Berita BorneoTribun: Apple Glasses hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Apple Glasses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple Glasses. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2025

Apple Delays Cheaper Vision Pro to Focus on Smart Glasses, First Model Coming in 2026

Concept of Apple smart glasses with modern design and AI-powered technology
Concept of Apple smart glasses with modern design and AI-powered technology.

Apple has reportedly postponed the release of a lighter and more affordable version of its Vision Pro headset to focus on developing smart glasses instead. According to a Bloomberg report, the Cupertino-based tech giant has shifted its priorities, transferring part of the Vision Pro team to work on the new smart eyewear project.

Initially, Apple planned to launch the budget-friendly Vision Pro model in 2027. However, that timeline has changed as the company redirects its efforts toward two versions of smart glasses currently in development. The first model — which won’t include a display — could be unveiled as early as next year, with sales starting in 2027. The second version, featuring a built-in screen inside the lenses, was originally scheduled for 2028 but is now being fast-tracked.

Sources familiar with the project told Bloomberg that both variants will include integrated speakers, cameras, and voice controls powered by artificial intelligence (AI). Apple is also reportedly developing a dedicated chip designed specifically for these smart glasses. The design will come in several styles, similar to Meta’s smart glasses line, which is produced in collaboration with Ray-Ban and Oakley.

If true, this marks a major strategic shift for Apple’s augmented reality (AR) ambitions. So far, the company has focused on the high-end Vision Pro — a premium mixed-reality headset priced at thousands of dollars and targeted at professionals and creators. With smart glasses, however, Apple appears to be aiming for a wider audience, offering a more lightweight and casual approach to AR technology.

For comparison, Meta recently launched the next generation of its Ray-Ban Meta smart glasses, featuring longer battery life, sport editions developed with Oakley, and a new Ray-Ban Display model with a screen embedded in the right lens. With this growing competition, Apple seems determined not to fall behind in the emerging smart glasses race — even if it arrives later than its rivals.

Meanwhile, Apple is still preparing a minor update to the original Vision Pro. Regulatory filings suggest that an upgraded model with improved performance and power efficiency — but no major design changes — could debut as early as late this year. Bloomberg described it as a “modest refresh,” rather than a full redesign.

With this shift in focus, Apple appears to be restructuring its mixed-reality roadmap. Smart glasses could serve as the bridge to a new generation of wearable AI devices — lighter, more practical, and seamlessly integrated into the Apple ecosystem alongside iPhone, Apple Watch, and AirPods.

If successful, Apple could become a major player in the smart glasses market, which is currently led by Meta, Xreal, and Snap. But as always, Apple is known for taking its time to perfect new products — meaning fans may need to wait a few more years before they can finally experience “Apple Glasses” in action.

Apple Tunda Vision Pro Versi Ringan Demi Fokus ke Kacamata Pintar, Rilis Mulai 2026

Konsep kacamata pintar Apple dengan desain modern dan teknologi berbasis AI
Konsep kacamata pintar Apple dengan desain modern dan teknologi berbasis AI.

JAKARTA - Apple dikabarkan menunda peluncuran versi ringan dari headset Vision Pro dan kini mengalihkan fokus pengembangan ke proyek kacamata pintar. 

Menurut laporan Bloomberg, perusahaan teknologi asal Cupertino itu mengubah prioritas utamanya dan memindahkan sebagian tim pengembang Vision Pro untuk mengerjakan perangkat kacamata cerdas tersebut.

Awalnya, Apple berencana merilis versi lebih ringan dan murah dari Vision Pro pada tahun 2027. 

Namun, kini target tersebut digeser setelah tim difokuskan pada dua model kacamata pintar yang sedang dikembangkan. 

Model pertama dikabarkan tidak akan memiliki layar sama sekali, dan bisa diperkenalkan ke publik tahun depan sebelum mulai dijual secara resmi pada 2027. 

Sementara model kedua yang memiliki layar mini di dalam lensa awalnya dijadwalkan rilis 2028, tapi pengembangannya kini dipercepat.

Menurut sumber Bloomberg, kedua varian kacamata ini akan dibekali teknologi canggih seperti speaker terintegrasi, kamera, serta kontrol suara berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Apple juga disebut sedang merancang chip khusus yang dibuat hanya untuk mendukung perangkat tersebut. 

Desainnya dikabarkan hadir dalam berbagai gaya, mirip dengan lini kacamata pintar Meta yang bekerja sama dengan merek fesyen ternama seperti Ray-Ban dan Oakley.

Jika bocoran ini benar, langkah Apple menandai pergeseran besar dalam strategi augmented reality (AR) mereka. 

Selama ini, Apple fokus pada Vision Pro headset premium seharga ribuan dolar yang ditujukan bagi kalangan profesional dan kreator konten. 

Namun, dengan beralih ke kacamata pintar yang lebih ringan dan portabel, Apple tampaknya ingin menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pengguna kasual yang menginginkan teknologi AR tanpa perangkat besar di kepala.

Sebagai perbandingan, Meta baru-baru ini juga meluncurkan generasi baru Ray-Ban Meta dengan daya tahan baterai lebih lama, versi olahraga bersama Oakley, serta model Ray-Ban Display yang dilengkapi layar kecil di lensa kanan. 

Dengan persaingan ini, Apple tampaknya tidak ingin terlalu tertinggal di segmen kacamata pintar meski datang sedikit lebih lambat dari kompetitornya.

Sementara itu, untuk headset Vision Pro sendiri, Apple dikabarkan tetap menyiapkan pembaruan minor. Berdasarkan dokumen yang diajukan ke regulator, versi terbaru Vision Pro akan hadir dengan peningkatan kecil dalam performa dan efisiensi daya, tanpa perubahan besar pada desain. 

Bloomberg menyebut versi pembaruan ini bisa dirilis paling cepat akhir tahun ini.

Dengan strategi baru ini, Apple tampaknya mulai menata ulang portofolio produk realitas campurannya. 

Kacamata pintar berpotensi menjadi jembatan menuju era perangkat wearable berbasis AI yang lebih praktis, ringan, dan terhubung erat dengan ekosistem iPhone, Apple Watch, serta AirPods.

Jika proyek ini berjalan lancar, Apple bisa menjadi pemain dominan dalam pasar kacamata pintar yang kini masih didominasi Meta dan perusahaan seperti Xreal serta Snap

Namun, seperti biasa, Apple dikenal berhati-hati dalam merilis produk baru jadi pengguna mungkin masih harus bersabar beberapa tahun lagi sebelum bisa menjajal “Apple Glasses” secara langsung.