Pelatihan Kahoot Poliban Tingkatkan Inovasi Pembelajaran Digital di SD Islam Madinaturramlah
![]() |
| Poliban menggelar pelatihan Kahoot bagi guru SD Islam Madinaturramlah Banjarmasin untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran digital yang interaktif dan inovatif. |
BANJARMASIN – Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan pemanfaatan platform pembelajaran berbasis permainan Kahoot! bagi guru SD Islam Madinaturramlah di Banjarmasin, Selasa. Kegiatan yang digelar Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Jurusan Akuntansi Poliban ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran digital yang lebih interaktif.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Poliban mendorong transformasi digital di sektor pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Ketua Tim PKM Poliban, Fitria, mengatakan perkembangan teknologi informasi menuntut pendidik menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu media yang dinilai dapat mendukung tujuan tersebut adalah Kahoot!, platform pembelajaran berbasis kuis interaktif.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan konsep dasar Kahoot!, demonstrasi penggunaan aplikasi, praktik membuat kuis interaktif, hingga simulasi penerapan di dalam kelas.
Tim dosen dan mahasiswa Poliban juga memberikan pendampingan langsung agar para guru dapat mencoba seluruh fitur utama aplikasi secara mandiri.
Fitria mengatakan pemanfaatan media digital telah menjadi kebutuhan dalam proses pembelajaran saat ini. "Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar sehingga pembelajaran menjadi lebih inovatif dan mampu meningkatkan partisipasi siswa," ujarnya.
Berdasarkan hasil evaluasi, para guru menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Mereka aktif berdiskusi, menyusun kuis sesuai mata pelajaran masing-masing, serta melakukan simulasi penggunaan Kahoot! sebagai media evaluasi pembelajaran.
Tim pelaksana juga memberikan apresiasi kepada peserta yang paling aktif selama kegiatan berlangsung.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya Poliban memperkuat transformasi digital di bidang pendidikan. Selain meningkatkan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah serta mendukung pencapaian SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.





















