Berita BorneoTribun: Alibaba hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Alibaba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alibaba. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 September 2025

Alibaba Rilis Qwen3-Max, Model AI Super Cepat yang Kalahkan ChatGPT

Alibaba Rilis Qwen3-Max, Model AI Super Cepat yang Kalahkan ChatGPT
Alibaba Rilis Qwen3-Max, Model AI Super Cepat yang Kalahkan ChatGPT.

JAKARTA - Alibaba resmi memperkenalkan Qwen3-Max-Preview, model bahasa generatif terbaru dengan kekuatan 1 triliun parameter, pada ajang teknologi IFA 2025 di Berlin, Jerman. Model kecerdasan buatan (AI) ini disebut-sebut lebih cepat dan lebih akurat dibanding ChatGPT, sehingga langsung mencuri perhatian publik dan dunia teknologi.

Menurut Alibaba, Qwen3-Max mampu menangani tugas-tugas kompleks mulai dari logika, pengkodean, pemrosesan JSON, hingga permintaan kreatif dengan tingkat presisi tinggi. Dukungan konteks sepanjang 262.144 token memungkinkan AI ini memahami instruksi panjang, bahkan menjaga konsistensi dalam percakapan berdurasi lama. Hal ini menjadi keunggulan besar dibanding model sebelumnya, Qwen3-235B, maupun pesaing seperti Deepseek-V3.1, Kimi K2, dan Claude Opus 4.

Seorang penulis teknologi dari VentureBeat yang mendapat kesempatan menjajal Qwen3-Max mengatakan, AI ini memiliki fitur unik yang disebut “mode penalaran”. Saat menghadapi soal rumit, sistem otomatis beralih ke langkah demi langkah penjelasan, mirip seperti manusia yang memecahkan masalah secara logis. Menariknya lagi, Qwen3-Max mampu memberikan jawaban lebih cepat dibanding ChatGPT versi terbaru. “Model ini menghindari kesalahan umum yang kerap terjadi pada LLM lain, misalnya salah menghitung huruf dalam sebuah kata atau membandingkan angka,” tulis VentureBeat.

Meski sudah bisa dicoba, akses Qwen3-Max masih terbatas. Saat ini, pengguna hanya dapat memanfaatkannya lewat web resmi Alibaba, layanan cloud API, serta platform pihak ketiga seperti OpenRouter dan AnyCoder. Namun, tidak ada lisensi terbuka—artinya pengembang yang ingin menggunakan Qwen3-Max harus mengaksesnya lewat jalur berbayar. Alibaba sendiri belum memastikan kapan model ini akan dirilis secara penuh, tetapi memberi sinyal bahwa versi final akan lebih canggih dan fungsional.

Kehadiran Qwen3-Max menandai langkah serius Alibaba untuk menantang dominasi model AI buatan Barat, khususnya OpenAI dengan ChatGPT. Jika performa awal ini bisa dipertahankan, Qwen3-Max berpotensi menjadi pilihan utama bagi pengembang dan perusahaan global yang mencari AI cepat, akurat, dan mampu menangani instruksi panjang. Perkembangan ini juga menambah persaingan ketat di dunia AI, yang bisa mempercepat inovasi sekaligus memberi lebih banyak pilihan bagi pengguna.