Rusia Klaim Tembak Jatuh 264 Drone Ukraina Dalam Serangan Semalam

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Jumat, 08 Mei 2026

Rusia Klaim Tembak Jatuh 264 Drone Ukraina Dalam Serangan Semalam

Ikuti kami:
Google Google
Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh 264 drone Ukraina dalam serangan semalam saat konflik kedua negara terus memanas.
Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh 264 drone Ukraina dalam serangan semalam saat konflik kedua negara terus memanas.

BorneoTribun - Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh ratusan drone milik Ukraina dalam operasi pertahanan udara besar-besaran yang berlangsung sepanjang malam. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut total ada 264 drone yang berhasil dihancurkan di sejumlah wilayah negara tersebut. Jumat, (8/5/2026)

Menurut laporan resmi militer Rusia, serangan drone itu menyasar beberapa daerah strategis yang dianggap memiliki nilai penting bagi aktivitas militer dan infrastruktur nasional. Sistem pertahanan udara disebut langsung diaktifkan begitu gelombang drone terdeteksi memasuki wilayah udara Rusia.

Pihak Rusia mengungkapkan sebagian besar drone berhasil dicegat sebelum mencapai target. Beberapa wilayah bahkan dilaporkan mengalami situasi siaga selama operasi penangkalan berlangsung. Meski begitu, belum ada laporan rinci mengenai kerusakan besar ataupun korban jiwa akibat insiden tersebut.

Serangan drone jarak jauh memang semakin sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Konflik Rusia dan Ukraina kini tidak hanya berlangsung di garis depan medan perang, tetapi juga merambah ke wilayah udara dan kawasan strategis di belakang garis pertahanan.

Analis menilai penggunaan drone menjadi salah satu strategi utama dalam perang modern karena dianggap lebih fleksibel dan mampu menjangkau area penting dengan biaya operasional lebih rendah dibanding serangan konvensional.

Di sisi lain, Rusia terus memperkuat sistem pertahanan udaranya untuk menghadapi ancaman serangan udara yang makin intens. Pemerintah Rusia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta operasi keamanan demi mencegah serangan serupa terulang.

Sementara itu, situasi konflik antara Rusia dan Ukraina hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Ketegangan kedua negara tetap tinggi di tengah meningkatnya aktivitas militer dan serangan lintas wilayah yang terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan oleh: Saputra Berry

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA

Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.