Berita BorneoTribun: AKBP Andhika Wiratama hari ini

CSS

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label AKBP Andhika Wiratama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKBP Andhika Wiratama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2026

Dalam Sehari Dua Laka Terjadi Di Sekadau, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.
Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

SEKADAU — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di Kabupaten Sekadau menjadi perhatian aparat kepolisian. Insiden tersebut dinilai sebagai sinyal penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi di ruas Jalan Sekadau–Sanggau, Rabu (22/4/2026), yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang dalam satu rangkaian kecelakaan beruntun. Insiden ini terjadi pada jalur antarwilayah yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat, terutama kendaraan logistik.

Masih pada hari yang sama, kecelakaan lain terjadi di Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi Humas AKP Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi.

Menurutnya, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi kendaraan serta kesiapan pengendara menghadapi situasi lalu lintas.

“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat menentukan keselamatan di jalan. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan,” ujar AKP Triyono dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Polisi menilai pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara masih sering diabaikan oleh sebagian pengendara. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak optimal dapat memperbesar risiko kecelakaan.

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Lampu utama kendaraan

  • Sistem pengereman

  • Kelengkapan surat kendaraan

  • Penggunaan helm standar

  • Kondisi ban kendaraan

Selain itu, faktor kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara juga menjadi penyebab yang kerap memicu kecelakaan di jalan raya.

Sejumlah ruas jalan di wilayah Sekadau disebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang relatif tinggi, terutama pada jalur dalam kota maupun jalur penghubung antarwilayah.

Lokasi seperti Jalan Merdeka Timur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat, serta jalur Sekadau–Sanggau yang sering dilalui kendaraan berat, menjadi area yang memerlukan kewaspadaan lebih dari pengendara.

Situasi berisiko biasanya terjadi pada beberapa kondisi berikut:

  • Saat mendahului kendaraan lain

  • Ketika melintasi persimpangan

  • Saat berkendara pada malam hari

  • Ketika arus lalu lintas meningkat

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama dalam kondisi tubuh yang tidak prima.

Pengendara diimbau untuk:

  • Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah

  • Menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan

  • Mematuhi rambu lalu lintas

  • Selalu menggunakan perlengkapan keselamatan

Polisi menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti memeriksa lampu kendaraan dan mengenakan helm dapat berperan besar dalam mencegah kecelakaan.

“Hal-hal kecil sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Triyono.

FAQ

1. Berapa jumlah kecelakaan yang terjadi di Sekadau dalam satu hari?

Terdapat dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sekadau.

2. Di mana saja lokasi kecelakaan tersebut terjadi?

Kecelakaan terjadi di Jalan Sekadau–Sanggau dan Jalan Merdeka Timur di Kecamatan Sekadau Hilir.

3. Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?

Selain kelalaian pengendara, faktor lain meliputi kondisi kendaraan yang kurang layak, kelelahan, serta kurangnya perhatian terhadap situasi lalu lintas.

4. Siapa yang menyampaikan imbauan keselamatan?

Imbauan disampaikan oleh AKP Triyono atas arahan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.

5. Apa imbauan utama dari kepolisian kepada masyarakat?

Masyarakat diminta memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Kamis, 23 April 2026

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau

Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

SEKADAU, KALBAR — Rangkaian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada hari yang sama setelah insiden beruntun yang melibatkan truk angkutan barang di ruas Sekadau–Sanggau. Kali ini, dua sepeda motor terlibat tabrakan di kawasan dalam kota.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepolisian menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha King yang dikendarai M (19) dan Honda Revo yang dikendarai J (21) dengan penumpang R (17).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, insiden bermula saat Yamaha King melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, dari arah berlawanan datang Honda Revo.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat. Selain itu, sepeda motor Honda Revo diketahui lampu utamanya tidak berfungsi optimal sehingga visibilitas terbatas,” kata AKP Triyono, Kamis (23/4/2026).

Benturan tak terhindarkan ketika kedua kendaraan berada pada posisi berhadapan di jalur yang sama.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha King mengalami patah tulang pada paha kaki kanan.
Sementara pengendara Honda Revo mengalami luka robek dan patah pada jari kaki kanan, sedangkan penumpangnya juga mengalami luka robek di bagian jari kaki.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

AKP Triyono menegaskan bahwa Jalan Merdeka Timur merupakan salah satu titik dengan intensitas lalu lintas tinggi di kawasan perkotaan Sekadau.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, terutama lampu utama, serta melengkapi surat-surat dan helm standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Jalan Merdeka Timur, depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir.

2. Kapan kejadian berlangsung?
Insiden terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

3. Berapa kendaraan yang terlibat?
Dua sepeda motor, yakni Yamaha King dan Honda Revo.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga karena jarak terlalu dekat saat mendahului serta lampu motor Honda Revo yang tidak berfungsi optimal.

5. Bagaimana kondisi korban?
Tiga korban mengalami luka, termasuk satu pengendara yang mengalami patah tulang paha kaki.

6. Apakah korban sudah mendapat perawatan?
Ya, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Sekadau.