![]() |
| Rusia memperluas perdagangan di Afrika lewat jalur kontainer baru menuju Tanzania melalui pelabuhan Dar es Salaam untuk memperkuat ekspor dan konektivitas regional. |
RUSIA - Perusahaan transportasi dan logistik Rusia, FESCO (Far-Eastern Shipping Company), menyelesaikan pengiriman perdana ke Dar es Salaam, Tanzania, melalui jalur kontainer baru yang menghubungkan Rusia dengan pasar Afrika Timur.
Pengiriman dilakukan dari pelabuhan Novorossiysk melalui pelabuhan Nhava Sheva di India dengan waktu tempuh sekitar 45 hari.
Muatan pertama dalam jalur baru tersebut berisi suku cadang industri dan produk plastik. Rute ini menjadi bagian dari upaya Rusia memperluas akses perdagangan ke Afrika di tengah perubahan rantai logistik global.
FESCO menilai koridor baru itu membuka peluang distribusi barang Rusia ke sejumlah negara di kawasan Afrika Timur dan Tengah. Dar es Salaam saat ini menjadi salah satu pusat logistik dengan pertumbuhan tercepat di Afrika Timur.
Pelabuhan tersebut memiliki konektivitas strategis ke Zambia, Rwanda, Burundi, Uganda, hingga Republik Demokratik Kongo. Posisi itu membuat Tanzania semakin penting dalam jalur perdagangan regional.
Selain ekspor dari Rusia, FESCO juga menargetkan arus perdagangan dua arah. Perusahaan berencana membawa produk ekspor Tanzania seperti teh, kopi, dan hasil pertanian lainnya ke pasar Rusia.
Pemerintah Tanzania sendiri beberapa tahun terakhir meningkatkan investasi untuk memperluas kapasitas pelabuhan dan infrastruktur logistik. Langkah itu dilakukan seiring meningkatnya permintaan pasar konsumen di kawasan Afrika Timur.
Pengembangan jalur baru ini juga mencerminkan strategi Rusia membangun koridor perdagangan alternatif di Afrika dan negara-negara Global South, di tengah fragmentasi rantai logistik yang selama ini banyak dikendalikan negara Barat.
- Memuat artikel...

