Kompolnas RI Kunjungi Polres Kubu Raya, Dorong Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 21 Mei 2026

Kompolnas RI Kunjungi Polres Kubu Raya, Dorong Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel

Ikuti kami:
Google
Foto: Kompolnas RI Kunjungi Mapolres Kubu Raya, Kalbar 

KUBU RAYA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (21/5/2026) pagi. 

Kunjungan ini berfokus pada pengumpulan data komprehensif terkait Sumber Daya Manusia (SDM), sarana-prasarana (sarpras), hingga optimalisasi serapan anggaran di jajaran Polres Kubu Raya guna memastikan pelayanan publik berjalan prima, modern, dan akuntabel.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Mapolres Kubu Raya ini dihadiri Anggota Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., didampingi Kasubbag Pemantauan dan Evaluasi SKM Kompolnas RI AKBP Dicky Hermansyah, S.H., S.I.K., M.H., Anggota Kompolnas RI Ekin Natanael Tarigan, serta Staf Kompolnas RI Rehbuna Febrianto Lubis, S.H.

Kehadiran tim pengawas eksternal tersebut disambut oleh AKM Tk. III Itwasda Polda Kalbar Kombes Pol Abdul Rosid, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya.

Dalam sambutannya, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum krusial dan wujud perhatian besar Kompolnas terhadap penguatan institusi kepolisian di tingkat wilayah. Evaluasi berkala dinilai menjadi mesin penggerak utama untuk terus memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran Kompolnas RI adalah bentuk perhatian dan dukungan nyata bagi kami di Polres Kubu Raya untuk terus menaikkan kelas pelayanan publik. Ini forum yang sangat baik guna mengevaluasi potret pelayanan yang telah berjalan, agar visi kepolisian yang profesional, akuntabel, dan humanis tidak sekadar menjadi jargon, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.

Kadek Ary menambahkan, pihaknya membuka seluruh data operasional secara transparan agar dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi objektif bagi Kompolnas RI.

Anggota Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., memaparkan bahwa mandat utama Kompolnas adalah membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan kelembagaan serta mengawal pelaksanaan tugas Polri. Oleh sebab itu, potret utuh mengenai dinamika kewilayahan sangat dibutuhkan agar kebijakan pusat sejalan dengan kebutuhan riil di daerah.

“Rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan objektif tidak bisa lahir dari balik meja. Ia harus dibangun dari kondisi nyata dan empiris di lapangan. Polres Kubu Raya ini adalah satuan kewilayahan yang relatif masih muda, berusia kurang lebih 7 tahun. Tentu memiliki karakteristik, dinamika, tantangan, serta kebutuhan organisasi tersendiri,” kata Gufron.

Gufron mengajak jajaran Polres Kubu Raya berdialog terbuka mengenai tantangan multidimensi yang dihadapi, mulai dari aspek geografis, sosiologis, hingga konstelasi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan (Ipoleksosbudkam).

Dalam pemaparan formal, Kapolres Kubu Raya membedah kondisi wilayah hukumnya secara menyeluruh:

1. Kriminologi dan Penegakan Hukum: Kabupaten Kubu Raya menempati peringkat ketiga tingkat kriminalitas di Kalbar, didominasi kasus pencurian dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Langkah pencegahan dan penegakan hukum Satreskrim dinilai berjalan baik.

2. Urgensi Satuan Polairud: Mengingat wilayah Kubu Raya didominasi kepulauan dan jalur perairan, Polres mengajukan urgensi pembentukan Satuan Polairud untuk memaksimalkan pengamanan perairan.

3. Fokus Lahan Gambut dan Karhutla: Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan menjadi fokus utama mengingat topografi Kubu Raya didominasi lahan gambut yang rentan. Program “Gerakan Indonesia Asri” juga diakselerasi bersama Pemkab Kubu Raya.

4. Manajemen Sosial-Ekonomi dan Lalu Lintas: Polres memitigasi potensi gesekan sosial di sektor perkebunan sawit serta mengintervensi angka kecelakaan lalu lintas melalui manajemen keselamatan jalan oleh Satlantas.

5. Komunikasi Publik dan Penguatan Komunitas: Optimalisasi fungsi Bhabinkamtibmas, respons cepat layanan 110, dan komunikasi aktif dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat.

Merespons paparan tersebut, Anggota Kompolnas RI Gufron memberikan tiga poin penekanan strategis:

1. Penebalan Keamanan di Titik Rawan: Peningkatan patroli, penguatan deteksi dini, dan kehadiran personel preventif di lokasi rawan.

2. Transformasi Humas di Era Digital: Optimalisasi fungsi kehumasan melalui media sosial untuk menyajikan informasi cepat, akurat, edukatif, dan humanis.

3. Pelayanan Responsif dan Transparan: Pelayanan yang responsif, transparan, adil, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Kunjungan kerja ditutup dengan diskusi interaktif antara Tim Kompolnas RI dan jajaran PJU Polres Kubu Raya. Masukan yang dihimpun akan menjadi bahan rekomendasi kebijakan nasional untuk mendukung Polri yang semakin modern dan terpercaya. (Tim)


Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Hermanto
Hermanto
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.