wali Kota Palangka Raya saat ini adalah Fairid Naparin yang sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya.

2. Apa yang disampaikan Wali Kota terkait perayaan Paskah?
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat karena berhasil menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah.

3. Mengapa toleransi antarumat penting di Palangka Raya?
Karena masyarakatnya beragam, toleransi menjadi kunci menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.

4. Di mana pemantauan malam Paskah dilakukan?
Pemantauan dilakukan di TPU Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya.

5. Apa harapan pemerintah setelah perayaan Paskah?
Pemerintah berharap semangat kebersamaan dan toleransi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dua Korban Kapal Mitra Jaya V Ditemukan Meninggal Di Sungai Barito Muara Teweh

Tim SAR gabungan menemukan dua korban kecelakaan Kapal Mitra Jaya V di Sungai Barito Muara Teweh setelah dua hari pencarian. Operasi SAR resmi dihentikan.
Tim SAR gabungan menemukan dua korban kecelakaan Kapal Mitra Jaya V di Sungai Barito Muara Teweh setelah dua hari pencarian. Operasi SAR resmi dihentikan.

Muara Teweh - Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban kecelakaan kapal di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, memastikan bahwa seluruh korban telah ditemukan dan operasi pencarian resmi dihentikan.

“Kedua korban telah ditemukan dan operasi SAR dinyatakan selesai,” ujar Alit dalam keterangannya di Muara Teweh, Senin.

Kronologi Kecelakaan Kapal Mitra Jaya V

Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Sabtu malam, 4 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Kapal Mitra Jaya V dilaporkan sedang melakukan proses sandar di pelabuhan PT MPG.

Diduga terjadi benturan saat proses sandar kapal berlangsung. Akibat insiden tersebut, seorang anggota Polri dan satu Anak Buah Kapal (ABK) terjatuh ke Sungai Barito.

Situasi malam hari serta arus sungai yang cukup kuat menjadi tantangan utama dalam proses pencarian korban.

Korban Pertama Ditemukan Dua Kilometer Dari Lokasi

Korban pertama diketahui bernama Bripda Vikma Setiawan, warga Jalan Veteran Gang Margo Rukun RT 005 RW 002 Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Ia ditemukan pada pukul 08.31 WIB sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian.

Menurut Kepala Kantor SAR Palangka Raya, korban ditemukan dalam kondisi mengapung di permukaan sungai.

“Korban pertama ditemukan mengapung dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Alit.

Korban Kedua Ditemukan Tak Jauh Dari Lokasi Kejadian

Selang beberapa waktu setelah penemuan korban pertama, tim SAR kembali menemukan korban kedua atas nama Aleksandro Brianonggasa (25).

Korban diketahui merupakan seorang ABK yang berasal dari Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Korban kedua ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian intensif dilakukan selama dua hari.

Operasi SAR Melibatkan Banyak Unsur Gabungan

Operasi pencarian korban melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang bekerja secara terpadu di lapangan.

Beberapa pihak yang terlibat antara lain:

  • Kantor SAR Palangka Raya

  • Kepolisian

  • BPBD Barito Utara

  • Masyarakat setempat

Kerja sama lintas instansi ini dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pencarian korban.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat ditarik dari lokasi kejadian.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” kata AA Ketut Alit Supartana.

Upaya Evaluasi Keselamatan Pelayaran Perlu Ditingkatkan

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam aktivitas pelayaran, terutama saat proses sandar kapal di pelabuhan.

Pengawasan ketat, prosedur keselamatan yang disiplin, serta kesiapan kru menjadi faktor utama dalam mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Selain itu, faktor cuaca, arus sungai, dan kondisi penerangan di area pelabuhan juga perlu menjadi perhatian khusus.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan kapal terjadi?
Kecelakaan terjadi di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

2. Kapan kejadian kapal Mitra Jaya V terjadi?
Insiden terjadi pada Sabtu malam, 4 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

3. Siapa saja korban dalam kecelakaan kapal ini?
Korban adalah Bripda Vikma Setiawan dan Aleksandro Brianonggasa (25), seorang ABK kapal.

4. Berapa lama proses pencarian korban dilakukan?
Pencarian berlangsung selama dua hari sebelum seluruh korban berhasil ditemukan.

5. Apakah operasi SAR masih berlangsung?
Tidak. Operasi SAR resmi dihentikan setelah kedua korban ditemukan.

Korban Tenggelam Di Sungai Barito Ditemukan, Satu ABK Masih Dicari

Bripda Vikma Setiawan ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Barito, Muara Teweh. Satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.
Bripda Vikma Setiawan ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Barito, Muara Teweh. Satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.

Muara Teweh — Tim gabungan akhirnya menemukan satu dari dua korban yang tenggelam di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Korban yang ditemukan adalah Bripda Vikma Setiawan (22), anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengawasan di area dermaga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa korban ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 08.31 WIB.

“Korban atas nama Vikma Setiawan telah ditemukan pagi ini sekitar pukul 08.31 WIB dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari titik kejadian. Saat ini korban sudah dievakuasi tim gabungan,” ujar Rizali di Muara Teweh.

Kronologi Kejadian Tenggelam Di Sungai Barito

Peristiwa tragis ini bermula saat Bripda Vikma Setiawan melakukan pengawasan terhadap kapal tongkang yang hendak bersandar di dermaga milik PT MPG.

Kapal tersebut diketahui akan melakukan pengisian minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Saat menjalankan tugas tersebut, korban dilaporkan terjatuh dan tenggelam di Sungai Barito.

Korban diketahui berdomisili di Jalan Veteran Gang Margo RT 005 RW 002, Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Insiden ini terjadi pada Sabtu malam (4/4) dan langsung memicu operasi pencarian oleh tim gabungan dari berbagai instansi.

Satu Korban ABK Masih Dalam Pencarian

Selain Bripda Vikma Setiawan, satu korban lainnya masih belum ditemukan hingga saat ini.

Korban tersebut diketahui bernama Aleksandro Brianonggasa (25), seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang berasal dari Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Rizali Hadi, proses pencarian terhadap korban kedua masih terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian terhadap korban lainnya akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Tim Gabungan Terus Lakukan Penyisiran

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, kepolisian perairan (Polairud), pemadam kebakaran (Damkar), hingga relawan setempat.

Tim menyisir area Sungai Barito menggunakan perahu karet serta peralatan pencarian air, dengan harapan korban kedua dapat segera ditemukan.

Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja, khususnya bagi petugas dan pekerja yang beraktivitas di sekitar sungai atau dermaga.

Penggunaan alat pelindung diri seperti jaket pelampung serta penerapan prosedur keselamatan dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serupa.


FAQ

Siapa korban yang ditemukan di Sungai Barito?

Korban yang ditemukan adalah Bripda Vikma Setiawan (22), anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat bertugas.

Kapan korban ditemukan?

Korban ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 08.31 WIB.

Di mana lokasi kejadian tenggelam?

Kejadian terjadi di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Barito Utara.

Apakah masih ada korban lain yang hilang?

Ya, satu korban lain bernama Aleksandro Brianonggasa (25), seorang ABK, masih dalam pencarian.

Siapa saja yang terlibat dalam proses pencarian?

Pencarian dilakukan oleh BPBD, Polairud, Damkar, serta relawan setempat.

Sabtu, 04 April 2026

Wartawan Barito Utara Siap Ikuti UKW Dan OKK PWI Kalteng

PWI Kalteng menggelar UKW dan OKK di Muara Teweh 21–22 Mei 2026 untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.
PWI Kalteng menggelar UKW dan OKK di Muara Teweh 21–22 Mei 2026 untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.

Muara Teweh – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas insan pers. Melalui program strategis, PWI Kalteng akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, pada 21–22 Mei 2026.

Ketua PWI Barito Utara, Deni Hariadi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong profesionalisme wartawan di daerah.

“Program ini dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers,” ujarnya di Muara Teweh, Jumat.

OKK Jadi Pintu Awal Masuk PWI

Deni menjelaskan, kegiatan OKK merupakan tahapan awal yang wajib diikuti oleh wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI. Dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pembekalan dasar terkait dunia jurnalistik.

Materi yang diberikan meliputi pemahaman kode etik jurnalistik, sistem kerja media, hingga aturan organisasi PWI. Hal ini dinilai penting agar wartawan memiliki landasan yang kuat sebelum menjalankan tugas di lapangan.

UKW Ukur Kompetensi Wartawan

Sementara itu, UKW menjadi tahap lanjutan yang bersifat wajib untuk mengukur kemampuan dan profesionalitas wartawan. Uji ini diselenggarakan oleh lembaga yang diakui oleh Dewan Pers, sehingga memiliki standar yang jelas dan kredibel.

UKW mencakup berbagai aspek penting dalam praktik jurnalistik, mulai dari teknik peliputan, penulisan berita, hingga pemahaman etika profesi.

Syarat Menjadi Anggota PWI

Untuk menjadi anggota PWI, wartawan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya:

  • Telah mengikuti dan lulus OKK

  • Memiliki atau sedang mengikuti UKW minimal jenjang muda

  • Bekerja di media yang jelas dan berbadan hukum

  • Media telah terverifikasi atau memenuhi standar Dewan Pers

Menurut Deni, standar ini penting untuk memastikan bahwa anggota PWI benar-benar memiliki kompetensi dan integritas.

Dorong Kualitas SDM Jurnalistik Daerah

Kegiatan UKW dan OKK ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik, khususnya di wilayah Barito Utara.

“Kami berharap para wartawan dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya,” tambah Deni.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir wartawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa itu UKW?
UKW adalah Uji Kompetensi Wartawan untuk mengukur kemampuan profesional sesuai standar Dewan Pers.

2. Apa fungsi OKK dalam PWI?
OKK adalah orientasi dasar bagi calon anggota PWI untuk memahami dunia jurnalistik dan organisasi.

3. Kapan UKW dan OKK PWI Kalteng dilaksanakan?
Kegiatan ini dijadwalkan pada 21–22 Mei 2026 di Muara Teweh.

4. Siapa yang bisa mengikuti UKW dan OKK?
Wartawan aktif yang bekerja di media berbadan hukum dan memenuhi syarat PWI.

5. Apakah UKW wajib bagi wartawan?
Ya, UKW menjadi standar penting untuk mengukur kompetensi dan profesionalitas wartawan.

Kamis, 02 April 2026

Kebakaran SDN 1 Lamunti, Wakil Bupati Kapuas Prioritaskan Penanganan Cepat

Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.
Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.

Kapuas, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Lamunti di Kecamatan Mantangai pada Rabu (1/4) sore.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi terbatas.

“Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas,” ujar Dodo saat meninjau lokasi, Kamis.

Langsung Turun Ke Lokasi

Peninjauan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati bersama jajaran sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, Dodo didampingi oleh:

  • Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat

  • Kepala DLHK Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan

Mereka melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang rusak parah akibat kebakaran.

Bangunan Rusak Parah, Aktivitas Belajar Terdampak

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan sekolah.

Api melalap:

  • Atap sekolah

  • Sejumlah ruang kelas

Sehingga hanya menyisakan bagian depan bangunan.

Kondisi ini tentu berdampak besar terhadap aktivitas belajar para siswa.

Upaya Pemulihan Segera Dilakukan

Pemerintah daerah memastikan langkah cepat telah disiapkan, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pendataan kerusakan.

“Kami sampaikan keprihatinan atas musibah ini. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pendataan dan langkah tindak lanjut,” kata Dodo.

Pemkab Kapuas juga berkomitmen untuk segera melakukan pemulihan agar kegiatan belajar bisa kembali normal secepatnya.

Warga Sempat Padamkan Api Secara Swadaya

Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

Beruntung, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Fokus: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti

Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan tetap harus berjalan.

Langkah yang kemungkinan akan dilakukan:

  • Penyediaan ruang belajar sementara

  • Relokasi sementara siswa

  • Percepatan pembangunan kembali

Hal ini penting agar para siswa tidak kehilangan hak belajar mereka.

FAQ

1. Kapan kebakaran SDN 1 Lamunti terjadi?
Kebakaran terjadi pada Rabu, 1 April sekitar pukul 16.00 WIB.

2. Apa penyebab kebakaran?
Penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran pihak terkait.

3. Apa dampak kebakaran terhadap sekolah?
Sebagian besar bangunan sekolah terbakar, termasuk ruang kelas dan atap.

4. Apa langkah Pemkab Kapuas?
Melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, dan menyiapkan pemulihan.

5. Apakah siswa tetap bisa belajar?
Ya, pemerintah akan menyiapkan solusi darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Kota Palangka Raya Gelar Lomba Kampung Keren, Hadiah Capai Rp300 Juta

Lomba Kampung Keren Palangka Raya hadirkan hadiah hingga Rp300 juta untuk dorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.
Lomba Kampung Keren Palangka Raya hadirkan hadiah hingga Rp300 juta untuk dorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus memperkuat pengelolaan lingkungan demi menciptakan kawasan yang bersih, nyaman, dan berdaya saing. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Kampung Kolaborasi, Ekonomi Maju, Religius, Energik, dan Nyaman (Keren).

Wali Kota Fairid Naparin menegaskan, lomba ini tidak sekadar ajang kebersihan, tetapi menjadi gerakan kolaboratif lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Dalam lomba ini, kami melibatkan perguruan tinggi serta kolaborasi pentahelix yang ada di Kota Palangka Raya,” ujar Fairid, Kamis.

Ia menjelaskan, setiap perguruan tinggi akan membentuk tim yang kemudian dilaporkan ke pemerintah kota untuk ikut serta dalam program tersebut.

Tidak Sekadar Bersih, Tapi Berdampak Ekonomi

Lomba Kampung Keren dirancang lebih komprehensif. Penilaian tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup dampak ekonomi, keberagaman, hingga semangat partisipasi masyarakat.

Menurut Fairid, konsep ini bertujuan menciptakan efek berkelanjutan atau multiplier effect bagi masyarakat.

“Jadi, tidak hanya bersih secara lingkungan, tetapi juga ekonominya, keberagaman, semangat peserta, sehingga sesuai dengan visi misi kami,” jelasnya.

Hadiah Ratusan Juta Hingga Rp1 Miliar

Pemkot Palangka Raya menyiapkan hadiah yang cukup besar sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi peserta.

  • Juara 1: Rp300 juta

  • Juara 2: Rp200 juta

  • Juara 3: Rp100 juta

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan hadiah juara umum pada tahun 2029 sebesar Rp1 miliar bagi peserta yang konsisten menjaga kualitas lingkungan.

“Hadiah ini akan digunakan untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” tambah Fairid.

Kolaborasi Dengan Bank Indonesia

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah yang siap terlibat sebagai bagian dari tim pendamping peserta dari perguruan tinggi.

Kolaborasi ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam pendekatan pentahelix, yang menggabungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

Dorong Kesadaran Dan Keberlanjutan

Fairid berharap Lomba Kampung Keren tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin kegiatan ini memiliki dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Palangka Raya,” tegasnya.

FAQ

1. Apa itu Lomba Kampung Keren?
Lomba Kampung Keren adalah program Pemkot Palangka Raya untuk mendorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.

2. Berapa hadiah yang diberikan?
Hadiah mencapai Rp300 juta untuk juara 1, Rp200 juta juara 2, dan Rp100 juta juara 3. Ada juga hadiah Rp1 miliar untuk juara umum 2029.

3. Siapa saja yang terlibat dalam lomba ini?
Melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dan dukungan dari Bank Indonesia.

4. Apa tujuan utama program ini?
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

5. Apakah lomba ini hanya soal kebersihan?
Tidak. Penilaian juga mencakup aspek ekonomi, keberagaman, dan partisipasi masyarakat.

Kalteng Buka Peluang Investasi Saat Bertemu Parlemen Inggris

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertemu delegasi Parlemen Inggris bahas kerja sama lingkungan, gambut, dan peluang investasi berkelanjutan.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertemu delegasi Parlemen Inggris bahas kerja sama lingkungan, gambut, dan peluang investasi berkelanjutan.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menerima kunjungan delegasi Parlemen Inggris dalam rangka mempererat hubungan antarbangsa sekaligus membuka peluang kerja sama strategis.

Pertemuan yang berlangsung di Palangka Raya pada Kamis itu berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Gubernur Agustiar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama internasional.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka berbagai peluang kerja sama dengan Inggris. Prinsipnya selama sesuai regulasi dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar.

Potensi Besar Kalimantan Tengah

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar memaparkan potensi besar Kalimantan Tengah sebagai provinsi terluas di Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Ia menyebut sejumlah sektor unggulan seperti pertambangan, perkebunan, kehutanan, hingga pertanian yang memiliki prospek investasi tinggi. Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi daya tarik tersendiri.

Beberapa destinasi unggulan seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan Taman Nasional Sebangau menjadi contoh kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut.

“Kami juga memiliki kekayaan seni budaya dan keindahan alam yang luar biasa, termasuk ekosistem sungai hitam yang unik,” tambahnya.

Fokus Pada Pembangunan Berkelanjutan

Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng, Linae, menjelaskan bahwa pertemuan ini membuka peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, khususnya terkait pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki salah satu ekosistem gambut terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam penyimpanan karbon global.

“Hal ini menjadikan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis dalam upaya global menghadapi perubahan iklim serta menjaga keanekaragaman hayati,” jelas Linae.

Apresiasi Dari Delegasi Inggris

Perwakilan delegasi Parlemen Inggris, Barry Gardiner, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang konservasi orangutan dan pengelolaan lahan gambut.

“Kami datang untuk terhubung dengan lingkaran kehidupan. Gambut adalah aset luar biasa bagi dunia,” ujarnya.

Barry juga menambahkan bahwa Inggris memiliki kesamaan dengan Indonesia dalam hal keberadaan lahan gambut, sehingga kerja sama dalam mitigasi risiko kebakaran lahan menjadi sangat relevan.

“Kami sangat menghargai upaya Kalimantan Tengah dalam menangani kebakaran di lahan gambut,” katanya.

Peluang Kolaborasi Global

Pertemuan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam isu lingkungan, konservasi, serta investasi berkelanjutan.

Dengan potensi sumber daya alam yang besar dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Kalimantan Tengah berpeluang menjadi mitra penting dalam kerja sama global di masa depan.

FAQ

1. Apa tujuan kunjungan Parlemen Inggris ke Kalteng?
Untuk melihat konservasi orangutan dan pengelolaan lahan gambut serta menjajaki kerja sama.

2. Apa fokus kerja sama yang dibahas?
Pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan investasi.

3. Mengapa Kalimantan Tengah penting secara global?
Karena memiliki ekosistem gambut besar yang berperan dalam penyimpanan karbon dunia.

4. Apa potensi unggulan Kalteng?
Pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian, dan pariwisata.

5. Apa manfaat kerja sama ini bagi masyarakat?
Mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan menjaga lingkungan.

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Hemat Energi Demi Ketahanan Nasional

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya — Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penghematan energi.

“Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, baik secara pribadi maupun institusi,” ujar Edi saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Isu Kenaikan BBM Dipastikan Tidak Benar

Edi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. “Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas beredarnya informasi yang belum tentu benar di tengah masyarakat.

Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang dapat memicu kepanikan seperti pembelian bahan bakar secara berlebihan (panic buying).

Menurut Edi, perilaku konsumsi yang wajar sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi di lapangan.

Strategi Pertamina Jaga Pasokan Energi

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan, seperti:

  • Negosiasi dengan supplier

  • Optimalisasi distribusi energi

  • Penguatan rantai pasok

Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan energi tetap aman dan merata bagi masyarakat. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.

Peran Masyarakat Jadi Kunci Stabilitas Energi

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas energi nasional. Dengan penggunaan energi yang bijak, distribusi BBM dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Selain itu, kesadaran publik dalam menyaring informasi juga berperan penting untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik per April 2026?
Tidak. Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean dipicu oleh kekhawatiran masyarakat akibat isu kenaikan BBM yang tidak benar.

3. Apa yang dimaksud panic buying BBM?
Pembelian BBM secara berlebihan karena panik, bukan berdasarkan kebutuhan.

4. Apa imbauan Pertamina kepada masyarakat?
Menggunakan energi secara bijak dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

5. Bagaimana Pertamina menjaga pasokan energi?
Melalui optimalisasi distribusi, negosiasi dengan supplier, dan penguatan rantai pasok.

UMPR Siap Dukung Pendirian Universitas Muhammadiyah Barito, Ini Langkah M Yamin

Bupati Bartim M Yamin kunjungi UMPR untuk percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito guna tingkatkan SDM dan akses pendidikan tinggi.
Bupati Bartim M Yamin kunjungi UMPR untuk percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito guna tingkatkan SDM dan akses pendidikan tinggi.

Barito, Kalteng - Langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah kembali digencarkan. Bupati Barito Timur, M Yamin, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Palangka Raya di Palangka Raya dalam rangka penjajakan kerja sama percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis tersebut menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito hingga wilayah perbatasan provinsi.

M Yamin menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia melihat sinergi ini sebagai solusi strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis pendidikan.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendorong pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan kampus baru nantinya diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang fokus pada sektor potensial daerah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

“Saya ingin dari kampus ini lahir kajian dan SDM yang fokus pada sektor unggulan daerah. Ini penting untuk meningkatkan potensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dukungan UMPR Untuk Pengembangan Pendidikan

Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Barito Timur disambut langsung oleh jajaran pimpinan UMPR, termasuk Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Bulkani dan Wakil Rektor III Guntur Satrio P, bersama para dekan serta tim pengembangan kampus.

Bulkani mengapresiasi komitmen Pemkab Barito Timur dalam memajukan pendidikan tinggi di daerahnya. Menurutnya, UMPR siap berperan aktif dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah. UMPR siap menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Guntur Satrio P menegaskan bahwa pengembangan kampus akan berbasis pada potensi lokal yang menjadi kekuatan utama daerah.

“Kami akan menyusun kajian akademik dan membuka program studi yang relevan agar lulusan benar-benar dibutuhkan dan mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Fokus Pada Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Barito tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lokal, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pendidikan regional yang menjangkau wilayah sekitar, termasuk daerah perbatasan provinsi.

UMPR juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kehadiran perguruan tinggi harus memberi dampak nyata. Kampus ini diharapkan menjadi pusat pengembangan SDM yang mampu mendorong kemandirian dan kemajuan daerah,” tegas Guntur.

Tindak Lanjut: Kunjungan Balasan

Sebagai langkah lanjutan, pihak UMPR dijadwalkan melakukan kunjungan balasan ke Barito Timur pada 4 April mendatang. Agenda tersebut meliputi peninjauan lokasi pembangunan kampus serta audiensi lanjutan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek pendirian Universitas Muhammadiyah Barito tidak sekadar wacana, melainkan sedang bergerak menuju tahap realisasi.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa tujuan kunjungan Bupati Bartim ke UMPR?
Untuk menjajaki kerja sama percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito.

2. Di mana lokasi rencana kampus baru?
Di wilayah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

3. Apa manfaat kampus ini bagi masyarakat?
Meningkatkan akses pendidikan tinggi dan mencetak SDM unggul berbasis potensi lokal.

4. Kapan tindak lanjut dilakukan?
UMPR dijadwalkan melakukan kunjungan balasan pada 4 April.

5. Sektor apa yang akan menjadi fokus utama?
Pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Konflik Warga dan Perusahaan Di Lamandau Berakhir Damai

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berhasil menuntaskan konflik warga dan perusahaan dengan kesepakatan kebun plasma 200 hektare untuk masyarakat. (gambar ilustrasi)
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berhasil menuntaskan konflik warga dan perusahaan dengan kesepakatan kebun plasma 200 hektare untuk masyarakat. (gambar ilustrasi)

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau akhirnya berhasil menuntaskan mediasi konflik antara masyarakat Kelurahan Tapin Bini dan pihak perusahaan PT Pilar Wanapersada. Hasilnya, kedua pihak sepakat terkait penyediaan kebun plasma untuk masyarakat setempat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan bahwa kesepakatan ini dicapai setelah melalui proses dialog yang cukup panjang dan penuh dinamika.

“Setelah melalui dialog cukup panjang, penuh dinamika, kita berhasil mencapai titik temu yang disepakati bersama,” ujarnya saat dihubungi dari Nanga Bulik, Kamis.

Komitmen Kebun Plasma 200 Hektare

Dalam kesepakatan tersebut, perusahaan berkomitmen memfasilitasi pembangunan kebun plasma seluas kurang lebih 200 hektare. Luasan ini akan disesuaikan dengan potensi lahan yang tersedia di wilayah tersebut.

Proses realisasi kebun plasma akan dilakukan melalui tahapan verifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CP/CL). Nantinya, pengelolaan kebun sepenuhnya akan dipercayakan kepada koperasi yang dibentuk oleh masyarakat setempat.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat agar memiliki peran langsung dalam pengelolaan sumber daya di wilayahnya.

Tetap Jaga Kawasan Konservasi

Selain itu, pemerintah dan perusahaan juga sepakat untuk mempertahankan kawasan tertentu sebagai area konservasi. Hal ini penting guna menjaga keseimbangan lingkungan di tengah aktivitas perkebunan.

Rizky menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus tetap berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

Pesan Tegas Bupati: Jangan Jual Plasma

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjual kebun plasma yang telah diperjuangkan bersama. Menurutnya, aset tersebut harus dijaga untuk keberlanjutan ekonomi masyarakat.

“Pesan saya cuma satu, plasma yang sudah didapat dan diperjuangkan jangan sampai dijual supaya warga kita tidak menjadi penonton di tanah sendiri,” tegasnya.

Dorong Kesejahteraan dan Iklim Investasi

Rizky menekankan bahwa kesepakatan ini merupakan hasil komunikasi intensif antara semua pihak, dengan pemerintah daerah bertindak sebagai fasilitator yang memastikan semua aspirasi didengar secara adil dan terbuka.

Ia berharap, keberhasilan mediasi ini menjadi momentum positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat iklim investasi di Kabupaten Lamandau.

Dengan tetap mengedepankan hak masyarakat dan keberlanjutan lingkungan, pemerintah optimistis konflik serupa dapat diminimalisir di masa depan.

FAQ

1. Apa itu kebun plasma?
Kebun plasma adalah lahan perkebunan yang dikelola masyarakat dengan dukungan perusahaan, biasanya dalam kemitraan.

2. Berapa luas kebun plasma yang disepakati?
Sekitar 200 hektare, disesuaikan dengan potensi lahan.

3. Siapa yang mengelola kebun plasma?
Koperasi yang dibentuk oleh masyarakat setempat.

4. Apakah ada kawasan yang dilindungi?
Ya, beberapa area tetap dijadikan kawasan konservasi.

5. Apa tujuan utama kesepakatan ini?
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keseimbangan investasi serta lingkungan.

6.746 Jamaah Haji Berangkat Dari Embarkasi Banjarmasin, Jadwal Haji 2026 Banjarmasin Dimulai 24 April Hingga 21 Mei

Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.
Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.

Banjarmasin – Kabar terbaru buat calon jamaah haji di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pemerintah memastikan seluruh persiapan keberangkatan ibadah haji tahun 2026 sudah hampir rampung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi melalui Embarkasi Banjarmasin akan dibagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

“Embarkasi Banjarmasin melayani dua provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujar Eddy di Banjarmasin, Rabu.

Ribuan Jamaah Siap Berangkat

Total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan mencapai 6.746 orang. Rinciannya:

  • Kalimantan Selatan: 5.187 jamaah (14 kloter)

  • Kalimantan Tengah: 1.559 jamaah (5 kloter)

Jumlah ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah sempat mengalami pembatasan beberapa tahun terakhir.

Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Untuk jadwal, kloter pertama dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji di Banjarbaru pada 23 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Artinya, proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung hampir satu bulan penuh.

Persiapan Sudah Masuk Tahap Akhir

Eddy memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar dan kini memasuki tahap final.

“Alhamdulillah seluruh proses dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan jamaah nantinya,” jelasnya.

Berbagai aspek penting telah dipersiapkan, mulai dari:

  • Kesiapan administrasi dan dokumen

  • Akomodasi dan transportasi

  • Layanan kesehatan dan pendukung lainnya

Manasik Jadi Bekal Penting Jamaah

Dari sisi jamaah, seluruh calon haji telah mengikuti manasik haji sebanyak empat kali di kabupaten/kota masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara ibadah haji secara benar, mulai dari rukun hingga wajib haji.

Manasik tersebut telah selesai dilaksanakan pada Februari 2026.

Asrama Haji Kini Lebih Modern

Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian serius. Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin kini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel.

Pembangunan gedung baru yang telah rampung membuat kapasitas asrama meningkat signifikan.

Saat ini, total daya tampung mencapai sekitar 750 orang atau setara dua kloter.

Selain gedung baru, beberapa bangunan lama juga masih difungsikan untuk menunjang pelayanan jamaah.

Harapan Kelancaran Ibadah Haji

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan sukses,” tutup Eddy.

FAQ

1. Berapa jumlah kloter haji Embarkasi Banjarmasin 2026?
Sebanyak 19 kloter.

2. Kapan jadwal keberangkatan pertama haji 2026?
Mulai 24 April 2026.

3. Berapa total jamaah haji dari Kalsel dan Kalteng?
Sebanyak 6.746 jamaah.

4. Kapan kloter terakhir berangkat?
Pada 21 Mei 2026.

5. Berapa kapasitas Asrama Haji Banjarmasin?
Sekitar 750 orang atau dua kloter.

Minggu, 29 Maret 2026

Cuaca Panas Ekstrem Di Kotim Dipicu Siklon Tropis Narelle, Ini Penjelasan BMKG

Cuaca panas di Kotim dipicu siklon tropis Narelle. BMKG ungkap penyebabnya dan BPBD ingatkan risiko karhutla akibat berkurangnya hujan.
Cuaca panas di Kotim dipicu siklon tropis Narelle. BMKG ungkap penyebabnya dan BPBD ingatkan risiko karhutla akibat berkurangnya hujan.

Sampit – Cuaca panas yang terasa cukup ekstrem di wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah dalam sepekan terakhir akhirnya terjawab. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit mengungkap penyebab utamanya adalah pengaruh siklon tropis Narelle.

Prakirawan BMKG Kotim, Mitra Hutauruk, menjelaskan bahwa meskipun saat ini wilayah Kotim masih berada dalam musim hujan, fenomena siklon tropis tersebut membuat pembentukan awan hujan menjadi terganggu.

“Beberapa hari terakhir terjadi siklon tropis Narelle yang menyebabkan konsentrasi massa udara tertarik ke wilayah selatan, sehingga pembentukan awan hujan jadi sulit,” jelasnya di Sampit, Sabtu.

Pengaruh Siklon Tropis Narelle

Menurut BMKG, sejak pertengahan Maret 2026, siklon tropis Narelle terpantau aktif di wilayah selatan Indonesia, tepatnya di sekitar Samudra Hindia. Meski tidak melintas langsung ke daratan Kalimantan Tengah, dampaknya tetap terasa secara tidak langsung.

Siklon ini terbentuk dari bibit siklon 96P dan memiliki kekuatan besar yang mampu menarik massa udara menjauh dari wilayah Kalimantan, khususnya Kotawaringin Timur.

Akibatnya, curah hujan di wilayah tersebut mengalami penurunan signifikan. Hal inilah yang membuat suhu udara meningkat dan terasa lebih panas dari biasanya.

“Kondisi ini bersifat sementara dan diperkirakan akan berakhir dalam beberapa hari ke depan seiring melemahnya siklon tersebut,” tambah Mitra.

Dampak Nyata: Hotspot Dan Risiko Karhutla

Dampak dari fenomena ini tidak hanya terasa pada suhu udara yang meningkat, tetapi juga memicu munculnya titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim mencatat beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam sepekan terakhir. Lokasi kejadian antara lain di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Baamang, serta Desa Bengkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, mengingat kondisi saat ini sangat rawan.

“Curah hujan berkurang, sehingga lahan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya.

Karakter Gambut Perparah Risiko Kebakaran

Multazam juga menambahkan bahwa sebagian besar wilayah Kotim memiliki jenis tanah gambut. Kondisi ini membuat risiko kebakaran menjadi lebih tinggi, terutama saat cuaca kering.

Tanah gambut dikenal mudah terbakar dan sulit dipadamkan karena api bisa merambat hingga ke dalam lapisan tanah.

“Meski di permukaan terlihat padam, api di bawah tanah bisa terus menyala. Ini yang membuat penanganannya cukup sulit,” jelasnya.

Upaya Pencegahan Terus Digencarkan

Pemerintah daerah bersama BPBD terus mengintensifkan upaya pencegahan karhutla, termasuk sosialisasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi kebakaran serta mencegah terjadinya kabut asap yang dapat berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.

FAQ

1. Kenapa cuaca di Kotim terasa panas padahal masih musim hujan?
Karena adanya siklon tropis Narelle yang menarik massa udara ke selatan sehingga pembentukan awan hujan berkurang.

2. Apa itu siklon tropis Narelle?
Siklon tropis Narelle adalah sistem badai kuat yang terbentuk di Samudra Hindia dari bibit siklon 96P.

3. Apakah kondisi ini akan berlangsung lama?
Tidak. BMKG memprediksi kondisi ini hanya sementara dan akan berakhir dalam beberapa hari ke depan.

4. Kenapa risiko karhutla meningkat saat ini?
Karena curah hujan menurun, tanah menjadi kering, dan mudah terbakar, terutama di lahan gambut.

5. Apa imbauan pemerintah kepada masyarakat?
Masyarakat diminta untuk tidak membakar lahan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Kapal Tangki Terbakar Saat Docking Di Sungai Mentaya Sampit Kalteng

Kapal tangki minyak terbakar di Sungai Mentaya Sampit saat docking. Api masih aktif, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.
Kapal tangki minyak terbakar di Sungai Mentaya Sampit saat docking. Api masih aktif, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

SAMPIT – Sebuah kapal tangki minyak dilaporkan terbakar saat sedang tambat di pinggir Sungai Mentaya, tepatnya di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Sabtu sore.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung mengundang perhatian warga sekitar. Kobaran api terlihat cukup besar hingga menjelang malam hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan bahwa hingga Sabtu malam api masih belum sepenuhnya padam.

“Api masih aktif. Ini top up BBM dan mesin,” ujarnya.

Petugas Fokus Cegah Api Meluas

Puluhan personel pemadam kebakaran bersama relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Fokus utama petugas saat ini adalah mencegah api menjalar ke kapal lain maupun fasilitas docking yang berada di sekitar lokasi.

Informasi sementara menyebutkan kapal tersebut sedang sandar di area docking milik sebuah perusahaan untuk menjalani proses perbaikan.

Selain pemadam kebakaran, tim dari Basarnas juga dikabarkan akan menuju lokasi untuk membantu penanganan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Lurah Tanah Mas, Ridowan, membenarkan kejadian tersebut. Namun, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data terkait kronologi dan penyebab kebakaran.

“Sampai saat ini kami masih belum mengetahui kronologi terjadinya kebakaran tersebut, apakah karena kelalaian pekerja atau faktor lain,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kapal yang terbakar merupakan milik perusahaan dan sedang dalam proses perbaikan, bukan aktivitas distribusi bahan bakar.

Area Docking Berisiko Tinggi

Ridowan menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan pusat perawatan kapal, di mana berbagai jenis armada seperti tongkang dan tugboat sering bersandar untuk perbaikan.

Aktivitas teknis seperti pengelasan menjadi hal yang umum dilakukan di area tersebut, yang memang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kebakaran.

“Biasanya kapal diperbaiki, termasuk pengelasan pada bagian yang rusak atau bocor,” tambahnya.

Bantah Ada Aktivitas Bongkar Muat BBM

Menanggapi isu yang beredar, Ridowan memastikan bahwa lokasi tersebut tidak digunakan untuk aktivitas bongkar muat BBM.

“Perlu saya luruskan bahwa di sana tidak ada aktivitas bongkar muat BBM. Tempat itu hanya digunakan untuk perbaikan kapal,” tegasnya.

Belum Ada Data Korban

Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis informasi resmi terkait jumlah kerugian maupun kemungkinan adanya korban jiwa.

Tim di lapangan masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.

FAQ

1. Di mana lokasi kebakaran kapal tangki terjadi?
Di Sungai Mentaya, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Sampit, Kotawaringin Timur.

2. Kapan kejadian kebakaran terjadi?
Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIB.

3. Apa penyebab kebakaran kapal?
Masih dalam penyelidikan, diduga terkait aktivitas teknis saat perbaikan.

4. Apakah ada korban jiwa?
Belum ada informasi resmi dari pihak berwenang.

5. Apakah lokasi digunakan untuk bongkar muat BBM?
Tidak, lokasi tersebut murni area perbaikan kapal.

Sabtu, 28 Maret 2026

Lelang Parkir Kobar 2026 Tahap Dua Dibuka, Ini Daftar Zonanya

Pemkab Kobar membuka lelang parkir tahap kedua 2026 dengan 21 zona. Simak jadwal, syarat, dan peluang meningkatkan PAD daerah.
Pemkab Kobar membuka lelang parkir tahap kedua 2026 dengan 21 zona. Simak jadwal, syarat, dan peluang meningkatkan PAD daerah.

PALANGKA RAYA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, kembali membuka lelang pengelolaan parkir tahun 2026 tahap kedua. Sebanyak 21 zona parkir ditawarkan sebagai upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar, Rawandi, mengatakan bahwa lelang tahap kedua ini merupakan lanjutan dari proses sebelumnya.

“Pada lelang tahap pertama, terdapat 42 zona parkir yang ditawarkan dan 21 di antaranya telah terjual. Sementara 21 zona lainnya kembali dilelang pada tahap kedua ini,” ujarnya di Pangkalan Bun, Jumat.

Rincian Zona Parkir dan Jadwal Lelang

Dalam tahap kedua ini, Dishub Kobar menawarkan dua zona parkir khusus dan 19 zona parkir tepi jalan umum. Masa pengelolaan berlaku mulai 1 April hingga 31 Desember 2026.

Proses lelang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalan Bun.

Menurut Rawandi, kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

“Lelang parkir ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di daerah,” katanya.

Syarat dan Tanggung Jawab Peserta Lelang

Peserta lelang diwajibkan mengikuti seluruh mekanisme, syarat, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KPKNL.

Pemenang lelang nantinya akan bertanggung jawab terhadap nilai limit yang telah ditentukan pada masing-masing zona parkir.

“Pemenang harus siap memenuhi kewajiban sesuai nilai limit yang ditetapkan pada objek parkir yang dimenangkan,” jelas Rawandi.

Dishub Siapkan Sosialisasi dan Pendampingan

Untuk membantu calon peserta, Dishub Kobar bersama KPKNL akan menggelar kegiatan penjelasan (aanwijzing) sekaligus asistensi pembuatan akun lelang.

Kegiatan ini dijadwalkan pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 10.00 WIB di Kantor Dishub Kobar.

“Bagi masyarakat atau pihak yang berminat, silakan hadir untuk mendapatkan penjelasan teknis secara langsung,” tambahnya.

Dorong PAD Lebih Optimal

Melalui lelang ini, Pemkab Kobar berharap pengelolaan parkir dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan transparan.

Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kontribusi sektor parkir terhadap PAD secara signifikan.

Dengan sistem lelang terbuka, pemerintah ingin memastikan bahwa pengelolaan parkir tidak hanya tertib, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi daerah.

FAQ

1. Kapan lelang parkir tahap kedua dilaksanakan?
Selasa, 31 Maret 2026 pukul 10.00 WIB.

2. Berapa jumlah zona parkir yang dilelang?
Sebanyak 21 zona parkir.

3. Apa saja jenis zona parkir yang ditawarkan?
Terdiri dari 2 zona parkir khusus dan 19 zona parkir tepi jalan umum.

4. Berapa lama masa pengelolaan parkir?
Mulai 1 April hingga 31 Desember 2026.

5. Apakah ada sosialisasi sebelum lelang?
Ada, melalui kegiatan aanwijzing pada 30 Maret 2026 di Kantor Dishub Kobar.

Dishub Kobar Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman Dengan 4.718 Penumpang

Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Natai Suka Kobar berjalan aman dengan total 4.718 penumpang, didukung sinergi Dishub dan instansi terkait.
Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Natai Suka Kobar berjalan aman dengan total 4.718 penumpang, didukung sinergi Dishub dan instansi terkait.

PALANGKA RAYA -- Arus mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah di Terminal Natai Suka, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Berdasarkan data Posko Terpadu, jumlah penumpang kumulatif tercatat mencapai 4.718 jiwa selama periode operasional sejak 16 Maret 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kobar, Rawandi, menyampaikan bahwa dari total tersebut, sebanyak 2.426 penumpang tercatat datang, sementara 2.292 penumpang berangkat.

“Data ini merupakan hasil rekapitulasi Posko Terpadu yang kami jalankan selama masa mudik,” ujarnya di Pangkalan Bun, Jumat.

Pergerakan Armada Bus Meningkat Selama Mudik

Selain jumlah penumpang, Dinas Perhubungan Kobar juga mencatat pergerakan armada bus yang cukup tinggi.

Sebanyak 91 bus tercatat tiba dan 95 bus berangkat dari Terminal Natai Suka. Layanan ini mencakup angkutan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Aktivitas tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Peran Aktif Dishub Dalam Posko Terpadu

Rawandi menjelaskan, pihaknya menerjunkan personel secara aktif dalam Posko Terpadu guna memastikan kelancaran arus mudik.

Petugas melakukan pemantauan intensif serta pelaporan data harian terkait jumlah armada dan pergerakan penumpang.

“Personel kami terus siaga untuk memastikan seluruh layanan angkutan berjalan optimal,” tambahnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci Kelancaran

Keberhasilan pengelolaan arus mudik ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga relawan.

Pengawasan terpadu dinilai mampu memastikan pelayanan transportasi berjalan maksimal, sekaligus meminimalkan potensi gangguan selama periode Lebaran.

Bupati Kobar Apresiasi Peran Semua Pihak

Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban selama momen Lebaran.

Menurutnya, sinergi yang solid menjadi faktor utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua elemen, termasuk masyarakat yang ikut menjaga ketertiban,” ungkapnya.

Ia juga menilai partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan menjadi kunci penting dalam menciptakan suasana Lebaran yang nyaman dan penuh kebersamaan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat berjalan sukses. Dengan total 4.718 penumpang, pengelolaan transportasi dinilai efektif berkat koordinasi lintas instansi dan dukungan masyarakat.

Momentum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu menciptakan perjalanan mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi semua.

FAQ

1. Berapa jumlah penumpang mudik di Terminal Natai Suka 2026?

Total penumpang mencapai 4.718 jiwa, terdiri dari 2.426 penumpang datang dan 2.292 berangkat.

2. Kapan Posko Terpadu mulai beroperasi?

Posko Terpadu mulai beroperasi sejak 16 Maret 2026.

3. Berapa jumlah bus yang beroperasi selama mudik?

Sebanyak 91 bus tiba dan 95 bus berangkat dari Terminal Natai Suka.

4. Apa saja jenis angkutan yang digunakan?

Meliputi Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi).

5. Siapa yang terlibat dalam pengamanan mudik?

Dishub, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta masyarakat turut berperan.

Pajak Tambang Galian C Disorot, Pemkot Palangka Raya Lakukan Pendataan

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dorong pendataan ulang pajak tambang galian C untuk tingkatkan kepatuhan dan optimalkan PAD daerah.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dorong pendataan ulang pajak tambang galian C untuk tingkatkan kepatuhan dan optimalkan PAD daerah.

PALANGKARAYA -- Pemerintah Kota Palangka Raya makin serius mengoptimalkan pendapatan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah pendataan ulang pajak bagi pelaku usaha Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), khususnya sektor tambang galian C.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa proses pendataan ini dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kewajiban pajak sesuai aturan yang berlaku.

“Pendataan ini menyasar tambang galian C yang memang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” ujar Fairid.

Pendataan Melibatkan TNI dan Polri

Menariknya, pendataan ini tidak hanya dilakukan oleh Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), tetapi juga melibatkan TNI dan Polri. Langkah ini diambil agar proses di lapangan berjalan lebih optimal, transparan, dan memiliki pengawasan yang kuat.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan daerah.

Validasi Data Jadi Kunci

Pendataan ulang ini juga bertujuan untuk memvalidasi data wajib pajak yang selama ini dinilai masih belum sepenuhnya akurat. Dalam praktiknya, sering ditemukan ketidaksesuaian antara laporan pelaku usaha dengan kondisi riil di lapangan.

Mulai dari volume produksi hingga aktivitas operasional tambang menjadi fokus verifikasi. Dengan data yang lebih akurat, pemerintah dapat:

  • Mengidentifikasi potensi kebocoran pajak

  • Memetakan tingkat kepatuhan wajib pajak

  • Menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran

Target Tingkatkan PAD dari Sektor Tambang

Sektor MBLB selama ini menjadi salah satu sumber potensial Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, realisasi yang ada masih jauh dari target.

Pada tahun 2025, BPPRD mencatat target pajak MBLB sebesar Rp5 miliar. Namun realisasinya baru mencapai sekitar Rp23 juta. Angka ini menunjukkan masih besarnya potensi yang belum tergarap maksimal.

Dengan adanya pendataan ulang ini, pemerintah berharap penerimaan daerah dari sektor tambang bisa meningkat signifikan.

Dampak ke Pembangunan Daerah

Pajak yang dibayarkan oleh pelaku usaha nantinya akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan layanan publik.

Mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program kesejahteraan masyarakat, semuanya bergantung pada optimalisasi pendapatan daerah.

Karena itu, pemerintah juga mengajak para wajib pajak untuk lebih sadar dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajibannya.

Dorong Iklim Usaha yang Sehat

Selain meningkatkan pendapatan, kebijakan ini juga bertujuan menciptakan sistem perpajakan yang:

  • Adil

  • Transparan

  • Akuntabel

Dengan begitu, iklim usaha di Palangka Raya bisa tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan.

Pelaku usaha yang patuh tentu akan mendapatkan kepastian hukum dan kepercayaan dalam menjalankan bisnisnya.

FAQ

1. Apa itu pajak MBLB?

Pajak MBLB adalah pajak atas kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan seperti pasir, kerikil, dan tanah urug.

2. Kenapa tambang galian C jadi fokus?

Karena sektor ini merupakan kewenangan daerah dan punya potensi besar untuk meningkatkan PAD.

3. Kenapa melibatkan TNI dan Polri?

Agar pendataan lebih optimal, aman, dan memiliki pengawasan yang kuat di lapangan.

4. Apa manfaat pendataan ulang ini?

Untuk memastikan data pajak akurat, mencegah kebocoran, dan meningkatkan pendapatan daerah.

5. Kemana pajak yang dibayarkan digunakan?

Untuk pembangunan daerah, infrastruktur, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Arus Balik Pesawat Muara Teweh–Banjarmasin Turun di H+5 Lebaran 2026

Arus balik Lebaran 2026 rute Muara Teweh–Banjarmasin mulai menurun di H+5. Jumlah penumpang pesawat berkurang setelah puncak arus balik H+4.
Arus balik Lebaran 2026 rute Muara Teweh–Banjarmasin mulai menurun di H+5. Jumlah penumpang pesawat berkurang setelah puncak arus balik H+4.

MUARA TEWEH — Arus balik Lebaran 2026 untuk jalur udara rute Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan sebaliknya mulai menunjukkan penurunan pada H+5.

Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang pesawat pada Kamis mulai berkurang dibandingkan puncak arus balik sehari sebelumnya.

“Hari ini penerbangan dari Muara Teweh ke Banjarmasin dan sebaliknya jumlah penumpang mulai berkurang dibanding H+4 yang menjadi puncak arus balik,” ujarnya.

Pada H+5 Lebaran, tercatat sebanyak 57 penumpang tiba di Muara Teweh dari Banjarmasin. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru mencapai 41 orang. Seluruh penerbangan dilayani satu kali oleh maskapai Wings Air.

Puncak Arus Balik Terjadi di H+4

Amrillah menjelaskan, lonjakan penumpang terjadi pada H+4 atau Rabu (25/3). Saat itu, jumlah penumpang yang datang mencapai 68 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 71 orang.

Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh banyaknya pemudik yang kembali ke tempat kerja setelah libur Lebaran.

“Sekarang sudah mulai turun karena sebagian masyarakat sudah kembali beraktivitas dan masuk kerja,” jelasnya.

Penerbangan Didominasi Penumpang Transit

Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh saat ini melayani penerbangan pulang pergi setiap hari ke Banjarmasin menggunakan pesawat ATR-72-600 milik Wings Air dengan kapasitas 72 penumpang.

Mayoritas penumpang yang menggunakan rute ini merupakan penumpang transit dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

Mereka biasanya melanjutkan perjalanan dari Bandara Syamsudin Noor menuju Muara Teweh, atau sebaliknya dari Muara Teweh menuju Pulau Jawa melalui Banjarmasin.

Penerbangan Perintis dan Subsidi Tetap Berjalan

Selain rute utama, Bandara Muara Teweh juga melayani penerbangan perintis menuju Palangka Raya melalui Bandara Tjilik Riwut.

Penerbangan ini dilayani oleh maskapai Susi Air dengan frekuensi satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin.

Pesawat yang digunakan adalah jenis Cessna dengan kapasitas 12 penumpang. Untuk tarif tiket, penumpang dikenakan biaya sekitar Rp540.020 untuk rute Palangka Raya ke Muara Teweh, dan Rp493.420 untuk rute sebaliknya.

Selain itu, penerbangan komersial Wings Air untuk rute Muara Teweh–Palangka Raya juga tersedia sebanyak empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Tren Arus Balik Diprediksi Terus Menurun

Dengan berakhirnya masa libur panjang Lebaran, arus balik diperkirakan akan terus melandai dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas penerbangan pun mulai kembali ke kondisi normal seperti hari biasa.

Penurunan jumlah penumpang ini menjadi indikasi bahwa puncak arus balik telah terlewati, sekaligus menandai berakhirnya periode mobilitas tinggi masyarakat selama musim Lebaran.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Kapan puncak arus balik Lebaran 2026 di Muara Teweh?
Puncak arus balik terjadi pada H+4 Lebaran, yakni Rabu (25/3).

2. Apakah jumlah penumpang pesawat sudah menurun?
Ya, pada H+5 jumlah penumpang mulai berkurang dibandingkan hari sebelumnya.

3. Maskapai apa yang melayani rute Muara Teweh–Banjarmasin?
Rute ini dilayani oleh Wings Air dengan pesawat ATR-72-600.

4. Berapa frekuensi penerbangan dari Muara Teweh ke Banjarmasin?
Penerbangan tersedia setiap hari dengan satu kali jadwal.

5. Apakah ada penerbangan ke Palangka Raya?
Ada, melalui penerbangan perintis Susi Air seminggu sekali dan Wings Air empat kali seminggu.