Kebakaran di Sekadau Rusak Berat Satu Rumah, Dua Rumah Tetangga Terdampak
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Minggu, 24 Mei 2026

Kebakaran di Sekadau Rusak Berat Satu Rumah, Dua Rumah Tetangga Terdampak

Ikuti kami:
Google
Foto: Puing Bangunan Pasca Kebakaran di Lembang Beringin, Nanga Mahap 

SEKADAU - Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Lembah Beringin, Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Sabtu, 23 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan satu rumah mengalami kerusakan berat dan api sempat merambat ke dua rumah di sampingnya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kebakaran pada pagi hari.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, rumah yang terbakar diketahui milik Sa’at (60). Api juga sempat merambat ke rumah milik Jamenah (47) dan Radeni (70) yang berada di samping kiri dan kanan rumah korban,” ujar IPDA Andre.

Ia menjelaskan, rumah milik Sa’at yang berstruktur dua tingkat dengan bagian bawah beton dan bagian atas papan mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api. Sementara dua rumah lainnya terdampak namun tidak mengalami kerusakan fatal.

Saat kejadian, istri korban diketahui sedang berada di rumah keluarganya untuk menjenguk anggota keluarga yang sakit. Sedangkan Sa’at yang berada seorang diri di rumah tengah beristirahat.

“Korban terbangun setelah melihat api sudah membesar. Korban kemudian keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.

Warga yang berdatangan kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas ke rumah lainnya.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta,” tambah IPDA Andre.

Sejumlah barang berharga milik korban ikut terbakar, di antaranya mesin cuci, kulkas, televisi, lemari kaca, kompor gas, mesin padi kecil, mesin robin, dua unit sepeda motor, uang tunai sekitar Rp5 juta, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa,” imbau IPDA Andre. (Tim)


Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Hermanto
Hermanto
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.